BAHASA PEMROGAMAN KOMPUTER

Sejarah Bahasa Pemrograman Komputer Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage pada tahun 1822, komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu tugas tertentu. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman. Bahasa komputer mulanya terdiri dari sejumlah langkah pengkabelan untuk membuat suatu program; hal ini dapat dipahami sebagai suatu rangkaian pengetikan kedalam komputer dan kemudian dijalankan. Pada awalnya, difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan fungsi kalkukasi. Jadi, bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan secara mekanik, selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942, tetapi masih banyak mengadopsi prinsip-prinsip dasar dari Babbage’s engine yang mana diprogram dengan mengeset switch dan perkabelan pada seluruh sistem pada setiap “program” maupun kalkulasi. Tentu saja ini merupakan pekerjaan yang membosankan. Pada 1945, John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari bahasa pemrograman komputer. Yang pertama dikenal sebagai “shared-program technique” (www.softlord.com). Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program. Sebagai gantinya, instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana, hal ini memungkinkan komputer diprogram ulang dengan cepat. Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa pemrograman. Von Neumann menyebutnya sebagai “conditional control transfer” (www.softlord.com). Ide ini berkembang menjadi bentuk subrutin, atau blok kode yang kecil yang dapat panggil berdasarkan aturan tertentu, dari pada suatu himpunan tunggal urutan kronologis yang harus dijalankan oleh komputer. Bagian kedua dari ide tersebut menyatakan bahwa kode komputer harus dapat bercabang berdasarkan pernyataan logika seperti IF (ekspresi) THEN, dan perulangan seperti FOR statement. “Conditional control transfer” mengembangkan ide adanya “libraries,” yang mana merupakan blok kode yang dapat digunakan berulang kali. Pada 1949, setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja, bahasa Short Code dilahirkan (www.byte.com), yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan. Pada 1957, bahasa khusus yang pertama muncul dalam bentuk FORTRAN yang merupakan singkatan dari sistem FORmula TRANslating. Bahasa ini dirancang pada IBM untuk perhitungan scientific. Komponen-komponennya sangat sederhana, dan menyediakan bagi programmer akses tingkat rendah kedalam komputer. Sampai saat ini, bahasa ini terbatas pada hanya terdiri dari perintah IF, DO, dan GOTO, tetapi pada waktu itu, perintah-perintah ini merupakan lompatan besar kearah depan. Type data dasar yang digunakan sampai sekarang ini dimulai dari FORTRAN, hal ini meliputi variabel logika (TRUE atau FALSE), dan bilangan integer, real, serta double-precision. FORTRAN sangat baik dalam menangani angka-angka, tetapi tidak terlalu baik untuk menangani proses input dan output, yang mana merupakan hal yang penting pada komputasi bisnis. Komputasi bisnis mulai tinggal landas pada 1959, dengan dikembangkannya COBOL, yang dirancang dari awal sebagai bahasa untuk para pebisnis. Type data yang ada hanya berupa number dan text string. Hal tersebut juga memungkinkan pengelompokan menjadi array dan record, sehingga data di telusuri dan diorganisasikan dengan lebih baik. Sesuatu hal yang menarik untuk dicatat bahwa suatu program COBOL dibuat menyerupai suatu essay, dengan empat atau lima bagian utama yang membentuk keseluruhan yang tertata dengan baik. Perintah-perintah COBOL sangat menyerupai tata bahasa English, sehingga membuatnya agak mudah dipelajari. Semua ciri-ciri ini dikembangkan agar mudah dipelajari dan mudah diterapkan pada dunia bisnis. Pada 1958, John McCarthy di MIT membuat bahasa LISt Processing (atau LISP), yang dirancang untuk riset Artificial Intelligence (AI). Karena dirancang untuk fungsi spesialisasi yang tinggi, maka tata cara penulisannya jaring kelihatan sebelum ataupun sesudahnya. Sesuatu perbedaan yang paling nyata dari bahasa ini dengan bahasa lain adalah dasar dan type satu-satunya adalah list, yang ditandai dengan suatu urutan item yang dicakup dengan tanda kurung. Program LISP sendirinya dibuat sebagai suatu himpunan dari list, sehingga LISP memiliki kemampuan yang khusus untuk memodifikasi dirinya, dan juga dapat berkembang sendiri. Tata cara penulisan LISP dikenal sebagai “Cambridge Polish,” sebagaimana dia sangat berbeda dari logika Boolean (Wexelblat, 177) : x V y – Cambridge Polish, what was used to describe the LISP program OR(x,y) – parenthesized prefix notation, what was used in the LISP program x OR y – standard Boolean logic LISP masih digunakan sampai sekarang karena spesialiasi yang tinggi dari sifat abstraknya. Bahasa Algol dibuat oleh suatu komite untuk pemakaian scientific pada tahun 1958. Kontribusi utamanya adalah merupakan akar dari tiga bahasa selanjutnya yaitu Pascal, C, C++, dan Java. Dia juga merupakan bahasa pertama dengan suatu tata bahasa formal, yang dikenal sebagai Backus-Naar Form atau BNF (McGraw-Hill Encyclopedia of Science and Technology, 454). Pada Algol telah diterapkan konsep-konsep baru, seperti rekursif pada function, bahasa berikutnya Algol 68, menjadi bahasa yang membosankan dan sulit digunakan (www.byte.com). Hal ini mengarah kepada adopsi terhadap bahasa yang lebih kecil dan kompak seperti Pascal. Pascal dimulai pada tahun 1968 oleh Niklaus Wirth. Tujuan pengembangannya adalah untuk kebutuhan pengajaran. Pada awalnya bahasa ini dikembangkan bukan dengan harapan adopsi pemakaian secara luas. Prinsipnya mereka mengembangkannya untuk alat pengajaran pemrograman yang baik seperti kemampuan debug dan perbaikan sistem dan dukungan kepada mikroprosesor komputer yang digunakan pada institusi pendidikan. Pascal dirancang dengan pendekatan yang sangat teratur (terstruktur), dia mengkombinasikan kemampuan yang terbaik dari bahasa-bahasa saat itu, COBOL, FORTRAN, dan ALGOL. Dalam pengerjaannya banyak perintah-perintah yang tidak teratur dan aneh dihilangkan, sehingga sangat menarik bagi pemakai (Bergin, 100-101). Kombinasi dari kemampuan input/output dan kemampuan matematika yang solid, membuatnya menjadi bahasa yang sukses besar. Pascal juga mengembangkan tipe data “pointer”, suatu fasilitas yang sangat bermanfaat pada bahasa yang mengimplementasikannya. Dia juga menambahkan perintah CASE, yang mana memperbolehkan perintah bercabang seperti suatu pohon pada suatu aturan: CASE expression OF possible-expression-value-1: statements to execute… possible-expression-value-2: statements to execute… END Pascal juga mengembangkan variabel dinamis, dimana variabel dapat dibuat ketika suatu program sedang berjalan, melalui perintah NEW dan DISPOSE. Tetapi Pascal tidak mengimplementasikan suatu array dinamis, atau kelompok dari variabel-variabel, yang mana sangat dibutuhkan, dan merupakan salah satu penyebab kekalahannya (Bergin, 101-102). Wirth kemudian membuat lanjutan dari Pascal, Modula-2, tetapi pada saat itu muncul C yang dengan cepat menjadi mengeser posisi Pascal. C dikembangkan pada tahun 1972 oleh Dennis Richie ketika sedang bekerja pada Bell Labs di New Jersey. Transisi pemakaian dari bahasa umum yang pertama ke bahasa umum sampai hari ini yaitu transisi antara Pascal dan C, C merupakan perkembangan dari B dan BCPL, tetapi agak menyerupai Pascal. Semua fasilitas di Pascal, termasuk perintah CASE tersedia di C. C menggunakan pointer secara luas dan dibangun untuk kecepatan dengan kelemahannya yaitu menjadi sulit untuk dibaca. Tetapi karena dia menghilangkan semua kelemahan yang terdapat di Pascal, sehingga dengan cepat mengambil alih posisi Pascal. Ritchie mengembangan C untuk sistem Unix yang baru pada saat yang bersamaan. Oleh karena ini, C dan Unix saling berkaitan. Unix memberikan C beberapa fasilitas besar seperti variabel dinamis, multitasking, penanganan interrupt, forking, dan strong low-level,input-output. Oleh karena itu, C sangat sering digunakan untuk pemrograman sistem operasi seperti Unix, Windows, MacOS, dan Linux. Pada akhir tahun 1970 dan awal 1980, suatu metode pemrograman yang baru telah dikembangkan. Ha tersebut dikenal sebagai Object Oriented Programming, atau OOP. Object merupakan suatu potongan dari data yang dapat dipaket dan dimanipulasi oleh programmer. Bjarne Stroustroup menyukai metode ini dan mengembangkan lanjutan dari C yang dikenal sebagai “C With Classes.” Kemampuan lanjutan ini dikembangkan menjadi bahasa C++ yang diluncurkan pada tahun 1983. C++ dirancang untuk mengorganisasikan kemampuan dasar dari C dengan OOP, dengan tetap mempertahankan kecepatan dari C dan dapat dijalankan pada komputer yang tipe berlainan. C++ sering kali digunakan dalam simulasi, seperti game. C++ menyediakan cara yang baik untuk memanipulasi ratusan instance dari manusia didalan elevator, atau pasukan yang diisi dengan tipe prajurit yang berbeda. Bahasa ini menjadi pilihan pada mata kuliah AP Computer Science sampai hari ini. Pada awal 1990′s, interaktif TV adalah teknologi masa depan. Sun Microsystems memutuskan bahwa interaktif TV membutuhkan suatu hal yang khusus, yaitu bahasa portable (bahasa yang dapat berjalan pada banyak jenis mesin yang berbeda). Bahasa ini dikenal sebagai Java. Pada tahun 1994, team proyek Java mengubah fokus mereka ke web, yang mana berubah menjadi sesuatu yang menjanjikan setelah interactive TV gagal. Pada tahun berikutnya, Netscape menyetujui pemakaian Java pada internet browser mereka, Navigator. Sampai titik ini, Java menjadi bahasa masa depan dan beberapa perusahaan mengumumkan aplikasi harus ditulis dalam Java. Java mempunyai tujuan yang besar dan merupakan bahasa yang baik menurut buku text, pada kenyataanya “bahasa tersebut tidak”. Dia memiliki masalah yang serius dalam optimasi, dengan arti program yang ditulis dengannya berjalan dengan lambat. Dan Sun telah membuat cacat penerimaan terhadap Java dengan pertikaian politis dengan Microsoft. Tetapi Java telah dinyatakan sebagai bahasa untuk instruksi masa depan dan benar-benar menerapkan object-oriented dan teknik tingkat tinggi seperti kode yang portable dan garbage collection. Visual Basic sering diajari sebagai bahasa pemrograman dasar yang mengacu pada bahasa BASIC yang dikembangkan pada tahun 1964 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. BASIC adalah bahasa yang sangat terbatas dan dirancang untuk orang yang bukan computer science. Perintah-perintah dijalankan secara berurutan, tetapi kendali program dapat berubah berdasarkan IF..THEN, dan GOSUB yang mana menjalankan suatu blok kode dan kembali ketitik semula didalam alur program. Microsoft telah mengembangkan BASIC ke dalam produk Visual Basic (VB). Jantung dari VB adalah form, atau suatu window kosos dimana anda dapat drag dan drop komponen seperti menu, gambarm dan slider bars. Item-item ini dikenal sebagai “widgets.” Widget memiliki properti (seperti warna) dan events (seperti klik dan double klik) dan menjadi pusat dari pengembangan antarmuka dengan pemakai diberbagai bahasa program dewasa ini. VB merupakan program yang banyak digunakan untuk membuat interface sederhana ke produk Microsoft lainnya seperti Excel dan Access tanpa membaca banyak kode, dengannya dapat dimungkinkan untuk dibuat aplikasi yang lengkap. Perl telah sering digambarkan sebagai “duct tape of the Internet,” karena sering digunakan sebagai engine untuk interface web atau pada script untuk memodifikasi file konfigurasi. Dia memiliki fungsi text matching yang sangat baik sehingga membuatnya menjadi hal yang ideal untuk pekerjaan tersebut. Perl dikembangkan oleh Larry Wall pada 1987 karena fasilitas pada sed dan awk pada Unix (digunakan untuk manipulasi text) tidak mencukupi kebutuhannya. Tergantung kepada siapa anda bertanya, Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and Reporting Language atau Pathologically Eclectic Rubbish Lister. Bahasa pemrograman telah berkembangan dari masa kemasa dan tetap dikembangkan dimasa depan. Mereka dimulai dari suatu daftar langkap pengkabelan agar komputer menjalankan tugas tertentu. Langkah-langkah ini berkembang menjadi software dan memiliki kemampuan yang lebih baik. Bahasa umum yang pertama menekankan pada kesederhanaan dan untuk satu tujuan saja, sedangkan bahasa dewasa ini terbagi atas bagaimana mereka diprogram, sehingga mereka dapat digunakan untuk semua tujuan. Dan mungkin bahasa yang akan datang lebih natural dengan penemuan pada quantum dan komputer-komputer biologis. Sumber : Indoprog ‘Algoritma & Pemrograman’ oleh Hendra, S.T.

Bahasa Pemrogaman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Jumat, 15 Oktober 2010

•BAB II Perangkat Keras dan Perangkat Lunak dalam Teknologi Sistem

KHOIRUL ANAM

BAB II
Perangkat Keras dan Perangkat Lunak dalam Teknologi Sistem Informasi
2.1. Siklus Proses Informasi
Data dan informasi, apabila dicari definisinya sangatlah banyak dan tidak dapat ditulis
satu per satu pada pembahasan bab ini. Berikut ini hubungan antara data dan informasi,
dan diharapkan dapat mewakili dari sekian banyaknya definisi mengenai kedua istilah
tersebut.
Data, jika berdiri sendiri tidak akan memberikan arti apa-apa. Apabila data tersebut
diolah dan diinterpretasikan dalam suatu sistem dan metode proses tertentu, akan
memberikan arti dan menjadi sebuah informasi. Misal, data hasil perhitungan jumlah
penduduk. Apabila data tersebut belum diolah, hanyalah sekumpulan angka dan mungkin
untuk orang awam tidak akan dapat dimengerti. Namun, setelah data kependudukan
tersebut dikelompokkan berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan kategori statistik
lainnya, data tersebut telah berubah menjadi informasi. Informasi tersebut dapat berupa
grafik sebaran kependudukan, tabel jumlah penduduk dalam usia tertentu, dan bentuk
lainnya yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menentukan suatu keputusan
yang diperlukan.
Suatu data haruslah berjumlah banyak. Data itu sendiri secara harfiah merupakan kata
jamak dari ‘datum’. Jika data yang didapat banyak dan bervariasi, data tersebut dapat
diolah dan dapat menghasilkan suatu pengetahuan baru yang bermanfaat. Apa jadinya
jika data yang ada hanya 1 item? Data/datum tersebut tidak akan dapat diolah lebih lanjut
dan tidak akan menghasilkan informasi atau pengetahuan baru.
Secara umum, sebagaimana dalam konsep teknologi, alur informasi dapat digambarkan
sebagai berikut (gambar 2.1.):
Gambar 2.1. Alur informasi dan teknologi pada umumnya
Input Proses Output
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 2/21
Apabila kita lihat secara spesifik dalam dunia komputer:
Gambar 2.2. Alur pengolahan data dan informasi dengan penerapan
pada teknologi komputer
Adapun siklus dari proses informasi yang dilakukan terus-menerus (continue), yaitu
setelah dihasilkan output berupa informasi, dengan tetap menjaga dan memberi feedback,
kemudian disesuaikan dengan kondisi saat itu (Adjustment/Adaptation) sehingga proses
dapat terus berlanjut dan menghasilkan keluaran berupa informasi yang tetap up to date.
Gambar 2.3. Siklus informasi kontinyu
Setelah melewati suatu proses, data akan berubah menjadi suatu informasi yang dapat
bermanfaat bagi masyarakat pengguna yang memerlukan.
Contoh kasus, misal pada bidang ilmu Geografi, dikenal istilah Sistem Informasi
Geogrrafis (SIG). untuk memperoleh SIG, tahap-tahapnya sama, yaitu Input _ Proses _
Output. SIG berada pada sisi Output. Berikut ini contoh SIG mengenai informasi sekolah
di suatu daerah di Jawa Barat.
Input Computer Output
Peripheral
Storage
- Monitor
- Printer
- Speaker
- etc
- Keyboard
- Mouse
- Joystick
- etc
- Floppy Disk
- Hard Disk
- Compact Disk
- etc
Input Process Output
Adjustment/Adaptation Feedback
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 3/21
I. Input : Berupa data, dalam kasus ini berupa data survey lapangan. Adapun jenis
datanya dapat berupa:
- Data hasil survey dan pemetaan wilayah Jawa Barat
- Data kependudukan di wilayah Jawa Barat
- Data sebaran sekolah di wilayah Jawa Barat
II. Proses : Data di atas diproses sedemikian rupa dengan menggunakan peralatan yang
dibutuhkan, seperti: 1 unit komputer, program aplikasi pemetaan, dan sistem
basis data. Adapun proses pengolahan data di atas, yaitu: peta hasil survey yang
masih berupa peta hard copy (peta kertas) dijadikan peta digital (softcopy,
disimpan pada media komputer). Begitu pula data kependudukan dan data
sebaran sekolah, dengan teknik tertentu, diinputkan ke dalam sistem komputer.
Dalam SIG, data peta merupakan data spasial, sedangkan yang lainnya data
tekstual.
III. Output : setelah melewati proses pengolahan di atas, data tersebut akan berubah
menjadi suatu informasi yaitu SIG. Dari SIG tersebut dapat menginformasikan
beberapa informasi baru yang diperlukan, misalnya: daerah mana saja yang
memerlukan dana bantuan pendidikan; daerah mana saja yang kekurangan
sekolah (jumlah sekolah tidak sebanding dengan jumlah penduduk); daerah
mana saja yang kekurangan guru; serta informasi-informasi lainnya.
Contoh lain dalam bidang jurnalistik dan internet. Tahap yang dilewati tetap sama, yaitu
Input _ Proses _ Output.
I. Input : Data hasil wawancara yang dilakukan melalui rekaman tape recorder.
II. Proses : Pemindahan data dari kaset yang berisi hasil rekaman wawancara ke media
penyimpanan data komputer, misalnya menggunakan aplikasi perkantoran
(office) Ms. Word. Setelah selesai, data hasil pengetikan tersebut dikonversi ke
format data html yang merupakan format data yang dapat dibaca oleh browser
internet. Setelah data dalam format html, dilakukan upload data ke server yang
terhubung internet dan dapat diakses oleh pengguna internet di luar.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 4/21
III. Output : Informasi yang dapat dibuka lewat browser internet, seperti Netscape atau
Internet Explorer. Misal, dengan hanya mengetikkan situs berita www.detik.com
pada kolom address di browser, maka data wawancara tersebut sudah menjadi
suatu informasi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat.
Dengan demikian, dengan adanya SIG ataupun internet sebagai suatu teknologi sistem
informasi, dapat ditanggulangi lebih cepat dalam penanganan suatu masalah. Misalnya
contoh kasus di atas, masalah pendidikan di Jawa Barat dapat ditanggulangi lebih rapi
dan terencana, begitu pula informasi wawancara seorang presiden yang dilakukan pagi
hari, tidak sampai 1 jam kemudian sudah dapat diketahuui oleh masyarakat seluruh dunia
lewat internet. Disinilah pentingnya data, semakin lengkap data, maka informasi yang
disampaikan akan semakin akurat.
Latihan 2.1:
1. Apa definisi dari teknologi informasi? Bagaimana perkembangan dan hambatan
dalam mendidik manusia Indonesia melalui teknologi informasi?
2. Jelaskan tiga tahap dasar siklus pengolahan data, dan apa fungsi masing-masingnya?
3. Jelaskan secara singkat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta
dampaknya pada proses pembelajaran?
4. Apa definisi dari internet dan electronic mail (email)?
5. Berikan contoh mengenai pengolahan data menjadi informasi, dengan tahapan
Input _ Proses _ Output !
2.2. Mengidentifikasi Perangkat Keras Komputer
Membahas mengenai teknologi sistem informasi, berarti identik dengan teknologi
komputer. Pada sistem komputer, terbagi menjadi dua perangkat utama, yaitu perangkat
keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Pada sub-bab ini akan dijelaskan secara
garis besar mengenai perangkat keras komputer.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 5/21
Komponen utama perangkat keras pada suatu PC (personal computer) yang stand alone
(berdiri sendiri, tidak terhubung dengan jaringan atau internet), dapat dibagi ke dalam
beberapa kelompok, antara lain:
a. Otak Komputer
Microprocessor atau CPU (Central Processing Unit), atau biasa disebut processor saja,
merupakan komponen yang terdiri dari integrated circuit (IC) tunggal dan komponen
elektrik lainnya yang disematkan ke dalam silikon kecil. Sekarang ini, kebanyakan orang
memakai istilah CPU itu merupakan kesatuan komponen yang ada dalam casing (tempat
komponen yang berbentuk kotak/box), padahal CPU hanyalah merupakan chip processor
saja. Processor ini selalu terdapat pada tiap PC sebagai komponen utama dalam
melakukan proses pengolahan data komputer (sebagai otak komputer). Processor/CPU
dan perangkat lainnya yang dirakit ditempatkan dalam sebuah casing membentuk suatu
unit sistem. Dalam istilah komputer, unit sistem merupakan sistem komputer lengkap.
Bentuk dari unit sistem bervariasi, mengikuti bentuk casing yang dipakai, ada yang
berdiri (tower), dan ada pula yang desktop (diletakkan secara horisontal).
Gambar 2.4. Processor dengan penampakan dari atas dan bawah
Gambar 2.5. Processor setelah dipasang pada motherboard, dipasang pula kipas di atasnya
untuk menjaga kestabilan suhu processor. Di sampingnya casing sebagai
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 6/21
tempat komponen unit sistem.
CPU saat ini memiliki kemampuan untuk mengeksekusi perintah dalam satuan Mega atau
Giga per satuan frekuensi atau instruksi per detik (MHz/GHz). Semakin besar satuan
tersebut, semakin cepat CPU tersebut mengeksekusi program yang sedang berjalan.
Penamaan komputer pun banyak yang berdasarkan model chip CPU yang digunakan,
seperti 486, Pentium, Pentium MMX, Pentium Pro, Pentium II, III, IV, dan seterusnya.
Model chip Pentium dibuat oleh perusahaan yang bernama Intel. Ada pula perusahaan
lain seperti Cyrix dan AMD. Cyrix memberi nama CPU seperti 6x86 yang setara dengan
Pentium, 6x86MX setara dengan Pentium MMX, dan seterusnya. AMD memberi nama
produk CPU-nya dengan awalan huruf K, seperti AMDK5, AMDK6, dan seterusnya.
b. Media Penyimpanan (Storage)
Selain membutuhkan CPU untuk melakukan proses pengolahan data dan instruksi,
komputer juga membutuhkan adanya tempat untuk menyimpan program. Media
penyimpanan ini digunakan untuk menyimpan program-program yang dibutuhkan oleh
sistem komputer dan pengguna termasuk data yang telah dibuat. Media penyimpanan
pada komputer biasa menggunakan istilah disk. Secara harfiah, disk memiliki arti
piringan/cakram. Begitupun disk dalam komputer dibuat seperti piringan/cakram. Berikut
ini beberapa contoh media penyimpanan komputer:
1) Harddisk
Saat ini, harddisk merupakan media peyimpanan utama pada komputer, karena memiliki
kapasitas yang sangat besar sehingga dapat menyimpan semua program yang dibutuhkan
serta data yang telah dibuat. Dari luar, harddisk berbentuk seperti kotak, sebenarnya, di
dalam kotak tersebut tersimpan piringan tipis berbentuk lingkaran. Ukuran harddisk
bermacam-macam, dengan satuan byte. Mulai dari ukuran puluhan Mb (Megabytes)
sampai ada yang berukuran puluhan Gb (Gigabytes). Dan mungkin di masa yang akan
datang harddisk akan terus berkembang ke ukuran yang lebih besar lagi.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 7/21
Gambar 2.6. Harddisk, dalam keadaan tertutup rapat dan terbuka sehingga tampak
piringan (disk) sebagai komponen utamanya
2) Floppy Disk
Floppy disk (atau biasa disebut disket) meyimpan data dengan kapasitas yang jauh lebih
sedikit dibanding harddisk. Begitupula kecepatan proses penyimpanan dan
pembacaannya yang lebih lambat. Floppy disk dipakai untuk mengambil dan
memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya secara mudah. Floppy disk
memiliki tempat (media untuk melakukan penulisan dan pembacaan) pada komputer
yang disebut floppy disk drive. Ukuran kapasitas penyimpanan floppy disk yang banyak
digunakan saat ini sebesar 1,44 Mb.
Gambar 2.7. Floppy disk sebagai media simpan
3) CD (Compact Disk)
Media penyimpanan CD ada yang hanya membaca dan mengakses saja (CD-ROM), ada
pula yang dapat menulis data pada CD tersebut (CD-R dan CD-RW). CD-ROM
(Compact Disk – Read Only Memory) sifatnya hanya dapat diakses atau dibaca (read
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 8/21
only) dan tidak dapat merubah dan memanipulasi data yang ada pada CD tersebut, tidak
seperti harddisk atau floppy disk. CD-R (Compact Disk - Recordable) dapat dilakukan
penulisan (record atau merekam), misal untuk mengamankan data dapat disimpan pada
CD-R ini. CD-RW (Compact Disk - ReWritable) selain menulis data, juga dapat merubah
atau menghapus data yang ada pada CD tersebut. Kapasitas penyimpanan CD antara 600-
800 Mb. Kira-kira 300 x kapasitas floppy disk. Untuk dapat mengakses dan membaca
CD, diperlukan CD-ROM drive. Sedangkan jika akan menuliskan/menyimpan data pada
CD-R harus memiliki CD Writer.
Gambar 2.8. CD dan CD Drive. Baik CD-ROM, CD-R, maupun CD-RW memiliki bentuk yang sama. Begitupun CD
Drive dan CD-Writer.
4) Flash Disk
Flash disk merupakan teknologi baru penyimpanan data pada komputer. Dengan
kapasitas penyimpanan yang beragam dan relatif cukup besar (64 Mb, 128 Mb, 256Mb, 1
Gb, dan seterusnya), media penyimpanan flash disk/flash drive sangat mudah dan
sederhana untuk digunakan. Dengan hanya memiliki port USB pada unit sistem
komputer, menggunakan flash disk tinggal colok dan cabut saja dari port tersebut.
Biasanya komputer sekarang sudah memiliki port USB secara built-in.
Gambar 2.9. Flash disk, dengan berbagai macam dan bentuk
c. Memori
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 9/21
Sebelum CPU memroses program dari media penyimpanan, program tersebut dimuatkan
terlebih dahulu pada memori. Semakin besar kapasitas baca memori, semakin tinggi pula
proses yang dilakukan. Memori yang ada pada komputer terdapat pada motherboard
(berupa chip yang permanen, dan kepingan yang dapat diganti/di-upgrade), dan ada juga
yang terdapat pada processor. Memori komputer yang banyak diubah dan dimodifikasi
pada motherboard ialah RAM. Pada pembahasan ini akan dibahas mengenai memori
khususnya RAM.
Gambar 2.10. Satu keping RAM dan cara memasangkannya pada motherboard
RAM (Random Access Memory) merupakan komponen yang membantu processor saat
suatu aplikasi sedang berjalan/beroperasi. Semakin banyak aplikasi yang beroperasi,
makin berat beban yang dilakukan memori ini. RAM banyak dijual dalam bentuk
kepingan utuh yang berisikan sekumpulan IC (Integrated Circuit) yang terpisah. Satuan
besaran dari memori ialah byte atau karena sangat besar memakai satuan megabyte.
Misal, memori yang banyak digunakan saat ini memiliki kapasitas 32 Mb, 64 Mb, 128
Mb, 256 Mb, dan seterusnya.
Gambar 2.11. Alur pemindahan data/program yang dipanggil/dieksekusi oleh CPU dari media penyimpanan
d. Komponen Unit Sistem
Menjelaskan komponen selain CPU, RAM, dan storage (disk) yang sangat berperan
beroperasinya sebuah komputer. Adapun komponen tersebut antara lain: motherboard,
chip pendukung, power supply, expansion board, VGA card, sound card, modem, LAN
card, dan port.
Harddisk
(menyimpan
data/program)
Memori/RAM
(memuat sementara
program yang dipanggil)
CPU/Processor
(eksekusi program
yang dijalankan)
Pemindahan data
secara mekanis
Pemindahan data
secara elektronis
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 10/21
1) Motherboard/mainboard
Tempat bersemayamnya komponen hardware komputer, seperti processor, VGA card,
sound card, RAM, chip, port tempat tersambungnya periferal, dan komponen pendukung
lainnya.
Gambar 2.12. Motherboard yang masih kosong
2) Chip Pendukung
Motherboard terdiri atas berbagai jenis chip, yang berfungsi membantu tugas dari CPU,
diantaranya: clock chip, yang mengatur waktu sistem hardware; chip ROM berisi fungsi
khusus untuk membantu tugas dari sistem operasi; chip math processor membantu CPU
dalam mengerjakan operasi matematika, dan chip lainnya.
3) Power Supply
Komponen yang bertugas memasok listrik ke motherboard. Power supply itu sendiri
mendapatkan aliran listriknya dari sumber listrik. Switch on/off (saklar) power supply
biasanya terletak pada bagian depan casing. Power supply memiliki sebuah kipas
pendingin yang berfungsi untuk menjaga agar tidak terjadi panas yang berlebihan
meskipun komputer digunakan dalam waktu yang cukup lama.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 11/21
Gambar 2.13. Tampilan unit sistem desktop
4) Expansion Board
Biasanya pada motherboard terpasang papan sirkuit tambahan yang disebut dengan
expansion board, karena berbentuk slot kadang disebut juga expansion slot. Keberadaan
komponen ini untuk keperluan I/O (input dan output) seperti display monitor (VGA card)
atau kartu suara (sound card) agar dapat berhubungan dengan CPU. Beberapa jenis slot
ini antara lain: slot AGP, PCI, ISA, dan EISA.
5) VGA Card
Papan sirkuit yang berisi chip yang berfungsi untuk mengubah data hasil pengolahan
pada komputer menjadi suatu format data yang dapat ditangkap dan ditampilkan lewat
layar monitor.
6) Sound Card
Papan yang berisi chip yang berfungsi untuk menghasilkan energi suara, kemudian lewat
media sound system seperti speaker, suara tersebut dapat diperdengarkan.
7) Modem
Komponen untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya (modem =
modulasi dan demodulasi) lewat internet. Untuk komputer yang stand alone komponen
ini tidak diperlukan.
8) LAN Card
Power Supply
Expansion Slot
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 12/21
Komponen yang berperan sebagai perantara untuk menghubungkan satu komputer
dengan komputer lain dalam jaringan lokal (LAN = Local Area Network). Antara LAN
card komputer satu dengan LAN card komputer lainnya dihubungkan dengan bantuan
kabel jaringan.
9) Port
Port merupakan bagian dari socket yang berada di belakang pada unit sistem. Port
berfungsi menghubungkan unit sistem dengan periferal, seperti: mouse, keyboard,
monitor, printer, flash disk, dan sebagainya.
e. Input dan Output
Ialah perangkat komunikasi yang merupakan bagian dari sistem komputer selain unit
sistem. Perangkat ini yang menjembatani antara unit sistem pada komputer dengan
pengguna.
1) Media Input
Merupakan media komunikasi pada komputer untuk mengirimkan instruksi, data, dan
informasi yang akan diproses oleh CPU. Berikut ini beberapa contoh media input.
a) Keyboard
Perangkat input yang kerap digunakan sebuah PC ialah keyboard. Alat ini berfungsi
sebagai perantara komunikasi antara pengguna komputer dengan sistem komputer dengan
cara mengetikkan tombol keyboard berupa teks dan perintah-perintah seperti ‘Enter’
untuk dijalankan komputer.
Gambar 2.14. Keyboard sebagai media input ketik
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 13/21
b) Mouse
Mouse merupakan perangkat penunjuk (pointing device) yang memungkinkan pengguna
untuk langsung menunjuk objek yang dapat dilihat pada layar monitor komputer. Mouse
dijalankan dengan menekan tombol mouse pada objek yang sudah dipilih. Menekan
mouse dikenal dengan nama ‘klik’ untuk sekali tekan, dan ‘double klik’ (klik ganda)
untuk dua kali tekan. Mouse diambil dari kata yang artinya ‘tikus’, dan memang
perangkat ini sedikit-banyak memiliki bentuk yang mirip dengan tikus.
Gambar 2.15. Mouse, sebagai pointing device yang memiliki bentuk seperti nama asli “pemilik”-nya
c) Scanner
Scanner digunakan untuk menyalin dan mengambil data apa saja, mulai teks, gambar,
foto, bahkan dengan perkembangan teknologi, misal teknologi kedokteran, manusia pun
dapat di-scan untuk diketahui penyakit apa saja yang diidapnya.
Gambar 2.16. Scanner untuk ukuran kertas dan ukuran manusia
d) Joystick
Joystick, perangkat input yang banyak digunakan untuk keperluan game. Dengan
joystick, bermain game pada komputer akan terasa lebih asyik dan real.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 14/21
Gambar 2.17. Joystick, media input para gamers
e) Kamera Digital
Dengan kamera digital pengguna dapat mengambil gambar secara langsung dalam bentuk
digital dengan format yang dapat dibaca oleh komputer. Misal, saat melakukan chatting
(komunikasi berbasis teks antar dua atau lebih pengguna lewat jaringan komputer atau
internet), pengguna dapat langsung melihat lawan bicaranya yang menggunakan kamera
digital pada layar monitor.
Gambar 2.18. Webcam, kamera digital yang banyak digunakan untuk
input gambar dari objek nyata
2). Media Output
Merupakan media komunikasi pada komputer untuk menampilkan data dan informasi
yang diminta oleh pengguna dan telah diproses oleh CPU. Berikut ini beberapa contoh
media output yang banyak digunakan.
a) Display Screen/Layar Monitor
Menampilkan hasil dari proses yang dilakukan oleh CPU secara langsung sehingga
pemakai komputer dapat mengetahui apa saja output dari komputer ini. Misalkan pada
keyboard pengguna menekan spacebar (input). Pada layar monitor kursor akan bergeser
sebanyak pengguna tersebut menekan spacebar. Bergesernya kursor pada layar monitor
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 15/21
merupakan hasil (output) dari proses yang dikerjakan CPU sesuai dengan permintaan
pengguna tadi. Nama lain dari monitor yang banyak dipakai, yaitu: VDT (Video Display
Terminal), dan CRT (Cathode Ray Tube).
Gambar 2.19. Dua jenis monitor, tabung dan LCD
b) Printer
Media output yang berfungsi untuk mencetak objek dari data digital komputer (softcopy)
ke data analog (hardcopy), misal dicetak pada kertas. Printer banyak digunakan untuk
mencetak data teks seperti laporan kuliah, dan dapat pula digunakan untuk mencetak
gambar. Ukuan kertas yang dapat dipakai pada printer bermacam-macam, seperti ukuran
folio, A4 sampai A0, tergantung setting yang tersedia pada printer yang digunakan.
Gambar 2.20. Printer dengan berbagai bentuk dan ukuran
c) Plotter
Media cetak sebagaimana printer, namun memiliki ukuran yang relatif lebih besar serta
kegunaannya pun optimum untuk objek gambar (image), seperti mencetak peta, dan
gambar reklame. Plotter mencetak gambar lebih halus (smooth) dibanding printer, dan
harganya pun relatif lebih mahal. Oleh karena itu, dalam memilih media cetak
disesuaikan dengan kebutuhan, apakah harus menggunakan plotter, atau cukup dengan
memakai printer saja.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 16/21
Gambar 2.21. Plotter, optimum untuk mencetak objek berupa gambar (image)
d) Speaker
Media yang berfungsi memberikan output berupa suara/bunyi. Terdengarnya suara lagu,
efek suara saat program dijalankan, film, dan sebagainya merupakan hasil dari keluaran
media ini. Dengan adanya sound system, akan melengkapi indahnya menggunakan
komputer, karena sambil bekerja di depan komputer tanpa beranjak dari tempat duduk
sudah dapat langsung menikmati hiburan yang tersedia.
Gambar 2.22. Speaker, dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi
Latihan 2.2.
1. Tuliskan nama-nama merk untuk: Monitor, Keyboard, Mouse, Sound card, VGA
card, Processor, Casing, CD-ROM, CD-RW, Speaker, Printer. Kumpulkan namanama
merk tersebut sebanyak-banyaknya.
2. Komponen hardware apa saja yang berpengaruh besar pada kecepatan proses kerja
komputer?
3. Apa perbedaan yang mendasar antara printer dengan plotter
4. Jelaskan pengertian berikut pada sistem komputer :
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 17/21
a. Hardware (perangkat keras)
b. Software (perangkat lunak)
5. Satuan kapasitas memori komputer :
a. 1 Kb (kilobyte) = ……….…….byte
b. 1 Mb (megabyte) = ……………..Kb
c. 1 Gb (gigabyte) = ……………..Mb
d. 1 Gb (gigabyte) = ……………..byte
6. Apa definisi komputer?, dan kenapa teknologi informasi selalu berhubungkan
dengan komputer?
7. Sekarang kita hidup di dalam dunia yang sedang mengalami proses revolusi
penerapan dari teknologi komputer yang disebut dengan komputerisasi. Tampaknya
komputerisasi telah menjamah di segala bidang. Coba anda jelaskan penerapan
komputer dalam bidang teknologi, perbankan dan kedokteran (kesehatan)?
2.3. Pengenalan Perangkat Lunak (software)
Pada sub-bab ini akan dibahas mengenai pengenalan software, system software dan
application software. Software, atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut perangkat
lunak, komputer program, atau program saja, ialah sekumpulan kode yang dirangkai
menjadi instruksi tertentu kemudian dieksekusi oleh komputer. Dalam komputer,
software terbagi menjadi 2 bagian utama, system software dan application software.
System software ialah software yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan dan
pengoperasian application software. OS merupakan salah satu contoh system software.
Penjelasan mengenai OS sebagai system software ini lebih rincinya dibahas pada Bab IV.
Sedangkan application software, atau program aplikasi, atau singkatnya disebut juga
aplikasi, merupakan program yang dibangun berisikan fungsi atau metode spesifik yang
digunakan langsung oleh user, misalnya aplikasi perkantoran (office), aplikasi akunting,
AutoCad, dan lain-lain. Program aplikasi ini digunakan oleh user untuk melakukan
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 18/21
pengolahan data sesuai kebutuhan, seperti kebutuhan pengetikan, maka digunakan
program aplikasi perkantoran Microsoft Word (Windows) atau Open Office.org (Linux).
Hasil dari pengolahan data tersebut menghasilkan sebuah data berupa file dengan format
dan ekstensi tertentu. Data yang dihasilkan dari tiap jenis aplikasi yang berbeda akan
menghasilkan format data yang berbeda pula. Namun, sebagai pengguna, dalam
mengenali format file cukup dengan membedakan dari penamaan ekstensi file. Ekstensi
file itu sendiri merupakan nama belakang dari suatu file yang dipisahkan dengan titik.
Lebih jelasnya dibahas pada Bab 4.
Dengan demikian, biasanya para pemakai komputer akan mengelola sistem file pada
folder sesuai dengan pengelompokkan: system software, application software, dan data.
Contoh kasus pada komputer dengan OS Microsoft Windows, system software disimpan
pada folder dengan nama ‘Windows’, application software disimpan pada folder
‘Program File’, dan data kerja disimpan pada folder ‘My Document’.
Latihan 2.3.
1. Kelompokkanlah file/folder yang ada pada komputer anda menurut jenis
kelompok system software, application program, dan data!
2. Anda di kantor, di rumah atau di sekolah mempunyai komputer, menggunakan
software dan hardware apa saja, jelaskan secara lengkap fungsi masingmasingnya.
Kunci Jawaban:
Latihan 2.1
1. Begitu banyak definisi dari teknologi informasi (IT), salah satunya adalah sebagai
berikut. IT ialah teknologi yang berhubungan dengan komputer serta segala sesuatu
yang terlibat di dalamnya, seperti software dan hardware, termasuk perkembangan
dari teknologi komputer tersebut, seperti internet, telepon genggam (handphone), dan
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 19/21
sebagainya. Dengan berkembangnya IT, proses transfer informasi dari satu tempat ke
tempat lainnya menjadi lebih mudah dan cepat.
2. Input --> Proses --> Output
Input: kegiatan pengumpulan data mentah, seperti hasil pengukuran, survey, dll
Proses: mengolah data tersebut dengan metode dan teknologi tertentu, seperti
menggunakan metode perhitungan statistik dan menggunakan program aplikasi
statistika untuk mempercepat proses perhitungan
Output: hasil dari pengolahan data tadi, berupa informasi yang bermanfaat
3. Teknologi komputer, baik software maupun hardware, berkembang sangat pesat.
Perkembangan teknologi ini tidak mengenal adanya batasan wilayah sehingga
dampaknya sangat global, dan inilah yang disebut era globalisasi. Semua yang ada di
muka bumi ini menjadi satu tanpa ada pembatas. Begitu pula informasi yang ada
semakin mudah didapat, baik itu informasi positif yang bermanfaat maupun informasi
negatif yang justru memadharatkan. Tinggal masyarakatlah yang harus pintar
memilih informasi mana yang dicari. Proses pembelajaran diharapkan lebih cepat
tersampaikan tidak hanya dalam kegiatan tatap muka di kelas, namun lewat media
komputer dan internet pun cukup efektif untuk dilakukan.
4. Internet: jaringan komputer yang sangat luas dan tersebar di seluruh penjuru dunia,
dapat mentransfer informasi dari satu komputer ke komputer lainnya dengan
menggunakan sistem protokol tertentu. email: pesan (seperti surat atau dokumen)
yang dikirimkan lewat komputer satu ke komputer lainnya yang terhubung jaringan
atau internet.
5. Contoh pengolahan data menjadi informasi:
Input : Data nilai ulangan/ujian murid sekolah A.
Proses : Pengelompokkan jenis pelajaran/bidang studi dan sebaran nilai yang
didapat tiap siswa pada sekolah A.
Output : Sistem informasi daya tangkap siswa terhadap pembelajaran tiap bidang
studi di sekolah A.
Dan masih banyak contoh lain yang bisa diuraikan.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 20/21
Latihan 2.2
1. Monitor : LG, Samsung, Next, GTC, Viewsonic, Dell, dan sebagainya
Keyboard : Logitech, Harma, Platinum, Grand….
Mouse : Logitech, Nexus, Genius, Speed…
Sound card : Yamaha, Opti, Creative…
VGA card : S3 Trio, SIS, Voodoo, Trident…
Processor : Intel, IBM, Cyric…
Casing : Simbadda…
CD-ROM : Asus, Teac, Pioneer, Acer…
CD-RW : Yamaha, Mitsubishi, Benq…
Speaker : Altec Lansing, Simbadda…
Printer : Canon, HP, Epson…
Catatan: macam-macam merk periferal dapat dilihat pula pada saat instalasi driver
periferal yang bersangkutan pada Windows.
2. CPU/Processor, Harddisk, dan memori (RAM)
3. Plotter akan lebih optimal jika digunakan untuk mencetak objek gambar,
sedangkan untuk mencetak teks cukup menggunakan printer. Selain itu,
perbedaan lain: ukuran dan harga.
4. Hardware: perangkat/komponen komputer yang tampak dan dapat disentuh,
seperti chip, processor, kabel, keyboard
Software: perangkat komputer berupa program dan dapat diinstalisasi pada
komputer kemudian dieksekusi untuk selanjutnya digunakan oleh pengguna
5. a. 1 Kb (kilobyte) = 1024 byte
b. 1 Mb (megabyte) = 1024 Kb
c. 1 Gb (gigabyte) = 1024 Mb
d. 1 Gb (gigabyte) = 1024 x 1024 x 1024 byte
6. Komputer: perangkat elektronik yang berfungsi untuk melakukan pengolahan dan
perhitungan (store, process, retrieve data) data menjadi informasi secara digital.
IT selalu berhubungan dengan komputer karena saat ini alat yang paling efektif
untuk melakukan proses pengolahan informasi ialah teknologi komputer.
Budi Setyono, SMA Negeri 1 Sewon Halaman 21/21
7. Perbankan, contoh: ATM, dan sms mobile banking.
Kedokteran, contoh: Ultrasonografi, dan proses scanning pada tubuh manusia, alat
pengukur tensi darah (tekanan darah) digital.
Latihan 2.3
1. Tiap komputer akan menghasilkan jawaban nama-nama file yang berbeda-beda.
Contoh jawaban:
System Software: folder Windows (termasuk file-file yang ada didalamnya)
Application Program: folder Program Files, yang didalamnya terdapat folder program
aplikasi berikut: folder Adobe, folder Arcade, folder MySQL, folder mIRC,
folder Office (termasuk file yang ada pada masing-masing folder program
aplikasi tersebut).
Data: pada folder My Documents, terdiri dari file data: bukuPedoman.pdf (file yang
dapat dikenali oleh program aplikasi Adobe Acrobat Reader),
KasihTakSampai.mp3 (dapat dikenali oleh aplikasi winAmp), sunset.jpg
(dibaca oleh ACDSee), bab1.doc (file Microsoft Word).
2. Tiap komputer akan menghasilkan jawaban yang berbeda-beda pula. Contoh
jawaban:
a. Software: Windows98 (sistem operasi), Microsoft Office (program aplikasi
perkantoran), Adobe Photoshop (program aplikasi manipulasi grafis)
b. Hardware: Processor Pentium III 866 MHz, Harddisk 20Gb, RAM 128 Mb, VGA
Card S3 Trio 16 Mb, Sound card creative 32 bit, motherboard Asus, serta periferal
lainnya: monitor, keyboard, mouse, speaker, casing mini tower.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More