BAHASA PEMROGAMAN KOMPUTER

Sejarah Bahasa Pemrograman Komputer Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage pada tahun 1822, komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu tugas tertentu. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman. Bahasa komputer mulanya terdiri dari sejumlah langkah pengkabelan untuk membuat suatu program; hal ini dapat dipahami sebagai suatu rangkaian pengetikan kedalam komputer dan kemudian dijalankan. Pada awalnya, difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan fungsi kalkukasi. Jadi, bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan secara mekanik, selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942, tetapi masih banyak mengadopsi prinsip-prinsip dasar dari Babbage’s engine yang mana diprogram dengan mengeset switch dan perkabelan pada seluruh sistem pada setiap “program” maupun kalkulasi. Tentu saja ini merupakan pekerjaan yang membosankan. Pada 1945, John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari bahasa pemrograman komputer. Yang pertama dikenal sebagai “shared-program technique” (www.softlord.com). Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program. Sebagai gantinya, instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana, hal ini memungkinkan komputer diprogram ulang dengan cepat. Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa pemrograman. Von Neumann menyebutnya sebagai “conditional control transfer” (www.softlord.com). Ide ini berkembang menjadi bentuk subrutin, atau blok kode yang kecil yang dapat panggil berdasarkan aturan tertentu, dari pada suatu himpunan tunggal urutan kronologis yang harus dijalankan oleh komputer. Bagian kedua dari ide tersebut menyatakan bahwa kode komputer harus dapat bercabang berdasarkan pernyataan logika seperti IF (ekspresi) THEN, dan perulangan seperti FOR statement. “Conditional control transfer” mengembangkan ide adanya “libraries,” yang mana merupakan blok kode yang dapat digunakan berulang kali. Pada 1949, setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja, bahasa Short Code dilahirkan (www.byte.com), yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan. Pada 1957, bahasa khusus yang pertama muncul dalam bentuk FORTRAN yang merupakan singkatan dari sistem FORmula TRANslating. Bahasa ini dirancang pada IBM untuk perhitungan scientific. Komponen-komponennya sangat sederhana, dan menyediakan bagi programmer akses tingkat rendah kedalam komputer. Sampai saat ini, bahasa ini terbatas pada hanya terdiri dari perintah IF, DO, dan GOTO, tetapi pada waktu itu, perintah-perintah ini merupakan lompatan besar kearah depan. Type data dasar yang digunakan sampai sekarang ini dimulai dari FORTRAN, hal ini meliputi variabel logika (TRUE atau FALSE), dan bilangan integer, real, serta double-precision. FORTRAN sangat baik dalam menangani angka-angka, tetapi tidak terlalu baik untuk menangani proses input dan output, yang mana merupakan hal yang penting pada komputasi bisnis. Komputasi bisnis mulai tinggal landas pada 1959, dengan dikembangkannya COBOL, yang dirancang dari awal sebagai bahasa untuk para pebisnis. Type data yang ada hanya berupa number dan text string. Hal tersebut juga memungkinkan pengelompokan menjadi array dan record, sehingga data di telusuri dan diorganisasikan dengan lebih baik. Sesuatu hal yang menarik untuk dicatat bahwa suatu program COBOL dibuat menyerupai suatu essay, dengan empat atau lima bagian utama yang membentuk keseluruhan yang tertata dengan baik. Perintah-perintah COBOL sangat menyerupai tata bahasa English, sehingga membuatnya agak mudah dipelajari. Semua ciri-ciri ini dikembangkan agar mudah dipelajari dan mudah diterapkan pada dunia bisnis. Pada 1958, John McCarthy di MIT membuat bahasa LISt Processing (atau LISP), yang dirancang untuk riset Artificial Intelligence (AI). Karena dirancang untuk fungsi spesialisasi yang tinggi, maka tata cara penulisannya jaring kelihatan sebelum ataupun sesudahnya. Sesuatu perbedaan yang paling nyata dari bahasa ini dengan bahasa lain adalah dasar dan type satu-satunya adalah list, yang ditandai dengan suatu urutan item yang dicakup dengan tanda kurung. Program LISP sendirinya dibuat sebagai suatu himpunan dari list, sehingga LISP memiliki kemampuan yang khusus untuk memodifikasi dirinya, dan juga dapat berkembang sendiri. Tata cara penulisan LISP dikenal sebagai “Cambridge Polish,” sebagaimana dia sangat berbeda dari logika Boolean (Wexelblat, 177) : x V y – Cambridge Polish, what was used to describe the LISP program OR(x,y) – parenthesized prefix notation, what was used in the LISP program x OR y – standard Boolean logic LISP masih digunakan sampai sekarang karena spesialiasi yang tinggi dari sifat abstraknya. Bahasa Algol dibuat oleh suatu komite untuk pemakaian scientific pada tahun 1958. Kontribusi utamanya adalah merupakan akar dari tiga bahasa selanjutnya yaitu Pascal, C, C++, dan Java. Dia juga merupakan bahasa pertama dengan suatu tata bahasa formal, yang dikenal sebagai Backus-Naar Form atau BNF (McGraw-Hill Encyclopedia of Science and Technology, 454). Pada Algol telah diterapkan konsep-konsep baru, seperti rekursif pada function, bahasa berikutnya Algol 68, menjadi bahasa yang membosankan dan sulit digunakan (www.byte.com). Hal ini mengarah kepada adopsi terhadap bahasa yang lebih kecil dan kompak seperti Pascal. Pascal dimulai pada tahun 1968 oleh Niklaus Wirth. Tujuan pengembangannya adalah untuk kebutuhan pengajaran. Pada awalnya bahasa ini dikembangkan bukan dengan harapan adopsi pemakaian secara luas. Prinsipnya mereka mengembangkannya untuk alat pengajaran pemrograman yang baik seperti kemampuan debug dan perbaikan sistem dan dukungan kepada mikroprosesor komputer yang digunakan pada institusi pendidikan. Pascal dirancang dengan pendekatan yang sangat teratur (terstruktur), dia mengkombinasikan kemampuan yang terbaik dari bahasa-bahasa saat itu, COBOL, FORTRAN, dan ALGOL. Dalam pengerjaannya banyak perintah-perintah yang tidak teratur dan aneh dihilangkan, sehingga sangat menarik bagi pemakai (Bergin, 100-101). Kombinasi dari kemampuan input/output dan kemampuan matematika yang solid, membuatnya menjadi bahasa yang sukses besar. Pascal juga mengembangkan tipe data “pointer”, suatu fasilitas yang sangat bermanfaat pada bahasa yang mengimplementasikannya. Dia juga menambahkan perintah CASE, yang mana memperbolehkan perintah bercabang seperti suatu pohon pada suatu aturan: CASE expression OF possible-expression-value-1: statements to execute… possible-expression-value-2: statements to execute… END Pascal juga mengembangkan variabel dinamis, dimana variabel dapat dibuat ketika suatu program sedang berjalan, melalui perintah NEW dan DISPOSE. Tetapi Pascal tidak mengimplementasikan suatu array dinamis, atau kelompok dari variabel-variabel, yang mana sangat dibutuhkan, dan merupakan salah satu penyebab kekalahannya (Bergin, 101-102). Wirth kemudian membuat lanjutan dari Pascal, Modula-2, tetapi pada saat itu muncul C yang dengan cepat menjadi mengeser posisi Pascal. C dikembangkan pada tahun 1972 oleh Dennis Richie ketika sedang bekerja pada Bell Labs di New Jersey. Transisi pemakaian dari bahasa umum yang pertama ke bahasa umum sampai hari ini yaitu transisi antara Pascal dan C, C merupakan perkembangan dari B dan BCPL, tetapi agak menyerupai Pascal. Semua fasilitas di Pascal, termasuk perintah CASE tersedia di C. C menggunakan pointer secara luas dan dibangun untuk kecepatan dengan kelemahannya yaitu menjadi sulit untuk dibaca. Tetapi karena dia menghilangkan semua kelemahan yang terdapat di Pascal, sehingga dengan cepat mengambil alih posisi Pascal. Ritchie mengembangan C untuk sistem Unix yang baru pada saat yang bersamaan. Oleh karena ini, C dan Unix saling berkaitan. Unix memberikan C beberapa fasilitas besar seperti variabel dinamis, multitasking, penanganan interrupt, forking, dan strong low-level,input-output. Oleh karena itu, C sangat sering digunakan untuk pemrograman sistem operasi seperti Unix, Windows, MacOS, dan Linux. Pada akhir tahun 1970 dan awal 1980, suatu metode pemrograman yang baru telah dikembangkan. Ha tersebut dikenal sebagai Object Oriented Programming, atau OOP. Object merupakan suatu potongan dari data yang dapat dipaket dan dimanipulasi oleh programmer. Bjarne Stroustroup menyukai metode ini dan mengembangkan lanjutan dari C yang dikenal sebagai “C With Classes.” Kemampuan lanjutan ini dikembangkan menjadi bahasa C++ yang diluncurkan pada tahun 1983. C++ dirancang untuk mengorganisasikan kemampuan dasar dari C dengan OOP, dengan tetap mempertahankan kecepatan dari C dan dapat dijalankan pada komputer yang tipe berlainan. C++ sering kali digunakan dalam simulasi, seperti game. C++ menyediakan cara yang baik untuk memanipulasi ratusan instance dari manusia didalan elevator, atau pasukan yang diisi dengan tipe prajurit yang berbeda. Bahasa ini menjadi pilihan pada mata kuliah AP Computer Science sampai hari ini. Pada awal 1990′s, interaktif TV adalah teknologi masa depan. Sun Microsystems memutuskan bahwa interaktif TV membutuhkan suatu hal yang khusus, yaitu bahasa portable (bahasa yang dapat berjalan pada banyak jenis mesin yang berbeda). Bahasa ini dikenal sebagai Java. Pada tahun 1994, team proyek Java mengubah fokus mereka ke web, yang mana berubah menjadi sesuatu yang menjanjikan setelah interactive TV gagal. Pada tahun berikutnya, Netscape menyetujui pemakaian Java pada internet browser mereka, Navigator. Sampai titik ini, Java menjadi bahasa masa depan dan beberapa perusahaan mengumumkan aplikasi harus ditulis dalam Java. Java mempunyai tujuan yang besar dan merupakan bahasa yang baik menurut buku text, pada kenyataanya “bahasa tersebut tidak”. Dia memiliki masalah yang serius dalam optimasi, dengan arti program yang ditulis dengannya berjalan dengan lambat. Dan Sun telah membuat cacat penerimaan terhadap Java dengan pertikaian politis dengan Microsoft. Tetapi Java telah dinyatakan sebagai bahasa untuk instruksi masa depan dan benar-benar menerapkan object-oriented dan teknik tingkat tinggi seperti kode yang portable dan garbage collection. Visual Basic sering diajari sebagai bahasa pemrograman dasar yang mengacu pada bahasa BASIC yang dikembangkan pada tahun 1964 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. BASIC adalah bahasa yang sangat terbatas dan dirancang untuk orang yang bukan computer science. Perintah-perintah dijalankan secara berurutan, tetapi kendali program dapat berubah berdasarkan IF..THEN, dan GOSUB yang mana menjalankan suatu blok kode dan kembali ketitik semula didalam alur program. Microsoft telah mengembangkan BASIC ke dalam produk Visual Basic (VB). Jantung dari VB adalah form, atau suatu window kosos dimana anda dapat drag dan drop komponen seperti menu, gambarm dan slider bars. Item-item ini dikenal sebagai “widgets.” Widget memiliki properti (seperti warna) dan events (seperti klik dan double klik) dan menjadi pusat dari pengembangan antarmuka dengan pemakai diberbagai bahasa program dewasa ini. VB merupakan program yang banyak digunakan untuk membuat interface sederhana ke produk Microsoft lainnya seperti Excel dan Access tanpa membaca banyak kode, dengannya dapat dimungkinkan untuk dibuat aplikasi yang lengkap. Perl telah sering digambarkan sebagai “duct tape of the Internet,” karena sering digunakan sebagai engine untuk interface web atau pada script untuk memodifikasi file konfigurasi. Dia memiliki fungsi text matching yang sangat baik sehingga membuatnya menjadi hal yang ideal untuk pekerjaan tersebut. Perl dikembangkan oleh Larry Wall pada 1987 karena fasilitas pada sed dan awk pada Unix (digunakan untuk manipulasi text) tidak mencukupi kebutuhannya. Tergantung kepada siapa anda bertanya, Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and Reporting Language atau Pathologically Eclectic Rubbish Lister. Bahasa pemrograman telah berkembangan dari masa kemasa dan tetap dikembangkan dimasa depan. Mereka dimulai dari suatu daftar langkap pengkabelan agar komputer menjalankan tugas tertentu. Langkah-langkah ini berkembang menjadi software dan memiliki kemampuan yang lebih baik. Bahasa umum yang pertama menekankan pada kesederhanaan dan untuk satu tujuan saja, sedangkan bahasa dewasa ini terbagi atas bagaimana mereka diprogram, sehingga mereka dapat digunakan untuk semua tujuan. Dan mungkin bahasa yang akan datang lebih natural dengan penemuan pada quantum dan komputer-komputer biologis. Sumber : Indoprog ‘Algoritma & Pemrograman’ oleh Hendra, S.T.

Bahasa Pemrogaman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Rabu, 26 Januari 2011

SILABUS AKADEMI KEBIDANAN FARAMA MULYA YAYASAN FARAMA MULYA

SILABUS AKADEMI KEBIDANAN FARAMA MULYA
YAYASAN FARAMA MULYA
MATA KULIAH : PSIKOLOGI
KODE MATA KULIAH : Bd.213
BEBAN STUDI : 2 SKS ( T=1; P=1 )
PENEMPATAN : SEMESTER II
KOORDINATOR : VIVI SILVIA GANI, SKM.
DOSEN PENGAJAR : WAHYU, S.Psi. dan TEAM
DESKRIPSI MATA KULIAH
Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami psikologi ibu dan anak, dengan pokok bahasan : teori dan konsep psikologi, tahap
perkembangan, proses adaptasi psikologi sepanjang daur kehidupan, selama proses kehamilan, persalinan, nifas, dan menyusui serta bagaimana cara mengelola perubahan
tersebut.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan teori dan konsep psikologi
2. Menguraikan proses adaptasi psikologi pada wanita setiap tahap perkembangan sepanjang daur kehidupannya
3. Mengidentifikasi proses adaptasi psikologis pada bayi dan anak sesuai tahap perkembangannya
4. Menganalisis proses perubahan psikologi pada wanita, pra kehamilan, masa kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, lansia dini dan lanjut
5. Melakukan pengelolaan perubahan psikologi
PROSES PEMBELAJARAN
T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah, diskusi, seminar dan penugasan
P : Dilaksanakan di kelas, laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metoda simulasi, demntrasi, role play dan bed side teaching
EVALUASI
Teori :
1. UTS : 15 %
2. UAS : 20 %3. Penugasan : 5 %
4. Seminar : 5 %
5. Kuis : 5 %
Praktikum : 50 %
BUKU SUMBER :
 Buku Utama ( BU ) :
1. Bimo Walgito, 1981, Pengantar Psikologi Umum, edisi III, Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta ( BU 1 )
2. Irwanto dkk, 1994, Psikologi Umum, Gramedia, Jakarta ( BU 2 )
3. Tri Rusmi Widayatun, 1999, Ilmu Perilaku, Infomedika ( BU 3 )
 Buku Anjuran ( BA ) :
1. Sri Kusmiati, 1990, Dasar-dasar Perilaku, edisi I, Pusdiknakes, Depkes RI ( BA 1 )
2. Kartini Kartono, 1992, Psikologi Wanita Jilid I dan II, Mandar Maju, Bandung ( BA 2 )
3. Kartini Kartono, 1992, Psikologi Anak Jilid I dan II, Mandar Maju, Bandung ( BA 3 )
4. Elizabeth Harlock, 1990, Psikologi Perkembangan, Sepanjang Hayat ( BA 4 )
5. Singgih Gunarso, 1990, Psikologi perkembangan ( BA 5 )
6. Burt Smet, 1994, Psikologi Kesehatan ( BA 6 )
7. Sukidjo Notoatmojo, Pengantar Perilaku ( BA 7 )
8. Kartini Kartono, 1989, Psikologi Abnorrmal dan Abnormalitas Seksual, CV Mandar Maju, Bandung ( BA 8 )
9. LoRRaine SheRR, 1995, The Psicholigy of Pregnancy and Birth, Marston Book Services Ltd, Oxford ( BA 9 )
10. Louse Silverston, 1993, The Art and Science of Midwifery, Prentise Hall, London ( BA 10 )
Pertemuan
Hari /
Tanggal
Waktu Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan
Tujuan Khusus
Pembelajaran
Metode
Buku
Sumber
Dosen
Teori dan konsep psikologi 1. Pengertian
2. Sejarah psikologi
3. Macam teori psikologi
menurut aliran
4. Ruang lingkup psikologi
1 Kamis,
29-03-2007
07.00-10.00
Teori dan konsep perilaku 1. Pengertian
2. Proses pembentukan
perilaku menurut para ahli
3. Perubahan perilaku
Menjelaskan teori dan
konsep psikologi
CTJ - BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
3, 4Tahap-tahap proses adaptasi 1. Adaptif
2. Maladaptif
2 Kamis,
05-04-2007
07.00-10.00
Proses adaptasi psikologi
pada wanita sepanjang daur
kehidupannya
1. Bayi
2. Balita
3. Usia sekolah
4. Remaja
Menjelaskan proses
adaptasi psikologi pada
wanita setiap tahap
perkembangan sepanjang
daur kehidupannya
CTJ - BU 1, 2
- BA 1, 2,
3, 4
Proses adaptasi psikologi
pada anak sesuai tahap
perkembangan
1. Keadaan psikologi bayi dan
anak
2. Faktor-faktor yang
mempengaruhi
perkembangan psikologi
3. Masalah-masalah psikologi
pada anak yang sering
terjadi
4. Kebutuhan bimbingan
psikologi
3 Kamis,
12-04-2007
07.00-10.00
Perkembangan psikologi
pada anak
1. Masa pra sekolah
2. Masa sekolah
3. Masa pubertas
Menjelaskan proses
adaptasi psikologi pada
bayi dan anak sesuai tahap
perkembangannya
CTJ - BU 1, 2
- BA 1, 2,
3, 44 Kamis,
19-04-2007
07.00-10.00 Wanita sebagai gadis /
remaja
1. Anak gadis pada masa
pubertas
- Day dreaming
- Rasa malu berlebihan
- Antagonisme sosial
- Antagonisme sex
- Emosionalitas
- Kurang percaya diri
- Sikap tidak senang
- Merasa bosan
- Keinginan untuk
menyendiri
- Keseganan untuk bekerja
2. Anak gadis pada masa
adolescence
- Cinta diri
- Fantasi sexual
- Multiple personality/
psedoafektivitat
Menganalisa proses
perubahan psikologi pada
wanita pra kehamilan,
kehamilan, persalinan,
nifas, menyusui, masa
lansia dini dan lanjut
CTJ
Praktek
- BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 95 Kamis,
26-04-2007
07.00-10.00 Wanita dewasa 1. Masa kehamilan
- Teori Rubin
- Teori Ramona T. Mercer
2. Masa persalinan
- Adat kebiasaan
melahirkan
- Emosi pada saat hamil
dan proses melahirkan
- Faktor somatik dan psikis
yang mempengaruhi
kelahiran
- Kegelisahan dan
ketakutan menjelang
kelahiran
- Reaksi wanita
hipermasculine dalam
menghadapi kelahiran
- Reaksi wanita total pasif
dalam menghadapi
kelahiran
3. Masa nifas
- Fase honey moon
- Bounding attachment
- Fase taking in
- Fase taking hold
- Fase letting go
Menganalisa proses
perubahan psikologi pada
wanita pra kehamilan,
kehamilan, persalinan,
nifas, menyusui, masa
lansia dini dan lanjut
CTJ
Praktek
- BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9
6 Kamis,
03-05-2007
07.00-10.00 Wanita sebagai ibu 1. Fungsi keibuan
2. Sifat keibuan
3. Relasi ibu dan anak
4. Ibu tiri dan ibu angkat
Menganalisa proses
perubahan psikologi pada
wanita pra kehamilan,
kehamilan, persalinan,
nifas, menyusui, masa
lansia dini dan lanjut
CTJ
Praktek
- BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9
8 UJIAN TENGAH SEMESTER9 Kamis,
24-05-2007
07.00-10.00 Wanita sebagai lansia 1. Periode klimakterium/
menopause
2. Perilaku aneh pada periode
klimakterium
3. Kondisi psikis wanita
setengah baya
4. Masa nenek-nenek
Menganalisa proses
perubahan psikologi pada
wanita pra kehamilan,
kehamilan, persalinan,
nifas, menyusui, masa
lansia dini dan lanjut
CTJ
Praktek
- BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9
10 Kamis,
31-05-2007
07.00-10.00 Gangguan psikologis pada
masa reproduksi
1. Menstruasi
- Komplek kastrsi (trauma
genetalia)
- Teori cloaca
- Fobia
- Hypochondria
- Paranoid
- Psychogenaminore
2. Perkawinan
- Perkawinan periodik/term
marriage
- Trial marriage
- Kompanjonate marriage
- Poligami
- Perkawinan eugenis
Menganalisa proses
perubahan psikologi pada
wanita pra kehamilan,
kehamilan, persalinan,
nifas, menyusui, masa
lansia dini dan lanjut
CTJ
Praktek
- BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 911 Kamis,
07-06-2007
07.00-10.00 Gangguan psikologis pada
masa reproduksi
3. Kehamilan
- Kemandulan
- Hamil diluar nikah
- Psecodoceisis
- Keguguran
- Hamil yang tidak
dikehendaki
- Hamil dengan janin mati
- Hamil dengan
ketergantungan obat
4. Persalinan
- Gelisah dan takut
menjelang kelahiran
- Gangguan bounding
attachment
Menganalisa proses
perubahan psikologi pada
wanita pra kehamilan,
kehamilan, persalinan,
nifas, menyusui, masa
lansia dini dan lanjut
CTJ
Praktek
- BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9
12 Kamis,
14-06-2007
07.00-10.00 Gangguan psikologis pada
masa reproduksi
5. Nifas
- Post partum bloes
6. Masa Menopause
- Depresi menstrual
- Masturbasi klitoris
- Ide delerius
- Aktifitas hipomanis semu
- Infantile
- Insomnia
- Gangguan konsep diri
Menganalisa proses
perubahan psikologi pada
wanita pra kehamilan,
kehamilan, persalinan,
nifas, menyusui, masa
lansia dini dan lanjut
CTJ
Praktek
- BU 1, 2, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9
Cara mengatasi gangguan
psikologis menstruasi
- Pendekatan komunikasi
terapetik/konseling
13 Kamis,
21-06-2007
07.00-10.00
Cara mengatasi gangguan
psikologis saat perkawinan
- konseling
Melakukan pengelolaan
perubahan psikologi
CTJ
Praktek
- BU 1, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9,
10Cara mengatasi gangguan
psikologis yang
berhubungan dengan
kehamilan
1. Pendekatan terapeutik/
konseling
2. Kolaborasi dengan psikolog
Melakukan pengelolaan
perubahan psikologi
CTJ
Praktek
- BU 1, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9,
10
Cara mengatasi gangguan
psikologis yang
berhubungan dengan
persalinan
1. Pendekatan dengan
komunikasi terapeutik
2. Peningkatan support
mental/dukungan keluarga
Melakukan pengelolaan
perubahan psikologi
CTJ
Praktek
- BU 1, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9,
10
Cara mengatasi gangguan
psikologis yang
berhubungan dengan nifas
1. Pendekatan komunikasi
terapeutik
2. Peningkatan support mental/
dukungan keluarga
14 Kamis,
28-06-2007
07.00-10.00
Cara mengatasi gangguan
psikologis yang
berhubungan dengan masa
menopause
1. Konseling
2. Kolaborasio dengan
psikolog
Melakukan pengelolaan
perubahan psikologi
CTJ
Praktek
- BU 1, 3
- BA 1, 2,
4, 6, 8, 9,
10
16 UJIAN AKHIR SEMESTER
Mengetahui,
PUDIR I
Lilis Ratna Indarwati, S.SiT.
Koordinator Mata Kuliah,
Vivi Silvia Gani, SKM.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More