BAHASA PEMROGAMAN KOMPUTER

Sejarah Bahasa Pemrograman Komputer Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage pada tahun 1822, komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu tugas tertentu. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman. Bahasa komputer mulanya terdiri dari sejumlah langkah pengkabelan untuk membuat suatu program; hal ini dapat dipahami sebagai suatu rangkaian pengetikan kedalam komputer dan kemudian dijalankan. Pada awalnya, difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan fungsi kalkukasi. Jadi, bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan secara mekanik, selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942, tetapi masih banyak mengadopsi prinsip-prinsip dasar dari Babbage’s engine yang mana diprogram dengan mengeset switch dan perkabelan pada seluruh sistem pada setiap “program” maupun kalkulasi. Tentu saja ini merupakan pekerjaan yang membosankan. Pada 1945, John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari bahasa pemrograman komputer. Yang pertama dikenal sebagai “shared-program technique” (www.softlord.com). Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program. Sebagai gantinya, instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana, hal ini memungkinkan komputer diprogram ulang dengan cepat. Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa pemrograman. Von Neumann menyebutnya sebagai “conditional control transfer” (www.softlord.com). Ide ini berkembang menjadi bentuk subrutin, atau blok kode yang kecil yang dapat panggil berdasarkan aturan tertentu, dari pada suatu himpunan tunggal urutan kronologis yang harus dijalankan oleh komputer. Bagian kedua dari ide tersebut menyatakan bahwa kode komputer harus dapat bercabang berdasarkan pernyataan logika seperti IF (ekspresi) THEN, dan perulangan seperti FOR statement. “Conditional control transfer” mengembangkan ide adanya “libraries,” yang mana merupakan blok kode yang dapat digunakan berulang kali. Pada 1949, setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja, bahasa Short Code dilahirkan (www.byte.com), yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan. Pada 1957, bahasa khusus yang pertama muncul dalam bentuk FORTRAN yang merupakan singkatan dari sistem FORmula TRANslating. Bahasa ini dirancang pada IBM untuk perhitungan scientific. Komponen-komponennya sangat sederhana, dan menyediakan bagi programmer akses tingkat rendah kedalam komputer. Sampai saat ini, bahasa ini terbatas pada hanya terdiri dari perintah IF, DO, dan GOTO, tetapi pada waktu itu, perintah-perintah ini merupakan lompatan besar kearah depan. Type data dasar yang digunakan sampai sekarang ini dimulai dari FORTRAN, hal ini meliputi variabel logika (TRUE atau FALSE), dan bilangan integer, real, serta double-precision. FORTRAN sangat baik dalam menangani angka-angka, tetapi tidak terlalu baik untuk menangani proses input dan output, yang mana merupakan hal yang penting pada komputasi bisnis. Komputasi bisnis mulai tinggal landas pada 1959, dengan dikembangkannya COBOL, yang dirancang dari awal sebagai bahasa untuk para pebisnis. Type data yang ada hanya berupa number dan text string. Hal tersebut juga memungkinkan pengelompokan menjadi array dan record, sehingga data di telusuri dan diorganisasikan dengan lebih baik. Sesuatu hal yang menarik untuk dicatat bahwa suatu program COBOL dibuat menyerupai suatu essay, dengan empat atau lima bagian utama yang membentuk keseluruhan yang tertata dengan baik. Perintah-perintah COBOL sangat menyerupai tata bahasa English, sehingga membuatnya agak mudah dipelajari. Semua ciri-ciri ini dikembangkan agar mudah dipelajari dan mudah diterapkan pada dunia bisnis. Pada 1958, John McCarthy di MIT membuat bahasa LISt Processing (atau LISP), yang dirancang untuk riset Artificial Intelligence (AI). Karena dirancang untuk fungsi spesialisasi yang tinggi, maka tata cara penulisannya jaring kelihatan sebelum ataupun sesudahnya. Sesuatu perbedaan yang paling nyata dari bahasa ini dengan bahasa lain adalah dasar dan type satu-satunya adalah list, yang ditandai dengan suatu urutan item yang dicakup dengan tanda kurung. Program LISP sendirinya dibuat sebagai suatu himpunan dari list, sehingga LISP memiliki kemampuan yang khusus untuk memodifikasi dirinya, dan juga dapat berkembang sendiri. Tata cara penulisan LISP dikenal sebagai “Cambridge Polish,” sebagaimana dia sangat berbeda dari logika Boolean (Wexelblat, 177) : x V y – Cambridge Polish, what was used to describe the LISP program OR(x,y) – parenthesized prefix notation, what was used in the LISP program x OR y – standard Boolean logic LISP masih digunakan sampai sekarang karena spesialiasi yang tinggi dari sifat abstraknya. Bahasa Algol dibuat oleh suatu komite untuk pemakaian scientific pada tahun 1958. Kontribusi utamanya adalah merupakan akar dari tiga bahasa selanjutnya yaitu Pascal, C, C++, dan Java. Dia juga merupakan bahasa pertama dengan suatu tata bahasa formal, yang dikenal sebagai Backus-Naar Form atau BNF (McGraw-Hill Encyclopedia of Science and Technology, 454). Pada Algol telah diterapkan konsep-konsep baru, seperti rekursif pada function, bahasa berikutnya Algol 68, menjadi bahasa yang membosankan dan sulit digunakan (www.byte.com). Hal ini mengarah kepada adopsi terhadap bahasa yang lebih kecil dan kompak seperti Pascal. Pascal dimulai pada tahun 1968 oleh Niklaus Wirth. Tujuan pengembangannya adalah untuk kebutuhan pengajaran. Pada awalnya bahasa ini dikembangkan bukan dengan harapan adopsi pemakaian secara luas. Prinsipnya mereka mengembangkannya untuk alat pengajaran pemrograman yang baik seperti kemampuan debug dan perbaikan sistem dan dukungan kepada mikroprosesor komputer yang digunakan pada institusi pendidikan. Pascal dirancang dengan pendekatan yang sangat teratur (terstruktur), dia mengkombinasikan kemampuan yang terbaik dari bahasa-bahasa saat itu, COBOL, FORTRAN, dan ALGOL. Dalam pengerjaannya banyak perintah-perintah yang tidak teratur dan aneh dihilangkan, sehingga sangat menarik bagi pemakai (Bergin, 100-101). Kombinasi dari kemampuan input/output dan kemampuan matematika yang solid, membuatnya menjadi bahasa yang sukses besar. Pascal juga mengembangkan tipe data “pointer”, suatu fasilitas yang sangat bermanfaat pada bahasa yang mengimplementasikannya. Dia juga menambahkan perintah CASE, yang mana memperbolehkan perintah bercabang seperti suatu pohon pada suatu aturan: CASE expression OF possible-expression-value-1: statements to execute… possible-expression-value-2: statements to execute… END Pascal juga mengembangkan variabel dinamis, dimana variabel dapat dibuat ketika suatu program sedang berjalan, melalui perintah NEW dan DISPOSE. Tetapi Pascal tidak mengimplementasikan suatu array dinamis, atau kelompok dari variabel-variabel, yang mana sangat dibutuhkan, dan merupakan salah satu penyebab kekalahannya (Bergin, 101-102). Wirth kemudian membuat lanjutan dari Pascal, Modula-2, tetapi pada saat itu muncul C yang dengan cepat menjadi mengeser posisi Pascal. C dikembangkan pada tahun 1972 oleh Dennis Richie ketika sedang bekerja pada Bell Labs di New Jersey. Transisi pemakaian dari bahasa umum yang pertama ke bahasa umum sampai hari ini yaitu transisi antara Pascal dan C, C merupakan perkembangan dari B dan BCPL, tetapi agak menyerupai Pascal. Semua fasilitas di Pascal, termasuk perintah CASE tersedia di C. C menggunakan pointer secara luas dan dibangun untuk kecepatan dengan kelemahannya yaitu menjadi sulit untuk dibaca. Tetapi karena dia menghilangkan semua kelemahan yang terdapat di Pascal, sehingga dengan cepat mengambil alih posisi Pascal. Ritchie mengembangan C untuk sistem Unix yang baru pada saat yang bersamaan. Oleh karena ini, C dan Unix saling berkaitan. Unix memberikan C beberapa fasilitas besar seperti variabel dinamis, multitasking, penanganan interrupt, forking, dan strong low-level,input-output. Oleh karena itu, C sangat sering digunakan untuk pemrograman sistem operasi seperti Unix, Windows, MacOS, dan Linux. Pada akhir tahun 1970 dan awal 1980, suatu metode pemrograman yang baru telah dikembangkan. Ha tersebut dikenal sebagai Object Oriented Programming, atau OOP. Object merupakan suatu potongan dari data yang dapat dipaket dan dimanipulasi oleh programmer. Bjarne Stroustroup menyukai metode ini dan mengembangkan lanjutan dari C yang dikenal sebagai “C With Classes.” Kemampuan lanjutan ini dikembangkan menjadi bahasa C++ yang diluncurkan pada tahun 1983. C++ dirancang untuk mengorganisasikan kemampuan dasar dari C dengan OOP, dengan tetap mempertahankan kecepatan dari C dan dapat dijalankan pada komputer yang tipe berlainan. C++ sering kali digunakan dalam simulasi, seperti game. C++ menyediakan cara yang baik untuk memanipulasi ratusan instance dari manusia didalan elevator, atau pasukan yang diisi dengan tipe prajurit yang berbeda. Bahasa ini menjadi pilihan pada mata kuliah AP Computer Science sampai hari ini. Pada awal 1990′s, interaktif TV adalah teknologi masa depan. Sun Microsystems memutuskan bahwa interaktif TV membutuhkan suatu hal yang khusus, yaitu bahasa portable (bahasa yang dapat berjalan pada banyak jenis mesin yang berbeda). Bahasa ini dikenal sebagai Java. Pada tahun 1994, team proyek Java mengubah fokus mereka ke web, yang mana berubah menjadi sesuatu yang menjanjikan setelah interactive TV gagal. Pada tahun berikutnya, Netscape menyetujui pemakaian Java pada internet browser mereka, Navigator. Sampai titik ini, Java menjadi bahasa masa depan dan beberapa perusahaan mengumumkan aplikasi harus ditulis dalam Java. Java mempunyai tujuan yang besar dan merupakan bahasa yang baik menurut buku text, pada kenyataanya “bahasa tersebut tidak”. Dia memiliki masalah yang serius dalam optimasi, dengan arti program yang ditulis dengannya berjalan dengan lambat. Dan Sun telah membuat cacat penerimaan terhadap Java dengan pertikaian politis dengan Microsoft. Tetapi Java telah dinyatakan sebagai bahasa untuk instruksi masa depan dan benar-benar menerapkan object-oriented dan teknik tingkat tinggi seperti kode yang portable dan garbage collection. Visual Basic sering diajari sebagai bahasa pemrograman dasar yang mengacu pada bahasa BASIC yang dikembangkan pada tahun 1964 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. BASIC adalah bahasa yang sangat terbatas dan dirancang untuk orang yang bukan computer science. Perintah-perintah dijalankan secara berurutan, tetapi kendali program dapat berubah berdasarkan IF..THEN, dan GOSUB yang mana menjalankan suatu blok kode dan kembali ketitik semula didalam alur program. Microsoft telah mengembangkan BASIC ke dalam produk Visual Basic (VB). Jantung dari VB adalah form, atau suatu window kosos dimana anda dapat drag dan drop komponen seperti menu, gambarm dan slider bars. Item-item ini dikenal sebagai “widgets.” Widget memiliki properti (seperti warna) dan events (seperti klik dan double klik) dan menjadi pusat dari pengembangan antarmuka dengan pemakai diberbagai bahasa program dewasa ini. VB merupakan program yang banyak digunakan untuk membuat interface sederhana ke produk Microsoft lainnya seperti Excel dan Access tanpa membaca banyak kode, dengannya dapat dimungkinkan untuk dibuat aplikasi yang lengkap. Perl telah sering digambarkan sebagai “duct tape of the Internet,” karena sering digunakan sebagai engine untuk interface web atau pada script untuk memodifikasi file konfigurasi. Dia memiliki fungsi text matching yang sangat baik sehingga membuatnya menjadi hal yang ideal untuk pekerjaan tersebut. Perl dikembangkan oleh Larry Wall pada 1987 karena fasilitas pada sed dan awk pada Unix (digunakan untuk manipulasi text) tidak mencukupi kebutuhannya. Tergantung kepada siapa anda bertanya, Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and Reporting Language atau Pathologically Eclectic Rubbish Lister. Bahasa pemrograman telah berkembangan dari masa kemasa dan tetap dikembangkan dimasa depan. Mereka dimulai dari suatu daftar langkap pengkabelan agar komputer menjalankan tugas tertentu. Langkah-langkah ini berkembang menjadi software dan memiliki kemampuan yang lebih baik. Bahasa umum yang pertama menekankan pada kesederhanaan dan untuk satu tujuan saja, sedangkan bahasa dewasa ini terbagi atas bagaimana mereka diprogram, sehingga mereka dapat digunakan untuk semua tujuan. Dan mungkin bahasa yang akan datang lebih natural dengan penemuan pada quantum dan komputer-komputer biologis. Sumber : Indoprog ‘Algoritma & Pemrograman’ oleh Hendra, S.T.

Bahasa Pemrogaman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Jumat, 15 Oktober 2010

•Modul 7. Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User Interface)

Khoirul Anam

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
Instalasi Sistem Operasi Berbasis
GUI (Graphical User Interface)
BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM
DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2004
KODE MODUL
SWR.OPR.101.(2).A
ii
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
Instalasi Sistem Operasi Berbasis
GUI (Graphical User Interface)
PENYUSUN
TIM FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM
DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2004
KODE MODUL
SWR.OPR.101.(2).A
iii
KATA PENGANTAR
Modul dengan judul “Mengistal Sistem Operasi Berbasis GUI“
merupakan bahan pengajaran yang digunakan sebagai panduan
praktikum peserta diklat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk
membentuk salah satu bagian dari kompetensi bidang keahlian Teknologi
Informasi dan Komunikasi pada Program Keahlian Teknik Komputer dan
Jaringan.
Modul ini menguraikan tentang cara menginstal sistem operasi yang
berbasis Graphical User Interface (GUI). Pada modul ini dipilih sistem
operasi windows 98 mewakili sistem operasi berbasis GUI. Keunggulan
windows 98 diantaranya banyak digunakan secara luas di berbagai
kalangan, tidak men-syaratkan komputer yang sangat canggih, mudah
pengoperasiannya, serta cukup stabil.
Modul ini terkait dengan modul lain yang membahas tentang menginstal
PC (hardware) serta mengoperasikan PC secara stand alone. Oleh karena
itu, sebelum menggunakan modul ini peserta diklat diwajibkan telah lulus
modul tersebut.
Yogyakarta, Desember 2004
Penyusun
Tim Fakultas Teknik
Universitas Negeri Yogyakarta
iv
DAFTAR ISI MODUL
Halaman
HALAMAN DEPAN ............................................................................ i
HALAMAN DALAM ............................................................................ ii
KATA PENGANTAR ........................................................................... iii
DAFTAR ISI MODUL ......................................................................... iv
PETA KEDUDUKAN MODUL .............................................................. vi
PERISTILAHAN / GLOSSARY ............................................................. viii
I. PENDAHULUAN ..................................................................1
A. DESKRIPSI JUDUL.............................................................1
B. PRASYARAT .....................................................................1
C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL .....................................2
1. Petunjuk Bagi Peserta Diklat ........................................2
2. Peran Instruktur/Guru .................................................3
D. TUJUAN AKHIR ................................................................3
E. KOMPETENSI ...................................................................4
F. CEK KEMAMPUAN ............................................................6
II. PEMELAJARAN ...................................................................7
A. RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT ...............................7
B. KEGIATAN BELAJAR .........................................................7
1. Kegiatan Belajar 1 : Persiapan Instalasi Sistem
Operasi Berbasis GUI ...................................................8
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran..................................8
b. Uraian Materi 1.......................................................8
c. Rangkuman 1.........................................................20
d. Tugas 1 .................................................................21
e. Tes Formatif 1........................................................21
v
f. Kunci Jawaban Formatif 1 .......................................21
g. Lembar Kerja 1.......................................................22
2. Kegiatan Belajar 2 : Pelaksanaan Instalasi sistem
Operasi Berbasis GUI ...................................................25
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran .................................24
b. Uraian Materi 2.......................................................24
c. Rangkuman 2.........................................................33
d. Tugas 2 .................................................................34
e. Tes Formatif 2........................................................34
f. Kunci Jawaban Formatif 2 .......................................34
g. Lembar Kerja 2.......................................................35
3. Kegiatan Belajar 3 : Pengoperasian dan
Troubleshooting Sistem Operasi Berbasis GUI
(windows 98) ..............................................................38
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran .................................38
b. Uraian Materi 3.......................................................38
c. Rangkuman 3.........................................................49
d. Tugas 3 .................................................................49
e. Tes Formatif 3........................................................50
f. Kunci Jawaban Formatif 3 .......................................50
g. Lembar Kerja 3.......................................................51
III. EVALUASI .........................................................................53
A. PERTANYAAN ..................................................................53
B. KUNCI JAWABAN EVALUASI .............................................54
C. KRITERIA KELULUSAN .....................................................56
IV. PENUTUP ...........................................................................57
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................58
vi
PETA KEDUDUKAN MODUL
SLTP & yang
sederajat
HDW.DEV.100.(2).A•1 2 3
I II III
LULUS SMK
HDW.MNT.203.(2).A
SWR.OPR.101.(2).A•
SWR.OPR.100.(1).A
HDW.MNT.102.(2).A
SWR.OPR.102.(2).A•
HDW.MNT.101.(2).A
HDW.MNT.204.(2).A
SWR.MNT.201.(1).A
NTW.OPR.100.(2).A•
HDW.MNT.202.(2).A
HDW.MNT.205.(2).A
SWR.OPR.103.(2).A•
SWR.OPR.104.(2).A•
NTW.OPR.200.(2).A•
NTW.MNT.201.(2).A•
NTW.MNT.202.(2).A•
NTW.MNT.300.(3).A•
A 4
LULUS SMK
IV
HDW.MNT.201.(2).A
vii
Keterangan :
HDW.DEV.100.(2).A•Menginstalasi PC
HDW.MNT.201.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan
periferal
HDW.MNT.203.(2).A Melakukan perbaikan dan / atau setting ulang
sistem PC
HDW.MNT.204.(2).A Melakukan perbaikan periferal
HDW.MNT.101.(2).A Melakukan perawatan PC
HDW.MNT.102.(2).A Melakukan perawatan periferal
SWR.OPR.101.(2).A•Menginstal sistem operasi berbasis GUI (Graphical
User Interface)
SWR.OPR.102.(2).A•Menginstalasi sistem operasi berbasis text
SWR.OPR.100.(1).A Menginstalasi software
SWR.MNT.201.(1).A Mem-Back-Up dan Me-Restore software
NTW.OPR.100.(2).A•Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area
Network)
HDW.MNT.202.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC
yang tersambung jaringan
HDW.MNT.205.(2).A Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang
koneksi jaringan
SWR.OPR.103.(2).A•Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI
(Graphical User Interface)
SWR.OPR.104.(2).A•Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text
NTW.OPR.200.(2).A•Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas
(Wide Area Network )
NTW.MNT.201.(2).A•Mendiagnosis permasalahan perangkat yang
tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area
Network )
NTW.MNT.202.(2).A•Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang
koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
NTW.MNT.300.(3).A•Mengadministrasi server dalam jaringan
A Merancang bangun dan menganalisa Wide Area
Network
•Dalam tahap penyusunan SKKNI
viii
PERISTILAHAN/GLOSSARY
LAN : Local Area Network
Troubleshooting : Pemecahan permasalahan yang sering terjadi
Software : Piranti lunak, sebuah aplikasi program komputer
Sistem Operasi : Sistem operasi merupakan sistem yang
menghubungkan antara pengguna komputer dengan
perangkat keras komputer.
User friendly : Sangat memudahkan pengguna
Booting : Menghidupkan komputer saat pertama kali (awal)
Bootable CD : CD yang dapat digunakan untuk booting
Setup : Menginstalasi
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. DESKRIPSI JUDUL
Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI (Graphical User
Interface) merupakan modul teori dan praktikum yang membahas
tentang persiapan instalasi, pelaksanaan instalasi dan pengoperasian
(termasuk troubleshhooting) sistem operasi berbasis GUI.
Modul ini terdiri dari 3 (tiga) kegiatan belajar, kegiatan belajar 1 berisi
tentang pengenalan dan persiapan instalasi sistem operasi berbasis
GUI, kegiatan belajar 2 berisi tentang pelaksanaan instalasi sistem
operasi berbasis GUI, dan kegiatan belajar 3 berisi tentang
pengoperasian serta troubleshooting sistem operasi GUI.
Dengan modul ini peserta diklat diharapkan mampu menjelaskan
prinsip/konsep dasar sistem operasi berbasis GUI, serta dapat
melakukan penginstalan dengan benar sesuai dengan prosedur yang
dijelaskan.
B. PRASYARAT
Kemampuan awal yang disyaratkan untuk mempelajari modul ini
adalah:
1. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengistalasi PC
2. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengoperasikan PC
stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI
3. Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian komputer
2
4. Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian sistem
operasi sesuai Instruksi/petunjuk manual
C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
1. Petunjuk bagi Peserta Diklat
Peserta diklat diharapkan dapat berperan aktif dan berinteraksi
dengan sumber belajar yang mendukung, karena itu harus
memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
a. Langkah-langkah belajar yang ditempuh
1) Mempersiapkan alat dan bahan.
2) Membaca dengan seksama uraian materi pada setiap kegiatan
belajar, sehingga Konsep tentang Sistem Operasi berbasis GUI,
persiapan penginstalan, dan pengecekannya dapat dipahami
dengan jelas.
3) Merncermati dan melaksanakan langkah-langkah kerja pada setiap
kegiatan belajar, bila belum jelas tanyakan pada instruktur/guru
pengajar.
4) Lakukan pengecekan (toubleshouting) dari hasil penginstalan.
b. Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan
Guna menunjang keselamatan dan kelancaran tugas/ pekerjaan yang
harus dilakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang
diperlukan. Beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah:
1) Pakaian kerja (wearpack)
2) Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan
3) Paket instalasi sistem operasi yang legal
3
4) Petunjuk manual dari sistem operasi
5) Log sheet atau report sheet yang ditetapkan
6) Peralatan atau instrumen yang terkait dengan pelaksanaan instalasi
sistem operasi berbasis GUI
c. Hasil Pelatihan
Peserta diklat diharapkan memami dan mampu menginstal sistem
operasi berbasis GUI.
2. Peran Instruktur / Guru
Instruktur/guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya
mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi
pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media
pemelajaran dan perangkat evaluasi.
Instruktur/guru harus menyiapkan rancangan strategi pemelajaran
yang mampu mewujudkan peserta diklat terlibat aktif dalam proses
pencapaian/penguasaan kompetensi yang telah diprogramkan.
Penyusunan rancangan strategi pemelajaran mengacu pada kriteria
unjuk kerja (KUK) pada setiap subkompetensi yang ada dalam GBPP.
D. TUJUAN AKHIR
1. Peserta diklat mampu menjelaskan tentang prinsip dasar sistem
operasi yang berbasis GUI
2. Peserta diklat dapat melaksanakan penginstalan sistem operasi
berbasis GUI sesuai dengan prosedur.
3. Peserta diklat dapat menjalankan dan mengecek (troble-shoting)
pada sistem operasi berbasis GUI.
4
E. KOMPETENSI
SUB MATERI POKOK PEMELAJARAN
KOMPETE
NSI
KRITERIA
KINERJA
LINGKUP
BELAJAR SIKAP PENGETAHU
AN
KETERAMPI
LAN
1. Mempersiap
-kan
instalasi
sistem
operasi
berbasis
GUI
Paket instalasi
sistem operasi
yang legal
disediakan
dalam media
penyim-panan
yang sesuai
(HD, CD, FD,
DVD atau
media lainnya).
Instalasi
Manual sistem
operasi sudah
disediakan dan
dipahami
Konsep dasar
instalasi
sistem operasi
berbasis GUI
Konsep dasar
manajemen
media
penyimpan
Jenis-jenis
sistem operasi
berbasis GUI
Jenis dan cara
pengaturan
BIOS
Jenis-jenis file
dan
aplikasinya
Memilih
sistem
operasi yang
akan diinstall
secara teliti
dan tepat
Menjelaskan
konsep dasar
sistem operasi
berbasis GUI.
Mengidentifikasi
jenis-jenis
media
penyimpan
yang sesuai
untuk instalasi
sistem operasi
berbasis GUI
Memasang
media paket
instalasi
sistem operasi
Mengatur
BIOS.
Mengidentifika
sikan jenisjenis
file yang
digunakan
dalam
instalasi
sistem
operasi.
Perangkat
komputer
sudah
dinyalakan,
dengan
persyaratan
hardware
sesuai dengan
Installasi
Manual
Media paket
instalasi sistem
operasi
dipasang dan
siap diakses.
Logsheet/
reportsheet
telah
disiapkan
Menyediakan
perangkat
komputer
dengan
konfigurasi
hardware
yang sesuai
untuk instalasi
sistem operasi
berbasis GUI
5
SUB MATERI POKOK PEMELAJARAN
KOMPETE
NSI
KRITERIA
KINERJA
LINGKUP
BELAJAR SIKAP PENGETAHU
AN
KETERAMPI
LAN
2.Melaksanakan
instalasi
sistem
operasi
sesuai
installation
manual
Proses instalasi
sistem operasi
sesuai
installation
manual sudah
dilaksanakan
Seluruh file,
icon, folder dan
konfigurasi
telah ter-copy
dan
terkonfigurasi
Pada layar
muncul pesan
bahwa proses
instalasi telah
berhasil
dilaksanakan
sesuai dengan
installation
manual
Langkah
instalasi
sistem operasi
Instalasi driver
peripheral
pendukung
(misal :
motherboard,
vga, sound,
nic, dan lainlain)
Pengaturan
konfigurasi
pada sistem
operasi (Misal
: pengaturan
user, time
zone, dan
lain-lain)
Melaksanaka
n Keamanan
dan
Keselamatan
Kerja (K3)
dalam
instalasi
sistem
operasi
Menjelaskan
langkahlangkah
instalasi
sistem operasi
Menjelaskan
file, icon dan
folder
konfigurasi
pada sistem
operasi
berbasis GUI
Mempersiapkan
media
instalasi untuk
sistem operasi
(mempartisi,
memformat,
dan lain-lain)
Menginstall
sistem operasi
berbasis GUI
Mengatur
konfigurasi
sistem operasi
Menginstall
multi sistem
operasi pada
sebuah PC
3. Mengecek
hasil
instalasi
dengan
menjalanka
n sistem
operasi dan
melakukan
troubleshoot
ing
sederhana
Sistem operasi
dijalankan
secara
sampling tanpa
error
Sistem operasi
ditutup tanpa
error
Troubleshootin
g dilakukan
sesuai
Installation
Manual
Mengoperasikan
sistem
operasi
Jenis-jenis
troubleshootin
g pada sistem
operasi
Mengecek
hasil instalasi
secara teliti
dan tidak
terburu-buru
Menjelaskan
langkahlangkah
pengoperasian
sistem
operasi,
termasuk
menjalankan
dan menutup
sistem operasi
Menjelaskan
langkahlangkah
penanganan
terhadap
troubleshooting
yang
terjadi pada
sistem operasi
Mengecek
hasil instalasi
sistem operasi
4. Melaporkan
hasil
instalasi
Laporan dibuat
sesuai dengan
format dan
prosedur yang
ditetapkan oleh
perusahaan
(pada logsheet/
reportsheet)
Jenis laporan
hasil instalasi
Menguraikan
langkahlangkah
penyusunan
laporan
Menyusun
laporan
instalas
6
F. CEK KEMAMPUAN
Untuk mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki, maka isilah
cek list (��) pada tabel di bawah ini dengan sikap jujur dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Saya dapat
Melakukan
Pekerjaan ini
dengan
Kompeten
Sub
Kompetensi Pernyataan
Ya Tidak
Bila
Jawaban
“Ya”
Kerjakan
Menjelaskan konsep dasar sistem
operasi berbasis GUI. Tes Formatif 1
Menyediakan perangkat komputer
dengan konfigurasi hardware yang
sesuai untuk instalasi sistem operasi
berbasis GUI
Tes Formatif 1
Mempersiapkan
instalasi sistem
operasi berbasis
GUI
Mempersipkan software dan hal-hal
yang memperlancar proses instalasi Tes Formatif 1
Menjelaskan langkah-langkah instalasi
sistem operasi dengan benar Melaksanakan Tes Formatif 2
instalasi sistem
operasi sesuai
installation
manual
Menjelaskan file, icon dan folder
konfigurasi pada sistem operasi
berbasis GUI
Test formatif 2
Menjelaskan langkah-langkah
pengoperasian sistem operasi, termasuk
menjalankan dan menutup
sistem operasi
Test Formatif 3
Mengecek hasil
instalasi dengan
menjalankan
sistem operasi
dan melakukan
troubleshooting
sederhana
Menjelaskan langkah-langkah
penanganan terhadap troubleshooting
yang terjadi pada sistem
operasi
Test Formatif 3
Apabila anda menjawab TIDAK pada salah satu pernyataan di atas,
maka pelajarilah modul ini secara lengkap dan teliti.
7
BAB II
PEMELAJARAN
A. RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT
Kompetensi : Menginstalasi sistem operasi berbasis GUI
Sub
Kompetensi Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat
Belajar
Alasan
Perubahan
Tanda
Tangan
Guru
Mempersiapkan
instalasi
sistem operasi
berbasis GUI
Persiapan
instalasi sistem
operasi berbasis
GUI
Melaksanakan
instalasi
sistem operasi
sesuai
installation
manual
Menjelaskan
langkah-langkah
instalasi sistem
operasi.
Mengecek
hasil instalasi
dengan
menjalankan
sistem operasi
dan
melakukan
troubleshooting
Menjelaskan
langkah-langkah
pengoperasian
dan
troubleshooting
sisterm operasi
8
B. KEGIATAN BELAJAR
1. Kegiatan Belajar 1: Persiapan instalasi sistem operasi berbasis
GUI
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat diharapkan
mampu menjelaskan konsep dasar sistem operasi berbasis GUI (dalam
hal ini MS WINDOWS 98)
b. Uraian Materi
1. Pendahuluan
Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer
dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang
hanya menggunakan komputer dengan menggunakan signal analog
dan signal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan
teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan
keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi
maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar
mengenai sistem operasi itu sendiri.
Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelolaan seluruh
sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan
sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga
memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta pemanfaatan
sumber-daya sistem komputer dapat lebih optimal.
9
a) Fungsi Dasar
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama,
yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan pengguna.
Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan
perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam
arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program
secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat
pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi
mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya.
Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi
penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang
bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan
komputer yang tidak perlu.
b) Sasaran Sistem Operasi
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan =
membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien =
penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta
mampu berevolusi artinya sistem operasi harus dibangun sehingga
memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta
pengajuan sistem yang baru.
c) Sejarah Sistem Operasi
Sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan
dibagi kedalam empat generasi yaitu :
10
• Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi
elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada
generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi
instruksi yang harus dikerjakan secara
langsung.
• Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job
yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara
berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem
operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya
fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
• Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk
melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif
berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka
sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna
sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program
sekaligus).
• Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer
dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang
saling terhubung satu sama lain.
d) Jenis-jenis System Operasi
Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang
bisa digunakan, antara lain : POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows,
LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem
11
operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu
menggunakan TEXT (DOS, POSIX, LINUX), ada juga yang kontaknya
dengan pengguna menggunakan GUI (Graphical User Interface)
seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan
berbasis GUI).
System operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem
dengan perintah-perintah yang berupa text. Lain halnya dengan
system operasi berbasis GUI, pada sistem ini user dapat berinteraksi
dengan system operasi melalui gambar-gambar/ simbol-simbol, dan
tentu hal ini akan lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi
pengguna. Itulah sebabnya mengapa system operasi yang berbasis
GUI seringkali disebut “User Friendly” .
Pada modul ini pembahasan akan terfokus pada sistem operasi
berbasis GUI dan akan dipilih MS Windows 98. Pemilihan ini tentu
mempunyai alasan, diantaranya telah digunakan secara luas di
berbagai kalangan, tanpa mensyaratkan komputer yang sangat
canggih (minimal 486 atau 66 MHz), mudah dalam pengoperasiannya,
kestabilan sistem cukup baik, serta mampu mengcover perkembangan
teknologi (hardware/software).
2. Persiapan Instalasi MS Windows 98
a) Persyaratan Hardware
Sistem komputer yang akan di lakukan penginstalan MS windows 98
mempunyai karekteristik minimal berprosesor 486DX atau 66 MHz ke
atas, dan memunyai RAM minimal 24 Megabytes .
Space Hard disk yang dibutuhkan tergantung pada konfigurasi
penginstalanya. Untuk instalasi
12
Typical berkisar 205 MB – 260 Mb
Instalasi Full berkisar 210 MB – 400 MB
Jika melakukan instalasi Windows 98 pada drive selain C, maka setup
tetap membutuhkan space pada drive C minimal 25 MB untuk system
dan log file selama pelaksanaa instalasi.
b) Hal-hal yang perlu dipersiapkan (kiat-kiat praktis)
menghindari error saat instalasi
(1) Scan Disk
Pastikan bahwa hard disk anda tidak ada masalah (kerusakan) dengan
menjalankan SCAN DISK sebelum melakukan setup, sekaligus segera
betulkan (fix) jika ada masalah. Scan disk dapat dilaksanakan dibawah
sistem operasi windows (jika sudah ada, dan maksud penginstalan
untuk up grade / perbaikan sistem operasi yang sudah ada) atau
menggunakan DOS.
Scan disk menggunakan windows dapat dilakukan sebagai berikut:
Tutup semua program. Klik tombol start yang akan menampilkan
menu windows, lalu pilih program files, selanjutnya accessories, pilih
system tool, dan klik ScanDisk lihat pada Gambar 1 dibawah!
13
Gambar 1. Cara untuk menjalankan ScanDisk dari windows 98
Gambar 2. Windows ScanDisk
14
Setelah terbuka kotak dialog scandisk seperti pada gamnbar 2 diatas,
pilih salah satu jenis test yaitu antara standard ataukah standard plus.
Selanjutnya klik start untuk memulai ScanDisk.
Selain melalui sistem operasi windows, scandisk juga dapat
dilaksanakan melalui DOS (terutama jika belum punya sistem operasi
windows). Untuk Scandisk melalui DOS, komputer booting melalui
DOS (dijelaskan di belakang). Setelah muncul command prompt
jalankan file eksekusi untuk scan disk, melalui:
o disk drive disket start up (ketik a: scandisk.exe/all),
o CD ROM (ketik d:\win98\scandisk.exe/all)
o Hard disk (ketik c:\win98\scandisk.exe/all)
Selanjutnya ikuti instruksi yang muncul pada layar monitor.
(2) Scan Virus
Pastikan bahwa komputer anda tidak terinfeksi oleh virus. Jalankan
program antivirus terbaru dan ijinkan antivirus untuk me-remove
(membuang) virus, jika memang ada.
Scan Virus dapat dilakukan melalui sistem operasi windows (jika sudah
terinstal windows, dan instalasi yang akan dilakukan bermaksud untuk
up grade) atau under DOS.
Sebagai contoh scan virus dilakukan under windows 98, telah terinstall
norton anti virus. Klik short cut norton anti virus. Gambar 3 dibawah
menunjukkan jendela scan antivirus norton.
15
Gambar 3. Scan virus Norton (under windows)
Jika scan dilaksanakan lewat DOS, dapat dilakukan dengan cara yang
sama ketika scan disk, yakni masuk ke command prompt DOS. Setelah
muncul command prompt lalu aktifkan/eksekusi program scan virus
(ketikan nama program antivirus lalu tekan enter).
Setelah virus di scan, sebelum instalasi (SETUP) dijalankan, disable
(non aktifkan) program antivirus yang berjalan di komputer anda (real
time scan virus). Karena jika tidak di non-aktifkan dapat mengganggu
pelaksanaan instalasi. Masing-masing program anti virus berbeda cara
pe-nonaktifanya. Baca petunjuk dari program antivirus yang anda
pakai. Setelah instalasi Windows selesai, program antivirus dapat
diaktifkan kembali.
16
(3) Tutup Semua program
Sebelum melakukan instalasi, tutuplah semua program yang berjalan
(running), termasuk nonaktifkan program SCREEEN SAVER,
ADVANCED POWER MANAGEMENT SETTINGS, dan program-program
lainya, karena bisa mengganggu proses setup.
Untuk menonaktifkan screen server anda bisa membuka melalui
control panel, pilih display, lalu pada tab screen server anda pilih
none. Lihat Gambar 4 berikut.
Demikian juga power management setting atau program real time
lainya dapat dinonaktifkan dengan cara yanmg hampir sama.
Gambar 4. Menon-aktifkan Screen Saver
c) Media yang digunakan untuk instlasi Windows 98
Untuk melaksanakan instalasi System operasi Windows, tentu
dibutuhkan master program windows. Master program yang akan
17
digunakan dapat tersimpan dalam CD, Hard DISK, atau server
(internet atau ftp).
d) Booting melalui disket DOS
Instalasi system operasi windows dapat dilakukan melalui MS DOS,
maupun dari sistem operasi lain jika sudah ada (misalnya melalui
windows sebelumnya, jika tujuan instalasi untuk meng-up grade
system operasi windows ke sistem yang lebih tinggi).
Setup melalui DOS, adalah cara instalasi yang paling handal
dibandingkan dengan lainnya. Setup melalui MS DOS dilakukan jika
hard disk yang dimiliki bersih (baru saja di format, belum ada sistem
operasinya).
Phoenix - Award BIOS CMOS Setup Utility
Standar CMOS Features Pheripheral Setup
Advanced CMOS Features CPU PnP Setup
Advanced Chipset Features Change Supervisior Password
Power Management Setup Auto-Detect Hard Disk
PCI / Plug and Play Setup Save Setting and Exit
Load Optional Settings Exit Without Setting
Load Best Performance Settings
ESC: Quit : Select Item (Shift)F2: Change Color F5: Old
Value
F6:Optional Value F7:Best Performance value
F10:Save&Exit
Standard CMOS Setup for chnanging time, date, hard disk type, etc
Gambar 5. Setup BIOS
Untuk melakukan set up melalui DOS tentu harus booting melalui
DOS. Untuk BOOTING DOS dapat digunakan CD bootable atau disket
start up. Jika dikehendaki booting melalui disket, dapat diikuti
langkah-langkah berikut:
18
- Restart / reboot komputer anda
- Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol DEL, hal
ni akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS seperti pada
Gambar 5.
- Selanjutnya pilih Advance BIOS
- Jadikan floppy disk sebagai first booting system. Hal ini dapat
dilihat pada Gambar 6 di bawah.
Phoenix - Award BIOS CMOS Setup Utility
Advanced CMOS Features
1st Boot Device Floppy D000, 16 K Shadow Disabled
2nd Boot Device IDE-0 D400, 16 K Shadow Disabled
3rd Boot Device CD-Rom D800, 16 K Shadow Disabled
4th Boot Device Disabled DC00, 16 K Shadow Disabled
Try Other Boot Device Yes
SMART for HARD Disk Disabled
Quick Boot Enabled
Boot Up Num lock On
Floppy Drive Swap Disabled
Floppy Drive Seek Disabled
PS/2 Mouse Support Enabled
Primary Display VGA/EGA
Password Check Setup
Internal Chache Enabled
External Chache Enab;led ESC : Quit : Select
Item
C000, 16 K Shadow Chache F1 : Help PU/PD/+/-:Modify
C400, 16 K Shadow Chache F5 : Old Value (Shift)F2: Change
Color
C800, 16 K Shadow Disabled F6 : Load BIOS DEfault
CC00, 16 K Shadow Disabled F7 : Load SETUP DEfault
Gambar 6. Advanced CMOS Features/Setup
19
- Simpan dan keluar dari Set Up BIOS
- Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy disk
Selanjutnya komputer akan melakukan booting lagi, dan kali ini dari
disket DOS yuang ada di floppy disk, sehingga i akan muncul
command promt.
Selain dari disket dapat juga dilakukan booting melalui CD yang
“bootable”. Untuk booting melalui CD langkahnya hampir sama ketika
booting menggunakan disket, hanya saja pada waktu Setup BIOS
maka CD-ROM dijadikan sebagai first booting. Secara lengkap:
- Restart / reboot komputer anda
- Saat komputer melakukan booting tekan tombol DEL. Hal ini akan
membawa terbukanya menu SET UP BIOS C-MOS
- Pilih Advance BIOS
- Jadikan CD-ROM sebagai first booting system
- Simpan dan keluar dari Set Up BIOS
- Masukkan CD bootable ke dalam CD-Rom
Komputer akan melakuakn booting lagi melalui CD dan akan muncul l
Command (DOS) prompt di layar anda.
Jika kita sudah mempunyai OS WIN 95 dan ingin meng up grade
menjadi win 98, dapat dilakukan booting DOS dengan cara cepat.
Restart/reboot komputer anda, hold (tekan dan tahan) tombol F8
ketika komputer sedang melakukan booting. Ini akan meuju pada
menu pilihan booting lewat mana. Pilih menu “Command Prompt Only”
yang akan membawa kita start dengan DOS prompt.
20
Begitu pula jika sudah mempunyai win 98 dan ingin menginstal
ulang/menambah dengan cara yang sama, maka pada saat komputer
booting tekan tombol CTRL, ini akan membawa pada menu pilihan
booting. Pilih menu “Command Prompt Only” yang akan membawa
start dengan DOS prompt.
Setelah booting dari DOS dan muncul command prompt, kita harus
dapat mengakses CD-ROM/Hard Disk yang merupakan source/master
system operasi windows yang akan diinstal. Selanjutnya instalasi
dapat dimulai.
c. Rangkuman 1
1. Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen
utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi,
dan para pengguna.
2. Sistem operasi merupakan bagian yang sangat penting, untuk
mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh
berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi
mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan, efisien, dan
berevolusi dalam penggunaan sistem komputer.
3. Salah satu sistem operasi berbasis GUI yang saat ini banyak
digunakan di pasar/masyarakat adalah MS Windows.
4. Komputer yang akan diinstall system operasi windows (98) minimal
mempunyai spesifikasi prosesor 486DX atau 66 MHz, RAM 24
Megabytes, dan space hard disk minimal 205 MB – 400 MB.
5. Media yang dapat digunakan untuk melakukan instalasi adalah CD,
Hard disk, dan internet.
21
d. Tugas 1
1. Pelajarilah uraian materi tentang Konsep dasar sistem operasi
berbasis GUI (MS Windows) ini!
2. Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman
anda!
e. Tes Formatif 1
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem operasi?
2. Sebutkan jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layananan
(interface) terhadap pengguna, beserta contohnya!
3. Hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi,
sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses
instalasi? Jelaskan secara singkat!
4. Bagaimana cara melakukan booting dengan disket DOS?
f. Kunci Jawaban Formatif 1
1. Sistem operasi adalah sistem yang mengatur kerja seluruh
komponen/perangkat sistem komputer sehingga dapat bekerja
dengan baik, dan sekaligus sebagai penghubung/interface antara
sistem komputer dengan pengguna (user)
2. jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layananan (interface)
terhadap pengguna:
•Sistem operasi berbasis TEXT, contoh: MS DOS, UNIX, LINUX
•Sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface), contoh:
MS Windows, LINUX
Catatan: LINUX dapat berbasis TEX dapat pula berbasis GUI
3. Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi, sehingga tidak
menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi:
22
- menjalankan SCAN DISK untuk mengecek sekaligus
memperbaiki jika ada problem pada hard disk yang akan
diinstalasi.
- Jalankan program antivirus untuk menghilangkan virus pada
hard disk
- Non aktifkan semua program antivirus yang berjalan di
komputer, karena dapat mengganggu proses instalasi.
- Tutuplah semua program yang berjalan (running) selama setup
berlangsung.
4. Cara melakukan booting dengan disket DOS:
- Restart / reboot komputer anda.
- Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol
DEL, hal ini akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS.
- Pilih Advance BIOS.
- Jadikan floppy disk sebagai first booting system.
- Simpan dan keluar dari Set Up BIOS (pilih save & exit).
- Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy disk.
- Booting lagi dari awal.
g. Lembar Kerja 1
Alat dan bahan :
1) Pensil/ball point ........................................... 1 buah
2) Penghapus ................................................... 1 buah
3) Kertas folio.................................................... secukupnya
4) Komputer ...................................................... 1 unit
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
2) Baca dan pahamilah petunjuk praktikum pada setiap lembar
kegiatan belajar.
23
3) Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung
terkoneksi dengan baik.
4) Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan
elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan
sebagainya).
5) Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.
6) Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.
Lembar Kerja 1
1) Pastikan jenis prosesor dan RAM komputer yang digunakan.
Tanyakan pada instruktur atau dapat dilihat dengan seksama pada
monitor, pada saat komputer booting. Catat hasilnya.
2) Periksa semua kabel penghubung pada komputer.
3) Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan
menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop
kontak ketika saklar dalam keadaan on.
4) Cobalah cek berapa space hard disk free (kosong) pada drive C
yang tersedia.
5) Lakukan Scan virus pada hard disk.
6) Nonaktifkan scan virus yang ada (aktif) di komputer yang anda
gunakan.
7) Tutup dan nonaktifkan seluruh program yang aktif dikomputer yang
anda gunakan, termasuk screen server.
8) Lakukan scandisk pada hard disk.
9) Restart komputer anda, tekan dan tahan (hold) tombol DEL saat
komputer sedang booting. Ini akan membawa ke SET UP BIOS.
Jadikan floppy disk menjadi first booting pada komputer anda.
SAVE dan keluar dari SET UP BIOS (pilih SAVE & EXIT).
24
10) Masukkan disket DOS untuk booting DOS sehingga muncul
command prompt.
11) Ulangi langkah 10 dan 11 untuk booting melalui CD-ROM dengan
CD yang bootable.
12) Jika telah selesai, tutuplah aplikasi Protel for Windows 1.5 anda
dan matikanlah komputer dengan benar.
25
2. Kegiatan Belajar 2: Pelaksanaan Instalasi sistem operasi
berbasis GUI
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 2
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini diharapkan peserta diklat
dapat melaksanakan proses instalasi sistem operasi yang berbasis
GUI.
b. Uraian Materi 2
Sebelum proses instalasi dilaksanakan, perlu dipersiapkan hal-hal yang
terkait, baik software maupun hardware. Hardware yang digunakan
haruslah memenuhi standar minimal sistem yang dibutuhkan, hard
disk perlu discan terlebih dahulu, semua program yang berjalan harus
di non-aktifkan seperti telah dijelaskan pada kegiatan belajar 1.
1) Memulai Instalasi
Instalasi sistem operasi berbasis GUI dapat dilakukan dari command
prompt DOS, maupun dari sistem operasi lain yang sudah ada.
Misalnya dari windows 95 dan akan di-upgrade ke windows 98. Pada
prinsipnya kedua cara ini hampir sama.
Jika dilaksanakan melalui DOS tentu harus booting dulu melalui DOS.
Setelah muncul DOS prompt, pindah ke diskdrive dimana
source/master sistem operasi yang akan di install berada. Selanjutnya
ketik SETUP dan tekan enter, proses instalasi akan dimulai.
Demikian juga jika melalui sistem operasi lainnya. Cari SETUP.EXE
pada source/master sistem operasi yang akan diinstal, lalu jalankan.
Setelah Setup dijalankan, installer secara otomatis akan melakukan
scan hard disk. Scandisk yang berjalan ketika proses setup/instal
26
hanya berfungsi untuk mengecek terjadinya kesalahan, tidak
memperbaiki ketika ada problem pada hard disk. Untuk memberbaiki
jika ada problem, maka harus keluar dari setup windows dan
menjalankan Scandisk dari DOS atau sistem operasi lain yang sudah
ada. Misalnya jika setup windows 98 dilakukan dari MS-DOS, lalu
muncul pesan bahwa ada problem pada hard disk, maka langkahnya:
- Keluar dari setup windows
- Jalankan scandisk, bisa dari:
o disket start up (ketik a: scandisk.exe/all),
o CD (ketik d:\win98\scandisk.exe/all)
o Hard disk (ketik c:\win98\scandisk.exe/all)
- Lalu ikuti instruksi yang muncul pada layar monitor untuk
memperbaiki masalah yang ada.
- Jalankan kembali instalasi (setup) windows.
Dalam proses setup/instalasi ada lima proses utama yang akan
dikerjakan, yaitu:
- Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”
Salah satu persiapan adalah peringatan “warning” agar seluruh
program (selain setup) yang sedang berjalan ditutup / di non
aktifkan. Termasuk program anti virus realtime.
27
Gambar7. Halaman Awal Proses Instalasi
- Mengumpulkan informasi komputer yang akan diinstal “Collecting
information about your Computer”
Pada proses ini installer akan mencari informasi dan melakukan
beberpa proses terhadap komputer yang akan diinstal, antara lain :
space hard disk apakah cukup, membuat direktory windows,
menyimpan file system sebelumnya jika perlu disimpan, menentukan
lokasi (negara) pengguna, dll.
28
Gambar 8. Pengumpulan Informasi “Preparing Directory”
Gambar 9. Pengumpulan informasi “establishing location”
29
- “Copying windows 98 files to your computer”
Meng-copykan file-file yang akan diperlukan oleh window kedalam
hard disk
- “Restrat/Reebooting komputer”
Me-restart komputer
- “Setting up hardware and finalizing setting”
Melakukan set up hardware
Dengan mengikuti seluruh instruksi yang muncul pada hard disk,
proses instalasi akan dapat diselesaikan dengan mudah. Termasuk
ketika diminta memasukkan serial number/CD_key, masukkan
kode/serial number dari Source/master windows installer yang
digunakan. (Setiap CD installer windows pasti disertakan serial
number/CD key nya – tertera di sampul CD atau dalam file serial.txt).
Menginstall Driver
Ketika Setup selesai dijalankan, berarti proses instalasi sistem operasi
windows 98 telah selesai dan sudah bisa dioperasikan. Namun
penggunannya belum bisa optimal, karena belum semua perangkat
sistem komputer bisa diakses (termasuk hardware luar), sebagai bukti
tampilannya masih kasar dan sound card belum berfungsi. Sound
card, VGA card, printer, Network/internet Card, dll belum bisa
digunakan karena memerlukan driver. Driver haruslah diinstal
sehingga akses bisa optimal.
Untuk menginstal driver dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
•Klik menu “start” pilih setting control panel, maka akan
terbuka jendela seperti Gambar 11.
30
Gambar 10. Kotak Dialog “Control Panel”
Dari kotak dialog yang muncul pilih “Add New Hardware”. Windows
akan melakukan pencarian (search) hardware yang belum dikenali /
belum ada drivernya. Sebagai contoh sistem operasi mengenali bahwa
driver untuk internet belum ada. Selanjutnya windows meminta
pengguna (user) untuk menunjukkan dimana source/master driver
dari hardware asing yang ditemukan berada. Lihat Gambar 11
dibawah.
Setelah diarahkan ke lokasi dimana driver berada, klik next, dan
proses pencarian driver akan dilaksanakan. Jika driver yang dimaksud
bisa ditemukan, maka dengan mengikuti seluruh instruksi yang
muncul di monitor, proses instalasi driver akan dapat dikerjakan
dengan baik.
31
Gambar 11. Kotak Dialog untuk Mencari Driver
Selain melalui “add new hardware”, instalasi driver dapat dilakukan
secara khusus dengan mengakses masing-masing device hardware
yang diinginkan. Berikut ini contoh menginstal driver VGA card secara
langsung.
Menginstall driver VGA Card
Klik menu start setting control panel Display , maka akan
terbuka kotak dialog seperti Gambar 12.
Dari kotak dialog display properties pilih setting lalu pilih menu
advanced dilanjutkan pilih menu adapter. Untuk mengubah
adapter/driver yang lebih baik maka pilih change. Selanjutnya akan
terbuka jendela seperti Gambar 13 di bawah.
32
Gambar 12. Kotak Dialog Display Property
Gambar 13. Kotak Dialog Untuk Untuk Mengubah Driver Disply
Setting
33
Lokasi master/source driver dapat berada di disket, CD-ROM atau
lokasi tertentu. Akan lebih mudah jika lokasi nya di tunjukkan lebih
spesifik dengan menekan tombol browse folder tempat driver yang
dimaksud berada. Setelah menekan tombol next, proses pencarian
driver dimulai, dan setelah ditemukan lakaukan proses instalasi driver.
Dengan ditemukannya driver VGA card yang tepat, tampilan layar
monitor komputer akan lebih jelas, indah, dan menarik.
c. Rangkuman 2
1) Proses instalasi/setup sistem operasi GUI dapat dijalnkan melalui
DOS maupun sistem operasi lainnya
2) Pada modul ini, sistem operasi berbasais GUI yang diambil sebagai
contoh untuk dievaluasi adalah windows 98. Ada 5 macam kegiatan
yang dilaksanakan selama proses instalasi Sistem operasi windows
98 yaitu:
o Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”
o Collecting information about your Computer
o Copying windows 98 files to your computer
o Restrat/Reebooting komputer
o Setting up hardware and finalizing setting
3) Ketika setup.exe telah dijalankan, dengan mengikuti instruksiinstruksi
yang muncul pada layar monitor, proses instalasi akan
dapat diselesaikna dengan mudah.
4) Agar sistem operasi yang diinstal dapat berjalan secara maksimal,
driver untuk mengakses hardware perlu diinstal. Driver yang perlu
diinstal antara lain. VGA card, sound card, printer, dll.
34
d. Tugas 2
1) Pelajarilah uraian materi tentang instalasi sistem operasi berbasis
GUI (MS Windows)!
2) Jelaskan bagaimana menjalankan instalasi sistem operasi GUI
melalui DOS, dengan master/source nya berada pada CD ROM!
3) Jelaskan cara menginstal driver VGA card!
4) Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman
anda!
e. Tes Formatif 2
1) Bagaimana cara menjalankan setup/sistyem operasi GUI melaui
DOS
2) Apa bedanya scandisk yang otomatis dijalankan sewaktu proses
setup, dibandingkan dengan scandisk yang kita jalankan sendiri di
luar proses setup?
3) Apa yang dimaksud dengan serial number dalam proses instalasi?
4) Dalam sistem komputer dikenal istilah driver/adapter. Dalam hal ini,
apakah yang dimaksud dengan driver tersebut?
f. Kunci Jawaban Formatif 2
1) Booting melalui DOS. Kemudian switch ke hard disk/CD ROM
diamana source/master sistem operasi berada. Cari file setup.exe.
Jalankan dengan mengetikkan setup, lalu tekan enter. Ikuti
instruksi yang kreluar pada layar monitor.
2) Proses setup yang otomatis dijalankan ketika setup hanya berfungsi
untuk mendeteksi hard disk apakah ada error/problem ataukah
tdak, dan tidak bisa memperbaiki jika sungguh-sungguh ada
problem. Sedangkan scandisk yang dijalankan sendiri di luar setup
35
dapat mendeteksi dan sekaligus memperbaiki jika ada problem
yang terjadi.
3) Serial number adalah angka/kode tertentu (yang dikeluarkan oleh
perusahaan/pemilik lisensi software) untuk verifikasi legalitas
software yang digunakan. Jika serial number yang dimasukkan
benar, maka proses akan diteruskan, tapi jika salah instalasi akan
dibatalkan. Serial number ini biasanya tertulis pada cover CD
master sistem operasi.
4) Driver adalah pengarah, artinya sebuah software yang perlu
diinstal, yang akan berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara
komputer dengan device tertentu sehingga kerja sistem bisa
maksimal.
g. Lembar Kerja 2
Alat dan bahan :
1) Pensil/ball point ............................................... 1 buah
2) Penghapus ....................................................... 1 buah
3) Kertas folio........................................................ secukupnya
4) Komputer.......................................................... 1 unit
5) Source/master sistem operasi GUI ...................... 1 unit
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Berdo’alah sebelum memulai kegiatan belajar.
2) Baca dan pahamilah petunjuk setiap lembar kegiatan belajar.
3) Pastikan komputer dalam keadaan baik, semua kabel penghubung
terkoneksi dengan baik.
4) Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan
elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan
sebagainya).
5) Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.
36
6) Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.
Lembar Kerja 2
1) Periksa semua kabel penghubung pada komputer.
2) Siapkan source/master sistem operasi yang akan diinstal. Pastikan
media yang akan digunakan, apakah CD-ROM atau harddisk.
3) Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer, jangan
menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke stop
kontak ketika saklar dalam keadaan on.
4) Lakukan boting dengan DOS, bisa menggunakan start up disk
(melalui disk drive), CD bootable (melalui CD-ROOM), maupun
melalui hard disk dengan menekan tombol ctrl atau F8 akan muncul
menu dan pilihlah menu command prompt only. Cara booting DOS
lihat kembali pada kegiatan belajar 1.
5) Simpan (back up) seluruh data yang ada pada drive C, agar saat
anda melakukan proses instalasi, tidak ada data yang akan
terhapus/rusak.
6) Masuk/arahkan ke drive (hard disk atau CDROM) dimana
master/source sistem operasi GUI (dalam hal ini sbg contoh
digunakan windows 98).
7) Setelah masuk ke direktory yang dimaksud (contoh
d:/win98/setup.exe) ketikkan setup.exe lalu tekan enter. Setup
akan dimulai.
8) Ikuti seluruh instruksi yang muncul pada layar monitor. Catat halhal
penting yang anda temukan, untuk didiskusikan dengan teman
atau instruktur anda.
9) Setelah setup selesai lakukan instalasi driver. Klik start menu 
setting control panel add new hard ware. Lalu ikuti instruksi37
instruksi yang muncul pada monitor! (Lihat cara instalasi driver di
atas).
10) Jika telah selesai, matikanlah komputer dengan benar.
38
3. Kegiatan Belajar 3: Pengoperasian dan Troubleshooting
Sistem Operasi Berbasis GUI (windows 98)
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 3
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat diharapkan
mampu mengoperasikan, melakuakan pengecekan dan troubleshooting
terhadap sistem operasi berbasis GUI.
b. Uraian Materi 3
1) Mematikan, Me-restart dan melakukan Stand-by Mode
pada Komputer
Pada Windows, terdapat cara-cara tertentu untuk mematikan
komputer.
Mematikan dan Me-Restart Komputer
Klik pada tombol Start, yang akan diikuti oleh tampilnya Start Menu.
Klik pada Shutdown yang akan diikuti oleh tampilnya kotak dialog Shut
Down Windows. Pilihlah Shut Down untuk mematikan komputer dan
Re-Start untuk me-restart. Lalu klik OK.
Melakukan Stand-By
Ketika komputer anda berada pada kondisi Stand-by Mode, maka
komputer anda akan menghabiskan energi listrik yang lebih sedikit,
akan tetapi dapat di nyalakan kembali secara cepat. Klik pada tombol
Start, yang akan diikuti oleh tampilnya Start Menu. Klik pada
Shutdown yang akan diikuti oleh tampilnya kotak dialog Shut Down
Windows. Pilihlah Stand-by Mode lalu Klik OK.
39
2) Memulai Sebuah Program
Berikut adalah langkah-langkah untuk memulai sebuah program:
- Klik pada tombol Start yang terletak pada bagian kiri bawah dari
layar anda.
- Sorot pada Programs yang akan diikuti oleh munculnya Program
Menu.
- Jika anda melihat ada tanda panah, artinya pada bagian itu
terdapat menu bagian yang lain.
- Carilah program yang ingin anda jalankan dan klik pada program
tersebut untuk memulainya.
3) Window (jendela dialog)
Apa yang dimaksud dengan windows dapat dilihat pada gambar
dibawah.
Gambar 14. Window dan Bagian-bagiannya
Tool bar
Menu Bar
close
Maximize/restore
Title Minimize
Control
Work area
bar
Border Area
bar
Status bar
Task bar
40
Tabel berikut menunjukkan fungsi dari bagian-bagian window
Tabel 1. Bagian Bagian dari Window dan Fungsinya
Control box menyediakan menu yang memungkinkan untuk
mengembalikan, memindahkan, mengubah ukuran atau
menutup sebuah window.
Border memisahkan window dari desktop. Gerakan border untuk
mengubah ukuran dari window.
Title bar menampilkan nama dari program atau file yang dijalankan.
Minimize
buttonMinimi
Gunakan Minimize untuk menghapus windows secara
sementara dari dekstop. Selama window di minimize, nama
dari window tersebut akan tampak pada taskbar.
Maximize Gunakan Maximize untuk membuat window tersebut
memenuhi keseluruhan layar.
Restore Restore digunakan untuk mengembalikan windows yang
telah di maximize ke ukuran semula. Restore hanya muncul
saat pada saat layar berada pada keadaan maximize.
Close Klik Close button untuk menutup window.
Menu Menu menampilkan program menu. Anda mengirimkan
perintah perintah ke dalam program menggunakan menu ini.
Tool bar Toolbar pada umumnya berada di bawah menu bar. Anda
dapet menggunakan icon pada toolbar untuk mengirimkan
perintah-perintah ke program.
Work area Work area terletak pada bagian tengah dari window. Hampir
keseluruhan pekerjaan anda di lakukan pada bagian ini.
Task bar Task bar memberikan informasi mengenai program yang
anda jalankan.
Status bar Memberikan informasi status layar saat itu, misalnya pada
halaman, kolom, dan baris ke berapa.
Jika anda membuka beberapa window pada waktu yang bersamaan,
window yang berada paling atas ialah window yang terfocus. Anda
hanya dapat berinterkasi dengan window yang terfocus. Untuk
mengubah focus dari window window terdapat 3 cara yaitu :
- Klik dimana saja pada window yang anda focuskan.
41
- Tekan Alt-Tab tanpa melepasnya, lalu pilihlah window yang ingin
anda fokuskan.
- Semua window yang sedang active ditampilkan pada taskbar. Klik
pada tombol window yang berada pada taskbar untuk memberi
focus pada window tersebut.
Untuk menggerakkan sebuah window pada desktop anda, klik kiri pada
title bar window tersebut tanpa melepaskannya, lalu gerakan window
tersebut ke tempat yang diinginkan.
4) Menemukan file/direktori dengan cepat
Ada saatnya ketika kita ingin bekerja dengan suatu file atau direktori,
dan terlupa dimana file atau direktory anda tersimpan. Untuk
mengatasi hal ini Windows menyediakan fasilitas Search yang dapat
dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
- Klik pada tombol Start.
- Sorotlah Find.
- Sorotlah Files or Folders.
- Tekan Enter. Setelah kotak dialog muncul, isilah nama file/isi teks
dari file atau direktori yang anda cari.
42
Gambar 15. Kotak Dialog Find Folder/File
5) Dekstop Shourtcut
Desktop shourtcut, biasanya dilambangkan dengan sebuah icon. Icon
adalah sebuah file kecil yang mewakili sebuah program, file, direktori,
dokumen atau alamat internet. Icon terletak pada desktop. Dengan
melakukan double klik (klik dua kali secara cepat) sebuat shourtcut
icon, anda akan dibawa langsung ke object yang di wakilkan oleh
shourtcut tersebut. Shourtcut hanyalah sebuah penunjuk, sehingga
menghapus shourtcut tidak akan menghapus program, file, direktori,
dokumen atau alamat internet yang di wakilkan.
Untuk membuat sebuah desktop shourtcut dari item start menu dapat
diikuti langkah-langkah berikut : Klik pada start menu dan temukan
item yang ingin anda buat shortcutnya. Klik kanan pada item tersebut
tanpa melepasnya dan bawa item tersebut ke desktop anda.
Untuk membuat sebuah desktop shourtcut dari item Windows Explorer
dapat diikuti langkah-langkah berikut : Bukalah Windows Explorer.
Temukan item yang akan dibuat shortcutnya pada Windows Explorer
43
tersebut. Klik kanan pada item tersebut lalu sorot Send to pilih pada
desktop (create Shourtcut).
Untuk membuat dekstop shourtcut dari alamat internet, dapat
dilakukan dengan meng-klik kiri pada link yang ingin anda buat
shortcutnya, tanpa melepaskan gerakkan dan lepaskan klik-an pada
desktop.
6) Setting Hari ,Tanggal, dan Waktu
Untuk mengubah setting hari dan tanggal, langkah-langkahnya ialah
sebagai berikut :
Klik pada Start Menu Settings Control Panel Date/Time.
Kotak dialog Date/Time Properties akan muncul seperti pada
gambar di bawah.
Gambar 16. Setting Waktu
Frame Date digunakan untuk memilih bulan dan tahun.
44
Time Field digunakan untuk merubah waktu ( jam, menit, detik dan
AM/PM ).
Pilihlah time zone yang bener sesuai dengan tempat tinggal anda.
Klik Apply lalu klik OK.
7) Display Properties
Dispaly adalah salah satu fasilitas windows untuk merubah watak
display sesuai yang diinginkan oleh user. Ada beberapa hal yang dapat
dilakukan terkait pengaturan display melalui display properties ini:
•Mengubah Setting Wallpaper (Background dari Dekstop/ Windows)
•Mengubah Setting Screen Saver
•Screen Saver ialah animasi atau tampilan pada layar jika dalam
selang waktu tertentu keyboard atau mouse tidak disentuh.
•Mengubah Tampilan Layar (Appearance)
•Mengubah Setting Performa Layar (memperkecil/memperbesar
layar, memperhalus pixel dll)
Bagaimana untuk masuk ke display properties? Ada 2 cara :
a) Klik Kanan pada Background Dekstop Properties
b) Start menu Settings Control Panel Display
8) Mematikan program yang membeku
Ketika anda bekerja dengan suatu program, tidak selamanya program
tersebut bekerja dengan baik. Ada kalanya program tersebut tidak
berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga tidak dapat menerima
perintah-perintah dari pemakai. Dalam keadaan ini dikatakan bahwa
program itu telah membeku atau biasa kita sebut dengan istilah
“Hang”. Pada umumnya tidak ada cara untuk memperbaiki program
yang “Hang”, tetapi anda dapat mematikan program tersebut secara
paksa. Berikut adalah langkah-langkahnya :
45
Tekanlah Ctrl+Alt+Del pada keyboard secara bersamaan, maka akan
muncul dialog box seperti gambar di bawah :
Gambar 17. mematikan program yang membeku
Untuk mematikan program, pilihlah nama program yang akan
dimatikan, lalu tekan tombol “End Task”.
Ada kalanya, sebuah program yang membeku menyebabkan seluruh
komputer anda membeku sehingga ketika anda menekan Ctrl+Alt+Del,
dialog box diatas tidak muncul. Cara untuk mengatasi hal tersebut
adalah dengan cara me-restart (reset) komputer anda. (Lihatlah
kembali cara me-restart komputer dengan benar pada pembahasan
sebelumnya.
46
9) Menghapus Program dari Windows
Menghapus program adalah bagian yang sangat penting dalam
Windows karena hal ini sangatlah sering kita gunakan. Cara untuk
menghapus suatu program, dapat diikuti langkah berikut, pilihlah:
Start Menu Control Panel Add/Remove Program, maka akan
muncul kotak dalog seperti gambar di bawah:
Gambar 18. Kotak dialog Add and Remove Program
Pilihlah program yang ingin dihapus. Lalu tekan Add/Remove.
Sebenarnya dengan menggunakan fasilitas ini, anda pun dapat
menginstall sebuah program ke komputer anda.
10) Memperbaiki Kerusakan pada Disk
Kerusakan yang terjadi pada sebuah disk akan sangat mempengaruhi
performa dari disk tersebut. Akan tetapi, sungguh beruntung karena
47
kerusakan yang terjadi pada disk sebagian besar adalah kerusakan
yang tidak serius, yang masih dapat dengan mudah diperbaiki dengan
program perbaikan disk.
Dengan menggunakan Microsoft Windows 98, dapat diperbaiki
kerusakan-kerusakan disk yang ringan. Untuk memperbaikinya dapat
diikuti langkah-langkah berikut :
Bukalah My Computer atau Windows Explorer
Klik kanan pada drive tujuan (yang akan diperbaiki) dan pilihlah
Properties.
Lalu Klik tab Tools.
Pilih “Check Now” pada bagian Error Checking.
Dengan memilih Automaticaly fix file system errors windows akan
secara otomatis memperbaiki setiap kerusakan yang ditemuinya.
Untuk lebih jelasnya lihat gambar box seperti dibawah.
Gambar 19. Dialog Box dari Perbaikan Disk
11) Men-Defrag Hardisk
48
Secara normal, komputer menyimpan data pada hardisk secara
continue. Akan tetapi, pada keadaan tertentu komputer menyimpan
data tersebut secara terpecah-pecah. Dalam keadaan seperti ini,
komputer akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membaca
data dari hardisk. Untuk menyatukan data yang terpecah-pecah
menjadi data yang continue, gunakanlah program defragmentasi.
Untuk mengoperasikan program Defragmentasi pada Windows dapat
diikuti langkah-langkah berikut :
Bukalah windows explorer, pilih drive mana yang akan anda defrag.
Misalnya C:/
Sorot drive yang anda pilih, lalu tekan/klik bagian kanan mouse
yang anda gunakan.
Pilih properties
Setelah muncul kotak dialog properties tab ke bagian tools
Selanjutnya pilih menu defragment now.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di berikut.
49
Gambar 20. Kotak Dialog Defragment
c. Rangkuman 3
1) Sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini windows 98)
mempunyai tampilan yang sangat bagus (gambar-gambar)
sehingga sangat mudah bagi pengguna (user) untuk
mengoperasikannya. Istilah ini yang kemudian dikenal dengan
user friendly
2) Banyak sekali fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh windows 98
mulai dari fasilitas find file/folder sampai dengan scandisk/disk
defragmen, yang semuanya sangat menguntungkan bagi
pengguna.
d. Tugas 3
1) Pelajarilah uraian materi tentang pengoperasian dan
troubleshooting Sistem Operasi berbasis GUI (MS Windows) ini
dengan baik.
50
2) Buka/jalankan sistem operasi windows, lakukan eksplorasi
(mencoba-coba) berbagai macam menu yang dimiliki nya.
Perhatikan apa yang terjadi pada setiap tombol/menu. Catat halhal
yang anda anggap penting.
3) Buatlah rangkuman dari materi tersebut, diskusikan dengan teman
anda.
e. Test Formatif 3
1) Apa yang dimaksud dengan shourtcut?
2) Suatu saat komputer yang kita operasikan “hang”, tidak dapat
menerima perintah-perintah yang kita berikan. Apa yang harus
dilakukan?
3) Jelaskan tentang fasilitas defrag yang dimiliki oleh sistem operasi
windows!
f. Kunci Jawaban Formatif 3
1) Shourtcut adalah file kecil yang mewakilkan sebuah program, file,
direktori, dokumen atau alamat internet. Dengan melakukan
double klik pada sebuah shourtcut icon, anda akan dibawa
langsung ke object yang di wakilkan oleh shourtcut tersebut.
Shourtcut hanyalah sebuah penunjuk, sehingga menghapus
shourtcut tidak akan menghapus program, file, direktori, dokumen
atau alamat internet yang di wakilkan.
2) Jika komputer hang maka yang dapat dilakukan adalah tekan
tombol ctrl+alt+del secara bersamaan. Setelah muncul kotak
dialog yang berisi daftar pilihan program-program yang dibuka
pilih program yang hang, lalu pilih end task untuk
menutup/mengakhirinya. Tapi jika tidak mau lakukan restart/reset
pada komputer.
51
3) Secara normal, komputer menyimpan data pada hardisk secara
continue. Akan tetapi, pada keadaan tertentu komputer
menyimpan data tersebut secara terpecah-pecah. Dalam keadaan
seperti ini, komputer akan membutuhkan waktu yang lebih lama
untuk membaca data dari hardisk. Untuk menyatukan data yang
terpecah-pecah menjadi data yang continue, gunakan program
defragmentasi.
g. Lembar Kerja 3
Alat dan bahan :
1) Pensil/ball point ........................................... 1 buah
2) Penagpus .................................................... 1 buah
3) Kertas folio.................................................... secukupnya
4) Komputer ...................................................... 1 unit
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1) Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
2) Baca dan pahamilah petunjuk setiap lembar kegiatan belajar.
3) Pastikan komputer dalam keadaan baik dan semua kabel
penghubung terkoneksi dengan baik.
4) Jangan meletakkan benda yang dapat mengeluarkan medan
elektromagnetik di dekat komputer (magnet, handphone, dan
sebagainya).
5) Gunakanlah komputer sesuai fungsinya dengan hati-hati.
6) Setelah selesai, matikan komputer dengan benar.
Lembar Kerja
1) Periksa semua kabel penghubung pada komputer.
52
2) Hidupkan komputer dengan menekan saklar pada komputer,
jangan menghidupkan komputer dengan memasukkan colokan ke
stop kontak ketika saklar dalam keadaan on.
3) Lakukan stand by mode pada komputer anda dengan langkah:
Klik start shut down stand by Ok
4) Cobalah untuk mereset/restart komputer anda.
5) Setelah komputer hidup kembali, jalankan sebuah program
tertentu, melalui :
a. Start program file program tertentu enter, atau
b. Double klik pada shourtcut icon yang ada di desktop.
Lakukan eksplorasi dengan program yang anda buka, dan catat
hal-hal yang anda anggap penting. Setelah dirasa cukup tutup
kembali program tersebut.
6) Carilah file/folder tertentu dengan cara cepat.
7) Lakukan pengubahan (setting) hari, tanggal, dan waktu dari
komputer anda.
8) Lakukan pengubahan pada display anda, baik background, screen
saver, tampilan, maupun setting dari monitor anda. Lakukan
eksplorasi, dan catat hal-hal yang anda anggap penting.
9) Lakukan defrag pada hardisk anda.
10) Operasikan program/fasilitas lain yang belum dilakukan, dan catat
setiap hal penting yang anda temui untuk didiskusikan dengan
teman atau instruktur anda.
11) Jika telah selesai, matikanlah komputer dengan benar.
53
BAB III
EVALUASI
A. PERTANYAAN
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem operasi?
2. Hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi,
sehingga tidak menyebabkan kesalahan/error selama proses
instalasi? Jelaskan secara singkat!
3. Jelaskan syarat minimal dari komputer yang akan di instal
sistem operasi berbasis GUI (dalam hal ini windows 98)!
4. Bagaiamna cara booting DOS dengan disket start up atau CD
bootable? Jelaskan
5. Sebutkan kegiatan/tahapan yang dilaksanakan dalam proses
instalasi sistem operasi windows!
6. Dalam sistem komputer dikenal istilah software driver/adapter.
Apakah yang dengan istilah tersebut? Berikan contohnya!
7. Apa yang dimaksud dengan shortcut dekstop?
8. Installah sistem operasi windows 98 pada sebuah sistem
komputer anda melalui DOS, dengan master/source dalam CDROM!
(Harddisk dianggap kosong, belum ada sistem operasi
apapun).
9. Lanjutkan dengan menginstall driver/adapter untuk VGA dan
sound card komputer tersebut!
10. Lakukan Setting (hari, tanggal, waktu), dan display properties
dari komputer anda!
54
B. KUNCI JAWABAN
1. Sistem operasi adalah sistem yang mengatur kerja seluruh
komponen/perangkat sistem komputer sehingga dapat bekerja
dengan baik, dan sekaligus sebagai penghubung/interface
antara sistem komputer dengan pengguna (user)
2. Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum instalasi agar tidak
menyebabkan kesalahan/error selama proses instalasi adalah:
- menjalankan SCAN DISK untuk mengecek sekaligus
memperbaiki jika ada masalah pada hard disk yang akan
diinstal.
- Jalankan program antivirus untuk menghilangkan virus pada
hard disk
- Non aktifkan semua program antivirus yang berjalan di
komputer, karena dapat mengganggu proses instalasi.
- Tutuplah semua program yang berjalan (running) selama
set-up berlangsung.
3. Komputer yang akan diinstall system operasi windows 98
minimal punya spesifikasi prosesor 486DX atau 66 MHz, RAM
24 Megabytes, dan space hard disk minimal 205 MB – 400 MB
4. Cara melakukan booting dengan disket DOS:
- Restart / reboot komputer anda
- Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol
DEL, yang akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS
- Pilih Advance BIOS
- Jadikan floppy disk sebagai first booting system jika
menggunakan disket
- Jadikan CD-ROM sebagai first booting system jika
menggunakan CD bootable
- Simpan dan keluar dari Set Up BIOS
55
- Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy
disk jika menggunakan disket
- Masukkan CD Bootable ke dalam CD-ROM jika
menggunakan CD
- Booting lagi dari awal
5. Kegiatan yang dilaksanakan selama proses instalasi Sistem
operasi windows 98:
•Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”
•Collecting information about your Computer
•Copying windows 98 files to your computer
•Restrat/Reebooting komputer
•Setting up hardware and finalizing setting
6. Driver adalah pengarah, artinya sebuah software yang perlu
diinstal, yang akan berfungsi sebagai jembatan untuk
komunikasi dengan device tertentu sehingga kerja sistem
operasi bisa maksimal. Contoh : driver untuk VGA card, sound
card. printer, dll
7. Shortcut desktop adalah file kecil yang mewakilkan sebuah
program, file, direktori, dokumen atau alamat internet. Dengan
melakukan double klik pada shortcut tersebut anda akan
dibawa langsung ke object yang di wakilinya. Shortcut hanyalah
sebuah penunjuk, sehingga menghapus shortcut tidak akan
menghapus program, file, direktori, dokumen atau alamat
internet yang di wakilinya.
8. Instalasi sistem operasi windows 98 dilakukan dengan benar.
9. Instalasi driver/adapter untuk VGA dan sound card komputer
tersebut.
10. Setting (hari, tanggal, waktu), dan display properties dilakukan
dengan benar.
56
C. KRITERIA KELULUSAN
Aspek
Skor
(1-10)
Bobot Nilai Keterangan
Kognitif (soal no 1 s/d 7) 4
Cara kerja dan tahapan-tahapan 2
Keberhasilan instalasi 2
Pengoperasian, setting, trouble
shooting
2
Nilai Akhir
Syarat lulus nilai
minimal 70 dan
dan skor setiap
aspek minimal 7
Kategori kelulusan:
70 – 79 : Memenuhi kriteria mininal. Dapat bekerja dengan bimbingan.
80 – 89 : Memenuhi kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.
90 – 100 : Di atas kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.
57
BAB IV
PENUTUP
Demikianlah modul pemelajaran INSTALASI SISTEM OPERASI
BERBASIS Grphical User Interface (GUI) dibahas. Materi yang telah
dibahas dalam modul ini masih sangat sedikit, dan hanya digunakan
sebagai dasar bagi peserta diklat untuk belajar lebih lanjut. Diharapkan
peserta diklat memanfaatkan modul ini sebagai motivasi untuk menguasai
teknik instalasi sistem operasi berbasis GUI lebih jauh, sehingga dapat
menginstal sistem operasi lainya yang berbasis GUI, sesuai dengan yang
dikehendaki.
Setelah menyelesaikan modul ini dan mengerjakan semua tugas serta
evaluasi maka berdasarkan kriteria penilaian, peserta diklat dapat
dinyatakan lulus/ tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka dapat
melanjutkan ke modul berikutnya sesuai dengan alur peta kududukan
modul, sedangkan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta diklat
harus mengulang modul ini dan tidak diperkenankan mengambil modul
selanjutnya.
58
DAFTAR PUSTAKA
Microsoft Windows, Readme for MS windows, Microsoft Corporation,
1999
Microsoft Windows, setup, Microsoft Corporation, 199
Microsoft Windows, tips, Microsoft Corporation, 199
Microsoft Windows, intl, Microsoft Corporation, 199
Primadani, Zaki, Tutorial MS Windows, ilmu komputer,
Http://www.ilmukomputer.com, November 2004
Samik-Ibrahim, Rahmat M. dan Kelompok Kerja IKI-20230 Fasilkom UI,
Kuliah sistem operasi, ilmu komputer.com
http://www.ilmukomputer.com, agustus 2004

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More