BAHASA PEMROGAMAN KOMPUTER

Sejarah Bahasa Pemrograman Komputer Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage pada tahun 1822, komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu tugas tertentu. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman. Bahasa komputer mulanya terdiri dari sejumlah langkah pengkabelan untuk membuat suatu program; hal ini dapat dipahami sebagai suatu rangkaian pengetikan kedalam komputer dan kemudian dijalankan. Pada awalnya, difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan fungsi kalkukasi. Jadi, bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan secara mekanik, selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942, tetapi masih banyak mengadopsi prinsip-prinsip dasar dari Babbage’s engine yang mana diprogram dengan mengeset switch dan perkabelan pada seluruh sistem pada setiap “program” maupun kalkulasi. Tentu saja ini merupakan pekerjaan yang membosankan. Pada 1945, John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari bahasa pemrograman komputer. Yang pertama dikenal sebagai “shared-program technique” (www.softlord.com). Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program. Sebagai gantinya, instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana, hal ini memungkinkan komputer diprogram ulang dengan cepat. Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa pemrograman. Von Neumann menyebutnya sebagai “conditional control transfer” (www.softlord.com). Ide ini berkembang menjadi bentuk subrutin, atau blok kode yang kecil yang dapat panggil berdasarkan aturan tertentu, dari pada suatu himpunan tunggal urutan kronologis yang harus dijalankan oleh komputer. Bagian kedua dari ide tersebut menyatakan bahwa kode komputer harus dapat bercabang berdasarkan pernyataan logika seperti IF (ekspresi) THEN, dan perulangan seperti FOR statement. “Conditional control transfer” mengembangkan ide adanya “libraries,” yang mana merupakan blok kode yang dapat digunakan berulang kali. Pada 1949, setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja, bahasa Short Code dilahirkan (www.byte.com), yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan. Pada 1957, bahasa khusus yang pertama muncul dalam bentuk FORTRAN yang merupakan singkatan dari sistem FORmula TRANslating. Bahasa ini dirancang pada IBM untuk perhitungan scientific. Komponen-komponennya sangat sederhana, dan menyediakan bagi programmer akses tingkat rendah kedalam komputer. Sampai saat ini, bahasa ini terbatas pada hanya terdiri dari perintah IF, DO, dan GOTO, tetapi pada waktu itu, perintah-perintah ini merupakan lompatan besar kearah depan. Type data dasar yang digunakan sampai sekarang ini dimulai dari FORTRAN, hal ini meliputi variabel logika (TRUE atau FALSE), dan bilangan integer, real, serta double-precision. FORTRAN sangat baik dalam menangani angka-angka, tetapi tidak terlalu baik untuk menangani proses input dan output, yang mana merupakan hal yang penting pada komputasi bisnis. Komputasi bisnis mulai tinggal landas pada 1959, dengan dikembangkannya COBOL, yang dirancang dari awal sebagai bahasa untuk para pebisnis. Type data yang ada hanya berupa number dan text string. Hal tersebut juga memungkinkan pengelompokan menjadi array dan record, sehingga data di telusuri dan diorganisasikan dengan lebih baik. Sesuatu hal yang menarik untuk dicatat bahwa suatu program COBOL dibuat menyerupai suatu essay, dengan empat atau lima bagian utama yang membentuk keseluruhan yang tertata dengan baik. Perintah-perintah COBOL sangat menyerupai tata bahasa English, sehingga membuatnya agak mudah dipelajari. Semua ciri-ciri ini dikembangkan agar mudah dipelajari dan mudah diterapkan pada dunia bisnis. Pada 1958, John McCarthy di MIT membuat bahasa LISt Processing (atau LISP), yang dirancang untuk riset Artificial Intelligence (AI). Karena dirancang untuk fungsi spesialisasi yang tinggi, maka tata cara penulisannya jaring kelihatan sebelum ataupun sesudahnya. Sesuatu perbedaan yang paling nyata dari bahasa ini dengan bahasa lain adalah dasar dan type satu-satunya adalah list, yang ditandai dengan suatu urutan item yang dicakup dengan tanda kurung. Program LISP sendirinya dibuat sebagai suatu himpunan dari list, sehingga LISP memiliki kemampuan yang khusus untuk memodifikasi dirinya, dan juga dapat berkembang sendiri. Tata cara penulisan LISP dikenal sebagai “Cambridge Polish,” sebagaimana dia sangat berbeda dari logika Boolean (Wexelblat, 177) : x V y – Cambridge Polish, what was used to describe the LISP program OR(x,y) – parenthesized prefix notation, what was used in the LISP program x OR y – standard Boolean logic LISP masih digunakan sampai sekarang karena spesialiasi yang tinggi dari sifat abstraknya. Bahasa Algol dibuat oleh suatu komite untuk pemakaian scientific pada tahun 1958. Kontribusi utamanya adalah merupakan akar dari tiga bahasa selanjutnya yaitu Pascal, C, C++, dan Java. Dia juga merupakan bahasa pertama dengan suatu tata bahasa formal, yang dikenal sebagai Backus-Naar Form atau BNF (McGraw-Hill Encyclopedia of Science and Technology, 454). Pada Algol telah diterapkan konsep-konsep baru, seperti rekursif pada function, bahasa berikutnya Algol 68, menjadi bahasa yang membosankan dan sulit digunakan (www.byte.com). Hal ini mengarah kepada adopsi terhadap bahasa yang lebih kecil dan kompak seperti Pascal. Pascal dimulai pada tahun 1968 oleh Niklaus Wirth. Tujuan pengembangannya adalah untuk kebutuhan pengajaran. Pada awalnya bahasa ini dikembangkan bukan dengan harapan adopsi pemakaian secara luas. Prinsipnya mereka mengembangkannya untuk alat pengajaran pemrograman yang baik seperti kemampuan debug dan perbaikan sistem dan dukungan kepada mikroprosesor komputer yang digunakan pada institusi pendidikan. Pascal dirancang dengan pendekatan yang sangat teratur (terstruktur), dia mengkombinasikan kemampuan yang terbaik dari bahasa-bahasa saat itu, COBOL, FORTRAN, dan ALGOL. Dalam pengerjaannya banyak perintah-perintah yang tidak teratur dan aneh dihilangkan, sehingga sangat menarik bagi pemakai (Bergin, 100-101). Kombinasi dari kemampuan input/output dan kemampuan matematika yang solid, membuatnya menjadi bahasa yang sukses besar. Pascal juga mengembangkan tipe data “pointer”, suatu fasilitas yang sangat bermanfaat pada bahasa yang mengimplementasikannya. Dia juga menambahkan perintah CASE, yang mana memperbolehkan perintah bercabang seperti suatu pohon pada suatu aturan: CASE expression OF possible-expression-value-1: statements to execute… possible-expression-value-2: statements to execute… END Pascal juga mengembangkan variabel dinamis, dimana variabel dapat dibuat ketika suatu program sedang berjalan, melalui perintah NEW dan DISPOSE. Tetapi Pascal tidak mengimplementasikan suatu array dinamis, atau kelompok dari variabel-variabel, yang mana sangat dibutuhkan, dan merupakan salah satu penyebab kekalahannya (Bergin, 101-102). Wirth kemudian membuat lanjutan dari Pascal, Modula-2, tetapi pada saat itu muncul C yang dengan cepat menjadi mengeser posisi Pascal. C dikembangkan pada tahun 1972 oleh Dennis Richie ketika sedang bekerja pada Bell Labs di New Jersey. Transisi pemakaian dari bahasa umum yang pertama ke bahasa umum sampai hari ini yaitu transisi antara Pascal dan C, C merupakan perkembangan dari B dan BCPL, tetapi agak menyerupai Pascal. Semua fasilitas di Pascal, termasuk perintah CASE tersedia di C. C menggunakan pointer secara luas dan dibangun untuk kecepatan dengan kelemahannya yaitu menjadi sulit untuk dibaca. Tetapi karena dia menghilangkan semua kelemahan yang terdapat di Pascal, sehingga dengan cepat mengambil alih posisi Pascal. Ritchie mengembangan C untuk sistem Unix yang baru pada saat yang bersamaan. Oleh karena ini, C dan Unix saling berkaitan. Unix memberikan C beberapa fasilitas besar seperti variabel dinamis, multitasking, penanganan interrupt, forking, dan strong low-level,input-output. Oleh karena itu, C sangat sering digunakan untuk pemrograman sistem operasi seperti Unix, Windows, MacOS, dan Linux. Pada akhir tahun 1970 dan awal 1980, suatu metode pemrograman yang baru telah dikembangkan. Ha tersebut dikenal sebagai Object Oriented Programming, atau OOP. Object merupakan suatu potongan dari data yang dapat dipaket dan dimanipulasi oleh programmer. Bjarne Stroustroup menyukai metode ini dan mengembangkan lanjutan dari C yang dikenal sebagai “C With Classes.” Kemampuan lanjutan ini dikembangkan menjadi bahasa C++ yang diluncurkan pada tahun 1983. C++ dirancang untuk mengorganisasikan kemampuan dasar dari C dengan OOP, dengan tetap mempertahankan kecepatan dari C dan dapat dijalankan pada komputer yang tipe berlainan. C++ sering kali digunakan dalam simulasi, seperti game. C++ menyediakan cara yang baik untuk memanipulasi ratusan instance dari manusia didalan elevator, atau pasukan yang diisi dengan tipe prajurit yang berbeda. Bahasa ini menjadi pilihan pada mata kuliah AP Computer Science sampai hari ini. Pada awal 1990′s, interaktif TV adalah teknologi masa depan. Sun Microsystems memutuskan bahwa interaktif TV membutuhkan suatu hal yang khusus, yaitu bahasa portable (bahasa yang dapat berjalan pada banyak jenis mesin yang berbeda). Bahasa ini dikenal sebagai Java. Pada tahun 1994, team proyek Java mengubah fokus mereka ke web, yang mana berubah menjadi sesuatu yang menjanjikan setelah interactive TV gagal. Pada tahun berikutnya, Netscape menyetujui pemakaian Java pada internet browser mereka, Navigator. Sampai titik ini, Java menjadi bahasa masa depan dan beberapa perusahaan mengumumkan aplikasi harus ditulis dalam Java. Java mempunyai tujuan yang besar dan merupakan bahasa yang baik menurut buku text, pada kenyataanya “bahasa tersebut tidak”. Dia memiliki masalah yang serius dalam optimasi, dengan arti program yang ditulis dengannya berjalan dengan lambat. Dan Sun telah membuat cacat penerimaan terhadap Java dengan pertikaian politis dengan Microsoft. Tetapi Java telah dinyatakan sebagai bahasa untuk instruksi masa depan dan benar-benar menerapkan object-oriented dan teknik tingkat tinggi seperti kode yang portable dan garbage collection. Visual Basic sering diajari sebagai bahasa pemrograman dasar yang mengacu pada bahasa BASIC yang dikembangkan pada tahun 1964 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. BASIC adalah bahasa yang sangat terbatas dan dirancang untuk orang yang bukan computer science. Perintah-perintah dijalankan secara berurutan, tetapi kendali program dapat berubah berdasarkan IF..THEN, dan GOSUB yang mana menjalankan suatu blok kode dan kembali ketitik semula didalam alur program. Microsoft telah mengembangkan BASIC ke dalam produk Visual Basic (VB). Jantung dari VB adalah form, atau suatu window kosos dimana anda dapat drag dan drop komponen seperti menu, gambarm dan slider bars. Item-item ini dikenal sebagai “widgets.” Widget memiliki properti (seperti warna) dan events (seperti klik dan double klik) dan menjadi pusat dari pengembangan antarmuka dengan pemakai diberbagai bahasa program dewasa ini. VB merupakan program yang banyak digunakan untuk membuat interface sederhana ke produk Microsoft lainnya seperti Excel dan Access tanpa membaca banyak kode, dengannya dapat dimungkinkan untuk dibuat aplikasi yang lengkap. Perl telah sering digambarkan sebagai “duct tape of the Internet,” karena sering digunakan sebagai engine untuk interface web atau pada script untuk memodifikasi file konfigurasi. Dia memiliki fungsi text matching yang sangat baik sehingga membuatnya menjadi hal yang ideal untuk pekerjaan tersebut. Perl dikembangkan oleh Larry Wall pada 1987 karena fasilitas pada sed dan awk pada Unix (digunakan untuk manipulasi text) tidak mencukupi kebutuhannya. Tergantung kepada siapa anda bertanya, Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and Reporting Language atau Pathologically Eclectic Rubbish Lister. Bahasa pemrograman telah berkembangan dari masa kemasa dan tetap dikembangkan dimasa depan. Mereka dimulai dari suatu daftar langkap pengkabelan agar komputer menjalankan tugas tertentu. Langkah-langkah ini berkembang menjadi software dan memiliki kemampuan yang lebih baik. Bahasa umum yang pertama menekankan pada kesederhanaan dan untuk satu tujuan saja, sedangkan bahasa dewasa ini terbagi atas bagaimana mereka diprogram, sehingga mereka dapat digunakan untuk semua tujuan. Dan mungkin bahasa yang akan datang lebih natural dengan penemuan pada quantum dan komputer-komputer biologis. Sumber : Indoprog ‘Algoritma & Pemrograman’ oleh Hendra, S.T.

Bahasa Pemrogaman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Rabu, 26 Januari 2011

Pementasan seni

Kebahagiaan tertinggi seorang guru bukan terletak pada besarnya gaji yang diperolehnya, bukan pula terletak pada banyaknya tropi yan dimilikinya, bukan pula keterkenalannya, melainkan pada BANYAKNYA PANENAN dan TUAIAN. Prestasi anak-anak ini merupakan persembahan tertinggi saya untuk ROH KEGURUAN yang tampaknya di masa-masa mendatang perlu kita perjuangkan.

PEMENANG KEDUA ESAI JEPANG

Pada tanggal 7 Juli 2000 Dewi Astuti Suryono menerima hadiah lomba penulisan esai tentang Jepang. Esai yang ditulisnye berjudul Upacara Minum Teh Sebagai Cerminan Persaudaraan Jepang. Dewi merupakan satu dari sepuluh pemenang.

FINALIS LOMBA KARYA ILMIAH UAJY

Ery Kurnia Putri berhasil menjadi salahsatu finalis lomba penulisan karya ilmiah siswa SMU se-DIY dan Jawa Tengah di Fakultas Biologi Universitas Atmajaya Yogyakarta. Judul karya tulisnya adalah Pemanfaatan Limbah Cair Budidaya Ikan Lele Dumbo untuk Peningkatan Produksi Padi. Daalam presentasi yang diselenggarakan pada tanggal 30 Agustus 2000 Ery harus mengakui keunggulan peserta lain dan menduduki peringkat delapan.

FINALIS LOMBA NASKAH PIDATO

Maria Vini Pertiwi dan Theresia Irma Kristiani berhasil menjadi finalis lomba penulisan naskah dan pidato yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Provinsi DIY. Walaupun dari segi naskah dinilai baik, mereka berdua harus mengakui keunggulan peserta lain dalam praktek pidato. Maria Vini Pertiwi dengan judul naskah Menjadikan Perpustakaan Sebagai Guru Kedua menduduki peringkat 6 dan Theresia Irma peringkat 8.

MENANG LOMBA ESAI

Pada bulan Februari 2001, Natalia Dessy Wulaningrum, anak kelas I D memenangkan lomba menulis esai tingkat provinsi dengan judul essai Bagaimana Memformat Profesi PRT Agar Lebih Dihormati. Lomba tersebut diselenggarakan oleh SBPY dan GELAR dalam rangka sosialisasi masalah pembantu rumah tangga. Pesertanya cukup banyak, lebih dari 170 naskah. Pengumuman dan penyerahan tropi dilaksanakan di Gedung Widya Mandala, Kotabaru. Alhasil, trofi KETUA DPRD DIY berhasil kita koleksi.

JUARA FAVORIT BACA PUISI

Pada tanggal 26,27, dan 28 April 2001 di ASDRAFI diadakan lomba baca puisi dalam rangka peringatan hari Chairil Anwar. Pesertanya adalah siswa SMU se DIY dan JATENG. Salah satu wakil sekolah kita yaitu Natalia Dessy Wulaningrum berhasil Masuk final dan menjasi JUARA FAVORIT.

JUARA BACA PUISI TEATER “LOBBY DUA” APMD

Dalam lomba baca puisi yang diselenggarakan oleh Teater “Lobby Dua” APMD pada bulan Mei 2001 Monika Kartika berhasil menjadi juara kedua dan Stella Yudith sebagai juara harapan. Prestasi kedua teman kita tersebut cukup menggembirakan karena mereka berdua hanya berlatih di sela pelaksanaan pentas besar teater bersama kelompok teater De Britto.

JUARA II LOMBA ESAI

Pada bulan Agustus 2001 ini, Forum Jogja menyelenggarakan Lomba Essai yang bertema Melestarikan Budaya Jogja. Dalam lomba essai ini salah satu dari teman kita berhasil memperoleh juara II yaitu Angela Erliandari kelas III IPA. Tulisannya berjudul Pelestarian Dolanan Bocah Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Bangsa dan Pembentukan Kepribadian Bocah.

MENANG ESAI

Pada bulan November 2001 dua teman kita berhasil menjadi pemenang lomba esai dalam satu event sekaligus. Maria Vini Pertiwi (III IPA) dengan judul tulisan Mengapa Satwa Langka Tidak Boleh Dipelihara di Rumah? Berhasil menjadi pemenang pertama. Sedangkan Theresia Irma Kristiani (2B) dengan judul tulisan Memelihara Satwa Langka di Rumah Adalah Wujud Kecintaan Semu keluar sebagai pemenang ketiga lomba esai tentang pelestarian satwa langka. Lomba ini diselenggarakan oleh LKHK, Fakultas Biologi Universitas Atmajaya Yogyakarta, dan WWF Indonesia.

MENANG LOMBA BACA PUISI STP AMPTA YOGYAKARTA

Beberapa siswi SMU Stella Duce 2 Yogyakarta mengikuti lomba baca puisi di STP AMPTA, Yogyakarta yang diselenggarakan pada tanggal 18 Mei 2002 (babak penyisihan) dan tanggal 20 Mei 2002 (babak final). Babak penyisihan diselenggarakan di kampus STP AMPTA sedangkan babak final diselenggarakan di Gedung Kesenian Societet, Yogyakarta. Siswi tersebut adalah Monika Kartika, Fransiska Romana Stella Yudith, keduanya dari kelas 3 IPA dan Natalia Dessy Wulaningrum (2D). Ketiga wakil kita ini secara tidak terduga berhasil menjadi finalis (panitia memilih 8 finalis putri dan 8 finalis putra). Akhirnya, dewan yuri mengumumkan bahwa Natalia Dessy Wulaningrum berhasil menjadi pemenang pertama untuk kategori putri sekaligus juara umum untuk kategori baca puisi. Di samping itu, Fransiska Romana Stella Yudith juga berhasil menjadi pemenang harapan II untuk kategori putri.

MENANG LOMBA BACA PUISI WANGSA MANGGALA

Lima orang teman kita yakni Rike (1E), Grace (1A), Ria (1D), Vestra (2E) dan Dessy (2D) mengikuti lomba baca puisi di Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta. Lomba ini diadakan dalam rangka Pekan Kesenian Fakultas Psikologi. Dan salah seorang dari teman kita berhasil menjadi juara kedua, yakni Natalia Dessy Wulaningrum. Lomba ini dilangsungkan pada tanggal 27 Mei 2002.

JUARA LOMBA ESAI di UPN

Pada tanggal 13 Oktober 2002, Amanda Marselin (2E) dengan esai berjudul Beberapa kunci Pengembangan Sektor Pertanian agar Siap bersaing Dalam Era Perdagangan Bebas berhasil menjadi pemenang pertama dan Margareth Listnawati (III IPA) dengan esai berjudul Perlunya Penanganan Serius DariBerbagai Pihak untuk Mamajukan Sektor Pertanian menjadi pemenang ketiga dalam lomba penulisan esai tentang pertanian. Lomba ini diselenggarakan dalam rangka “AKP (Ajang Kreativitas Pelajar) 2002″ oleh HIMAGRO UPN “Veteran” Yogyakarta.

PESERTA UNGGULAN PARADE ESAI

Pada tanggal 13 Oktober 2002 Natalia Dessy Wulaningrum (III Bahasa) dengan esai berjudul Menjadi Pembelajar Mandiri Sebagai Solusi Peningkatan Kualitas Pelajar Indonesia berhasil menjadi peserta unggulan ketiga untuk kategori SMU dalam parade menulis esai bertajuk “Menjadi Remaja Pembelajar Mandiri” . Kegiatan ini diselenggarakan oleh A3, Penerbit Kanisius dan BERNAS.

TEATER STERO JUARA II

Pada tanggal 29 Oktober 2002, teater stero di bawah asuhan Ibu Y. Rahayu R mengikuti lomba teater antar-SMU se-Kota Yogyakarta. Lakon yang mereka angkat adalah “Ketika Mulut Menganga” Lomba ini bertempat di Museum Benteng, Yogyakarta. Hasilnya, teater stero membawa pulang trophy juara II.

JUARA PENULISAN CERPEN

Pada tanggal 30 November 2002 di Seminari Menengah Mertoyudan, Nungki Perdanani (IPS-2) dengan judul cerpen Demi Membalas Budi dan Natalia Dessy Wulaningrum (III Bahasa) dengan judul cerpen Di Balik Kewibawaan menerima piagam penghargaan karena keluar sebagai pemenang pertama dan ketiga dalam lomba penulisan cerita pendek (cerpen) tingkat SMU yang diselenggarakan oleh Seminar Menengah Mertoyudan dalam rangka malam kreativitas.

JUARA III LOMBA MADING

Pada bulan Januari, Majalah Aneka Yess! mengadakan Lomba Mading di SMU Stece 1. Dari Stero kita mengirim 5 orang wakil, yaitu Rike (2A), Tika (2B), Riri (2B), Tintun (1C) dan Yayu (1A). Stero mendapat juara 3 sedangkan juara 1 diraih oleh SMU 8 dan juara 2 diraih SMU Stece 1.

JUARA II BACA PUISI SMUN 1

Pada bulan ini sejumlah siswi stero mengikuti lomba baca puisi di SMU Negeri 1 Yogyakarta. Siswi tersebut antara lain Bernadetta Esti, Natalia dessy Wulaningrum, Debbra Natasha, dan Rike Alfiyanti. Secara keseluruhan jumlah pesertanya mencapai 150 orang. Salahsatu siswi dari stero yaitu Esti berhasil membawa pulang trophi juara II .

KELAS BAHASA PANEN TROPHY

Pada tanggal 26 Februari 2003, Kelas 3 Bahasa mengikuti beberapa lomba di UNY antara lain Lomba Cerdas Cermat Bhs. Jerman yang berhasil merebut juara II, Lomba baca puisi yang berhasil meraih juara I dan Lomba Pop Singer meraih juara II.

LOMBA TULIS DAN BACA PUISI PESTA EMAS YAYASAN TARAKANITA

Untuk memperingati usia Emas Tarakanita Yogyakarta menggelar Lomba Tulis dan Baca Puisi siswa SMU se-DIY pada tanggal 8-9 Maret 2003. Lomba yang diikuti 138 siswa kategori tulis puisi dan 86 siswa untuk kategori baca puisi dari berbagai SMU. Monica Astri Harini kelas 2A memperoleh tropi juara Harapan I untuk menulis puisi sedangkan Maria Tintun memperoleh juara X untuk penulisan puisi. Sedangkan untuk baca puisi Maria Tintun dan Esti masuk 10 besar.

JUARA II LOMBA ESAI DI SMU NEGERI 8

Untuk memperingati ulang tahunnya, pada bulan Maret 2003 SMU 8 mengadakan lomba esai tingkat SMU se-DIY. Beberapa orang temen kita yaitu : Rike (2 A), Tika (2 B), Amanda (2 E) dan Natalia Desy ( 3 Bahasa) mengikuti lomba ini. Natalia Desy dengan esai berjudul Pembentukan Tim Pengawas Kualitas Bidang Pendidikan, Budaya, dan Pariwisata Sebagai Upaya Optimalisasi Pemberdayaan Yogyakarta meraih trophi juara 2.

JUARA II LOMBA DEBAT

Pada akhir bulan Maret 2003 Tim SMU Stella Duce 2 Yogyakarta yang terdiri dari Bernadetta Esti, Natalia Dessy Wulaningrum dan Theresia Meidina berhasil memperoleh trophy juara II Lomba Debat yang diselenggarakan oleh SBI (Sekolah Bisnis Indonesia) Yogyakarta.

JUARA I LOMBA BACA DEKLAMASI

Pada awal bulan April 2003, di sela-sela TPHBS, sekolah mengirimkan Esti (3 Bahasa) dan Rike (2A) mengikuti lomba Baca Puisi di Universitas Negeri Yogyakarta. Esti berhasil merebut juara 1 dengan membawa pulang trophy tetap dan trophy bergilir..

JUARA HARAPAN II LOMBA BACA PUISI

Pada tanggal 6 April 2003 sejumlah siswi SMU Stella Duce 2 Yogyakarta mengikuti lomba baca puisi di MAN III. Mereka adalah Anis Vestradani, Bernadetta Esti, dan Natalia Dessy Wulaningrum. Salahsatu siswi stero yaitu Natalia Dessy Wulaningrum berhasil memperoleh trophy juara harapan II.

JUARA II LOMBA BACA PUISI DI AMPTA

Pada bulan Mei 2003 SMU Stella Duce 2 Yogyakarta kembali berhasil menempatkan dua finalis dalam lomba baca puisi di AMPTA. Keduanya adalah Anis Vestradani dan Natalia Dessy Wulaningrum. Salahsatu finalisnya, yaitu Natalia Dessy Wulaningrum berhasil memperoleh trophi juara II.

JUARA II LOMBA BACA PUISI DI UAD

Pada bulan Mei 2003 ada dua siswi SMU Stella Duce 2 Yogyakarta yang secara diam-diam mengikuti lomba baca puisi islami di Universitas Ahmad Dahlan. Mereka adalah Bernadetta Esti dan Natalia Dessy Wulaningrum. Puisi yang mereka baca adalah puisi-puisi bernafaskan islam di mana di dalamnya ada kata-kata dari bahasa Arab. Salahsatu peserta dari stero yaitu Natalia Dessy Wulaningrum berhasil memperoleh trophy juara II.

JUARA II BACA PUISI FKY

Pada bulan Juni 2003 salahsatu siswi SMU Stella Duce 2 Yogyakarta, yaitu Natalia Dessy Wulaningrum berhasil memperoleh trophy juara II Lomba Baca Puisi tingkat SMU dalam rangka Festival Kesenian Yogyakarta. Pemenang lomba ini kebanyakan adalah siswi yang baru saja lulus SMU. Mereka masih dianggap siswa SMU karena mendaftarkan diri ikut lomba ini ketika belum dinyatakan lulus.

JUARA BACA PUISI SSRY

Pada bulan September 2003 Rike Alfiyanti Icoekyarti berhasil menjadi juara IV lomba baca puisi remaja di bawah usia 19 tahun yang diselenggarakan oleh Sanggar Sastra Remaja Yogyakarta

JUARA I TEATER & PEMERAN WANITA TERBAIK

Pada bulan Oktober 2003 kelompok Teater Stero di bawah asuhan Bu Yayuk berhasil keluar sebagai pemenang pertama festival teater se-DIY. Di samping itu Grace berhasil keluar sebagai pemeran terbaik wanita.

SARASEHAN CERPEN DAN FESTIVAL SASTRA

Pada tanggal 18 Januari 2004 Stero kedatangan tamu istimewa yaitu Ibu Naning Pranoto. Sarasehan cerpen diberikan Ibu Naning untuk siswi Stero maupun siswa sekolah lain dan diharapkan dapat menambah maupun memperkaya pengetahuan mengenai penulisan cerpen. Selain diadakan sarasehan cerpen adapula festival sastra yang diadakan oleh kelas-kelas bahasa SMU yang ada di Yogyakarta. Festival sastra ini baru pertama kali diadakan tahun ini dalam rangka menunjukkan potensi dari kelas-kelas bahasa tersebut.

KULIAH UMUM DAN TEMU PENGARANG NOVELIS FIRA BASUKI

Pada tanggal 12 Februari 2004 diadakan kuliah umum dan temu pengarang novel Fira Basuki di SMU Stero. Acara dilaksanakan di aula sekolah dengan dibagi menjadi 2 bagian yakni bagian 1 diikuti oleh kelas 3 Bahasa, tim jurnalistik, teater dan kelas 1. Sedangkan bagian kedua diikuti oleh kelas 3 IPS, Kelas 3 IPA dan kelas 2. Dalam session kuliah umum diadakan pula kuis dan tanya jawabyang membuat siswi bersemangat karena mendapatkan hadiah berupa novel gratis dari Fira Basuki dan buku sastra dari Grasindo. Tidak hanya dari siswi Stero saja yang mengikutinya tapi juga dari sekolah lain seperti SMU BOSA, SMU BODA, SMU STECE 1, SMU PL dan SMU MALU.

JUARA II LOMBA BACA PUISI EKSPO STERO

Tanggal 28 Februari 2004 dalam rangka expo stero diadakan juga lomba puisi yang diikuti oleh beberapa SMU di Yogya. Stero mendapatkan juara II yang dimenangkan oleh Rike Alfianty (3IPA).

JUARA III ESAI TENTANG UGM

Pada bulan November 2003 Stevana Venti Asriuni Minarpradita dengan esai berjudul Turunnya Kredibilitas dan Mutu Pendidikan Universitas Gajah Mada berhasil menjadi juara III lomba penulisan esai UGM di Mataku yang diselenggarakan oleh Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

JUARA BACA PUISI TEATER KEBOEN TEBU STIE YKPN

Pada bulan Januari 2004 Maria Tintun, Rike Alfiyanti Icoekyarti, dan Stevana Venti berhasil memboyong kemenangan dalam lomba baca puisi Teater Kebon Tebu STIE YKPN. Maria Tintun keluar sebagai juara II, Rike Alfiyanti sebagai juara III, dan Achi sebagai juara IV.

BACA PUISI UGM

Pada tanggal 22 April 2004 Stevana Venti Asriuni Minarpradita dan Rike Alfiyanti Icokekyarti berhasil masuk final dan akhirnya Rike menjadi pemenang pertama lomba baca puisi tingkat SMU/SMK se-DIY yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

BACA CERPEN UGM

Pada tanggal 22 April 2004 Rike Alfiyanti Icokekyarti berhasil menjadi pemenang pertama lomba baca cerita pendek (cerpen) tingkat SMU/SMK se-DIY yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Sedangkan Stevana Venti Asriuni Minarpradita berhasil menjadi pemenang kedua lomba baca cerpen tersebut.

JUARA SATU ESAI PERTANIAN UGM

Pada bulan Februari 2004 Rike Alfiyanti Icoekyarti dengan esai berjudul Berbagai Alternatif untuk Mengkonsep Masa Depan Indonesia Berbasis Pertanian berhasil menjadi juara pertama lomba penulisan esai yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

JUARA DUA ESAI SINOLOGI UMY

Pada bulan April 2004 Rike Alfiyanti Icoekyarti dengan esai berjudul Mengenal Budaya Cinta Sebagai Sarana Penumbuhan Kerja Sama yang Baik Antara Cina dan Pribumi dalam rangka Membangun Indonesia Menuju Era Globalisasi berhasil menjadi juara kedua lomba penulisan esai yang diselenggarakan oleh Sinologi Center Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

JUARA HARAPAN SATU ESAI INDELINE

Pada bulan April 2004 Amanda Marselin dengan esai berjudul Guru Ideal Adalah Guru yang Mampu Mendidik dan Mengajar Secara Seimbang berhasil menjadi pemenang harapan I lomba penulisan esai pendidikan yang diselenggarakan oleh INDELINE bekerja sama dengan Dinas P dan P Kabupaten Bantul.

FINALIS DAN JUARA HARAPAN I ESAI MAN I YOGYAKARTA

Pada bulan Mei 2004 Elisabeth Selda dan Rike Alfiyanti Icoektarti berhasil menjadi finalis lomba karya tulis yang diselenggarakan oleh MAN I Yogyakarta. Setelah melakukan presentasi di hadapan dewan juri, Rike dengan karya tulis berjudul Keberpihakan Sistem Demokrasi Indonesia Pasca Pemilu 2004 Terhadap Upaya Penyejahteraan Masyarakat berhasil menjadi pemenang harapan I.

DEKLAMASI PUISI UNY

Pada bulan Mei 2004 Stevana Vanti Asriuni Minarpradita berhasil menjadi juara ketiga lomba deklamasi yang diselenggarakan oleh PBSID Universitas Negeri Yogyakarta.

JUARA SATU ESAI FAKULTAS HUKUM UAJY

Pada bulan Juni 2004 Rike Alfiyanti Icokekyarti dengan esai berjudul Menakar Komitmen Seorang Presiden Terhadap Upaya Menyejahterakan Rakyat Indonesia berhasil menjadi pemenang pertama lomba penulisan esai yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Yogyakarta.

JUARA DUA ESAI PSIKOLOGI SANATA DHARMA

Pada bulan Juni 2004 Elisabeth Selda Patriajati yang mengupas masalah pengaruh tayangan televisi terhadap perkembangan psikologis remaja berhasil menjadi pemenang kedua lomba penulisan esai yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

JUARA I BACA PUISI STIE “AAN” YOGYAKARTA

Pada bulan Agustus 2004 Stevana Vanti Asriuni Minarpradita berhasil menjadi juara pertama lomba baca puisi yang diselenggarakan oleh STIE “AAN” Yogyakarta. JUARA PERTAMA MONOLOG SMA NEGERI 3 YOGYAKARTAPada tahun 2004 Stevanafenti Asriuni Minarpradita berhasil menjadi pemenang pertama Lomba Monolog yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 3 Yogyakarta.

JUARA PERTAMA MONOLOG SMA NEGERI 3 YOGYAKARTA

Pada tahun 2005 Florentina Dicha berhasil menjadi pemenang pertama Lomba Monolog yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 3 Yogyakarta

JUARA PERTAMA LOMBA PENULISAN NASKAH DRAMA BALAI BAHASA

Pada tahun 2005 Ajenk Budi Astuti berhasil menjadi pemenang pertama Lomba Penulisan Naskah Drama yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Yogyakarta

JUARA HARAPAN II LOMBA PENULISAN NASKAH DRAMA BALAI BAHASA

Pada tahun 2005 Florentina Dicha juga berhasil menjadi pemenang harapan I Lomba Penulisan Naskah Drama yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Yogyakarta.

JUARA II MUSIKALISASI PUISI BALAI BAHASA YOGYAKARTA

Tim Musikalisasi Puisi Stero yang terdiri dari Ajenk Budi Astuti dkk berhasil menjadi Juara pertama Lomba Musikalisasi Puisi yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Yogyakarta.

JUARA I LOMBA BACA PUISI

Sendi, siswi kelas XI diputuskan sebagai pemenang pertama lomba Baca Puisi tingkat SMA se-DIY. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada bulan Februari 2007 dalam rangka Pekan Bahasa se- DIY, proyek kerja sama Garda Budaya Indonesia dan Komunitas Sekolah-sekolah yang memiliki program Bahasa di Yogyakarta.
JUARA VIII LOMBA BACA PUISI

Cyntia, siswi kelas X dalam kegiatan yang sama juga berhasil menjadi pemenang ke VIII lomba Baca Puisi tingkat SMA se-DIY. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada bulan Februari 2007 dalam rangka Pekan Bahasa se- DIY, proyek kerja sama Garda Budaya Indonesia dan Komunitas Sekolah-sekolah yang memiliki program Bahasa di Yogyakarta.

JUARA I LOMBA PENULISAN REPORTASE LPBJ BERNAS

Grahita Emma, siswi kelas XII Bahasa mengawali tahun pelajaran 2007-2008 dengan membawa pulang tropi Juara Pertama lomba penulisan reportase yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Bernas Jogja (LPBJ) dan Harian Umum BERNAS. Kegiatan tersebut berlangsung pada bulan Agustus 2007. Karya reportase milik Emma beserta wawancara khususnya dimuat di Harian BERNAS beberapa hari kemudian.

JUARA I LOMBA POSTER DAN KARIKATUR UAJY

Detta, siswi kelas XII Bahasa berhasil keluar sebagai Juara Pertama lomba Poster dan Karikatur yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Atmajaya Yogyakarta. Lomba tersebut berlangsung pada bulan Agustus 2007.

JUARA III LOMBA TEATER UNY

Teater Stero di bawah bimbingan Florentina Dica membawa pulang tropi Juara III Lomba Teater tingkat SMA/SMK yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Lomba tersebut berlangsung pada bulan Agustus 2007.

JUARA II LOMBA PENULISAN ESAI PP MUHAMMADIYAH

Ruth Lana Monica, siswi kelas XI IPA membawa pulang tropi Juara II lomba Penulisan Esai tingkat SMA/SMK se-DIY. Lomba tersebut diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada bulan September 2007.
JUARA II LOMBA MENULIS RESENSI KATEGORI SISWA KANISIUS

Ruth Lana Monica, siswi kelas XI IPA memperoleh tropi juara II lomba menulis resensi kategori siswa SMA yang diselenggarakan oleh Penerbit Kanisius dalam rangka Bulan Kitab Suci 2007. Presentasi para finalis di hadapan Dewan Juri dilaksanakan pada tanggal 23 September 2007

JUARA III LOMBA ESAI SUMPAH PEMUDA UKDW

Erni Setianingrum, siswi kelas XII IPS keluar sebagai pemenang III lomba penulisan Esai Sumpah Pemuda 2007 tingkat SMA se- DIY dan Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Universitas Kristen Duta Wacana pada tanggal 31 Oktober 2007.

JUARA I SEKOLAH FAVORIT LOMBA ESAI SUMPAH PEMUDA UKDW

Karena mengirimkan naskah terbanyak, SMA Stella Duce 2 Yogyakarta ditetapkan sebagai Juara Favorit I lomba penulisan esai sumpah pemuda 2007 tingkat SMA se-DIY dan Jawa Tengah.

JUARA III LOMBA PENULISAN ESAI UAJY

Ruth Lana Monica, siswi kelas XI IPA membawa pulang tropi juara III lomba penulisan esai yang diselenggarakan oleh Universitas Atmajaya Yogyakarta. Lomba tingkat Jogjakarta dan Jawa Tengah tersebut dilaksanakan pada 10 November 2007

JUARA II OLIMPIADE MEMBACA APBN SPS, UPN, DAN DEPKEU

Judika Putri Sinaga, siswi kelas X membawa pulang tropi juara II wilayah Jogja- Jawa Tengah olimpiade membaca APBN kategori penulisan artikel. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh SPS Pusat, UPN, dan Depkeu. Final dilaksanakan di UPN pada tanggal 30 November 2007.

JUARA II LOMBA MUSIKALISASI PUISI SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA

Tim Musikalisasi Puisi XII IPA berhasil membawa pulang tropi juara II Lomba Musikalisasi Puisi tingkat SMA/SMK se-DIY yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Yogyakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada bulan Desember 2007.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More