BAHASA PEMROGAMAN KOMPUTER

Sejarah Bahasa Pemrograman Komputer Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage pada tahun 1822, komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu tugas tertentu. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman. Bahasa komputer mulanya terdiri dari sejumlah langkah pengkabelan untuk membuat suatu program; hal ini dapat dipahami sebagai suatu rangkaian pengetikan kedalam komputer dan kemudian dijalankan. Pada awalnya, difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan fungsi kalkukasi. Jadi, bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan secara mekanik, selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942, tetapi masih banyak mengadopsi prinsip-prinsip dasar dari Babbage’s engine yang mana diprogram dengan mengeset switch dan perkabelan pada seluruh sistem pada setiap “program” maupun kalkulasi. Tentu saja ini merupakan pekerjaan yang membosankan. Pada 1945, John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari bahasa pemrograman komputer. Yang pertama dikenal sebagai “shared-program technique” (www.softlord.com). Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program. Sebagai gantinya, instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana, hal ini memungkinkan komputer diprogram ulang dengan cepat. Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa pemrograman. Von Neumann menyebutnya sebagai “conditional control transfer” (www.softlord.com). Ide ini berkembang menjadi bentuk subrutin, atau blok kode yang kecil yang dapat panggil berdasarkan aturan tertentu, dari pada suatu himpunan tunggal urutan kronologis yang harus dijalankan oleh komputer. Bagian kedua dari ide tersebut menyatakan bahwa kode komputer harus dapat bercabang berdasarkan pernyataan logika seperti IF (ekspresi) THEN, dan perulangan seperti FOR statement. “Conditional control transfer” mengembangkan ide adanya “libraries,” yang mana merupakan blok kode yang dapat digunakan berulang kali. Pada 1949, setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja, bahasa Short Code dilahirkan (www.byte.com), yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan. Pada 1957, bahasa khusus yang pertama muncul dalam bentuk FORTRAN yang merupakan singkatan dari sistem FORmula TRANslating. Bahasa ini dirancang pada IBM untuk perhitungan scientific. Komponen-komponennya sangat sederhana, dan menyediakan bagi programmer akses tingkat rendah kedalam komputer. Sampai saat ini, bahasa ini terbatas pada hanya terdiri dari perintah IF, DO, dan GOTO, tetapi pada waktu itu, perintah-perintah ini merupakan lompatan besar kearah depan. Type data dasar yang digunakan sampai sekarang ini dimulai dari FORTRAN, hal ini meliputi variabel logika (TRUE atau FALSE), dan bilangan integer, real, serta double-precision. FORTRAN sangat baik dalam menangani angka-angka, tetapi tidak terlalu baik untuk menangani proses input dan output, yang mana merupakan hal yang penting pada komputasi bisnis. Komputasi bisnis mulai tinggal landas pada 1959, dengan dikembangkannya COBOL, yang dirancang dari awal sebagai bahasa untuk para pebisnis. Type data yang ada hanya berupa number dan text string. Hal tersebut juga memungkinkan pengelompokan menjadi array dan record, sehingga data di telusuri dan diorganisasikan dengan lebih baik. Sesuatu hal yang menarik untuk dicatat bahwa suatu program COBOL dibuat menyerupai suatu essay, dengan empat atau lima bagian utama yang membentuk keseluruhan yang tertata dengan baik. Perintah-perintah COBOL sangat menyerupai tata bahasa English, sehingga membuatnya agak mudah dipelajari. Semua ciri-ciri ini dikembangkan agar mudah dipelajari dan mudah diterapkan pada dunia bisnis. Pada 1958, John McCarthy di MIT membuat bahasa LISt Processing (atau LISP), yang dirancang untuk riset Artificial Intelligence (AI). Karena dirancang untuk fungsi spesialisasi yang tinggi, maka tata cara penulisannya jaring kelihatan sebelum ataupun sesudahnya. Sesuatu perbedaan yang paling nyata dari bahasa ini dengan bahasa lain adalah dasar dan type satu-satunya adalah list, yang ditandai dengan suatu urutan item yang dicakup dengan tanda kurung. Program LISP sendirinya dibuat sebagai suatu himpunan dari list, sehingga LISP memiliki kemampuan yang khusus untuk memodifikasi dirinya, dan juga dapat berkembang sendiri. Tata cara penulisan LISP dikenal sebagai “Cambridge Polish,” sebagaimana dia sangat berbeda dari logika Boolean (Wexelblat, 177) : x V y – Cambridge Polish, what was used to describe the LISP program OR(x,y) – parenthesized prefix notation, what was used in the LISP program x OR y – standard Boolean logic LISP masih digunakan sampai sekarang karena spesialiasi yang tinggi dari sifat abstraknya. Bahasa Algol dibuat oleh suatu komite untuk pemakaian scientific pada tahun 1958. Kontribusi utamanya adalah merupakan akar dari tiga bahasa selanjutnya yaitu Pascal, C, C++, dan Java. Dia juga merupakan bahasa pertama dengan suatu tata bahasa formal, yang dikenal sebagai Backus-Naar Form atau BNF (McGraw-Hill Encyclopedia of Science and Technology, 454). Pada Algol telah diterapkan konsep-konsep baru, seperti rekursif pada function, bahasa berikutnya Algol 68, menjadi bahasa yang membosankan dan sulit digunakan (www.byte.com). Hal ini mengarah kepada adopsi terhadap bahasa yang lebih kecil dan kompak seperti Pascal. Pascal dimulai pada tahun 1968 oleh Niklaus Wirth. Tujuan pengembangannya adalah untuk kebutuhan pengajaran. Pada awalnya bahasa ini dikembangkan bukan dengan harapan adopsi pemakaian secara luas. Prinsipnya mereka mengembangkannya untuk alat pengajaran pemrograman yang baik seperti kemampuan debug dan perbaikan sistem dan dukungan kepada mikroprosesor komputer yang digunakan pada institusi pendidikan. Pascal dirancang dengan pendekatan yang sangat teratur (terstruktur), dia mengkombinasikan kemampuan yang terbaik dari bahasa-bahasa saat itu, COBOL, FORTRAN, dan ALGOL. Dalam pengerjaannya banyak perintah-perintah yang tidak teratur dan aneh dihilangkan, sehingga sangat menarik bagi pemakai (Bergin, 100-101). Kombinasi dari kemampuan input/output dan kemampuan matematika yang solid, membuatnya menjadi bahasa yang sukses besar. Pascal juga mengembangkan tipe data “pointer”, suatu fasilitas yang sangat bermanfaat pada bahasa yang mengimplementasikannya. Dia juga menambahkan perintah CASE, yang mana memperbolehkan perintah bercabang seperti suatu pohon pada suatu aturan: CASE expression OF possible-expression-value-1: statements to execute… possible-expression-value-2: statements to execute… END Pascal juga mengembangkan variabel dinamis, dimana variabel dapat dibuat ketika suatu program sedang berjalan, melalui perintah NEW dan DISPOSE. Tetapi Pascal tidak mengimplementasikan suatu array dinamis, atau kelompok dari variabel-variabel, yang mana sangat dibutuhkan, dan merupakan salah satu penyebab kekalahannya (Bergin, 101-102). Wirth kemudian membuat lanjutan dari Pascal, Modula-2, tetapi pada saat itu muncul C yang dengan cepat menjadi mengeser posisi Pascal. C dikembangkan pada tahun 1972 oleh Dennis Richie ketika sedang bekerja pada Bell Labs di New Jersey. Transisi pemakaian dari bahasa umum yang pertama ke bahasa umum sampai hari ini yaitu transisi antara Pascal dan C, C merupakan perkembangan dari B dan BCPL, tetapi agak menyerupai Pascal. Semua fasilitas di Pascal, termasuk perintah CASE tersedia di C. C menggunakan pointer secara luas dan dibangun untuk kecepatan dengan kelemahannya yaitu menjadi sulit untuk dibaca. Tetapi karena dia menghilangkan semua kelemahan yang terdapat di Pascal, sehingga dengan cepat mengambil alih posisi Pascal. Ritchie mengembangan C untuk sistem Unix yang baru pada saat yang bersamaan. Oleh karena ini, C dan Unix saling berkaitan. Unix memberikan C beberapa fasilitas besar seperti variabel dinamis, multitasking, penanganan interrupt, forking, dan strong low-level,input-output. Oleh karena itu, C sangat sering digunakan untuk pemrograman sistem operasi seperti Unix, Windows, MacOS, dan Linux. Pada akhir tahun 1970 dan awal 1980, suatu metode pemrograman yang baru telah dikembangkan. Ha tersebut dikenal sebagai Object Oriented Programming, atau OOP. Object merupakan suatu potongan dari data yang dapat dipaket dan dimanipulasi oleh programmer. Bjarne Stroustroup menyukai metode ini dan mengembangkan lanjutan dari C yang dikenal sebagai “C With Classes.” Kemampuan lanjutan ini dikembangkan menjadi bahasa C++ yang diluncurkan pada tahun 1983. C++ dirancang untuk mengorganisasikan kemampuan dasar dari C dengan OOP, dengan tetap mempertahankan kecepatan dari C dan dapat dijalankan pada komputer yang tipe berlainan. C++ sering kali digunakan dalam simulasi, seperti game. C++ menyediakan cara yang baik untuk memanipulasi ratusan instance dari manusia didalan elevator, atau pasukan yang diisi dengan tipe prajurit yang berbeda. Bahasa ini menjadi pilihan pada mata kuliah AP Computer Science sampai hari ini. Pada awal 1990′s, interaktif TV adalah teknologi masa depan. Sun Microsystems memutuskan bahwa interaktif TV membutuhkan suatu hal yang khusus, yaitu bahasa portable (bahasa yang dapat berjalan pada banyak jenis mesin yang berbeda). Bahasa ini dikenal sebagai Java. Pada tahun 1994, team proyek Java mengubah fokus mereka ke web, yang mana berubah menjadi sesuatu yang menjanjikan setelah interactive TV gagal. Pada tahun berikutnya, Netscape menyetujui pemakaian Java pada internet browser mereka, Navigator. Sampai titik ini, Java menjadi bahasa masa depan dan beberapa perusahaan mengumumkan aplikasi harus ditulis dalam Java. Java mempunyai tujuan yang besar dan merupakan bahasa yang baik menurut buku text, pada kenyataanya “bahasa tersebut tidak”. Dia memiliki masalah yang serius dalam optimasi, dengan arti program yang ditulis dengannya berjalan dengan lambat. Dan Sun telah membuat cacat penerimaan terhadap Java dengan pertikaian politis dengan Microsoft. Tetapi Java telah dinyatakan sebagai bahasa untuk instruksi masa depan dan benar-benar menerapkan object-oriented dan teknik tingkat tinggi seperti kode yang portable dan garbage collection. Visual Basic sering diajari sebagai bahasa pemrograman dasar yang mengacu pada bahasa BASIC yang dikembangkan pada tahun 1964 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. BASIC adalah bahasa yang sangat terbatas dan dirancang untuk orang yang bukan computer science. Perintah-perintah dijalankan secara berurutan, tetapi kendali program dapat berubah berdasarkan IF..THEN, dan GOSUB yang mana menjalankan suatu blok kode dan kembali ketitik semula didalam alur program. Microsoft telah mengembangkan BASIC ke dalam produk Visual Basic (VB). Jantung dari VB adalah form, atau suatu window kosos dimana anda dapat drag dan drop komponen seperti menu, gambarm dan slider bars. Item-item ini dikenal sebagai “widgets.” Widget memiliki properti (seperti warna) dan events (seperti klik dan double klik) dan menjadi pusat dari pengembangan antarmuka dengan pemakai diberbagai bahasa program dewasa ini. VB merupakan program yang banyak digunakan untuk membuat interface sederhana ke produk Microsoft lainnya seperti Excel dan Access tanpa membaca banyak kode, dengannya dapat dimungkinkan untuk dibuat aplikasi yang lengkap. Perl telah sering digambarkan sebagai “duct tape of the Internet,” karena sering digunakan sebagai engine untuk interface web atau pada script untuk memodifikasi file konfigurasi. Dia memiliki fungsi text matching yang sangat baik sehingga membuatnya menjadi hal yang ideal untuk pekerjaan tersebut. Perl dikembangkan oleh Larry Wall pada 1987 karena fasilitas pada sed dan awk pada Unix (digunakan untuk manipulasi text) tidak mencukupi kebutuhannya. Tergantung kepada siapa anda bertanya, Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and Reporting Language atau Pathologically Eclectic Rubbish Lister. Bahasa pemrograman telah berkembangan dari masa kemasa dan tetap dikembangkan dimasa depan. Mereka dimulai dari suatu daftar langkap pengkabelan agar komputer menjalankan tugas tertentu. Langkah-langkah ini berkembang menjadi software dan memiliki kemampuan yang lebih baik. Bahasa umum yang pertama menekankan pada kesederhanaan dan untuk satu tujuan saja, sedangkan bahasa dewasa ini terbagi atas bagaimana mereka diprogram, sehingga mereka dapat digunakan untuk semua tujuan. Dan mungkin bahasa yang akan datang lebih natural dengan penemuan pada quantum dan komputer-komputer biologis. Sumber : Indoprog ‘Algoritma & Pemrograman’ oleh Hendra, S.T.

Bahasa Pemrogaman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Rabu, 26 Januari 2011

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : PSIKOLOGI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN
MATA KULIAH : PSIKOLOGI
BOBOT : 2 SKS (T : 1, P : 1)

Pertemuan ke
Pokok Bahasan
(Tujuan Intruksional Umum/TIU)
Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar (Tujuan Instruksional Khusus/TIK)
Cara Pembelajaran
Media
Tugas
Referensi
1
1.1TEORI DAN KONSEP PSIKOLOGI





1.2TEORI DAN KONSEP PERILAKU



Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

1.1.1Pengertian
1.1.2Sejarah psikologi
1.1.3Macam teori psikologi menurut aliran
1.1.4Ruang lingkup psikologi

1.2.1Pengertian
1.2.2Proses pembentukan perilaku menurut para ahli
1.2.3Perubahan perilaku

Mahasiswa dapat menjelaskan teori dan konsep perilaku psikologi
Brain storming
CTJ
Multimedia, Hand out
-
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 3, 4
2
2.1TAHAP-TAHAP PROSES ADAPTASI


2.2PROSES ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA WANITA SEPANJANG DAUR KEHIDUPANNYA


Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

2.1.1Adaptif
2.1.2Maladaptif

2.2.1Bayi
2.2.2Balita
2.2.3Usia sekolah
2.2.4Remaja

3Mahasiswa dapat menjelaskan konsep tumbuh kembang pada bayi dan anak balita
Brain storming
CTJ

Multimedia, Hand out
Diskusi kelompok
BU 1, 2
BA 1, 2, 3, 4




3
3.1PROSES ADAPTASI PSIKOLOGI PADA ANAK SESUAI TAHAP PERKEMBANGAN







3.2PERKEMBANGAN PSIKOLOGI PADA ANAK



Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

3.1.1Keadaan psikologi bayi dan anak
3.1.2Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan psikologi
3.1.3Masalah-masalah psikologi pada anak yang sering terjadi
3.1.4Kebutuhan bimbingan psikologi

3.2.1Masa pra sekolah
3.2.2Masa sekolah
3.2.3Masa pubertas


Mahasiswa dapat menjelaskan proses adaptasi psikologi pada bayi dan anak sesuai tahap perkembangannya
Brain storming
CTJ

Multimedia, Hand out
Quiz
BU 1, 2
BA 1, 2, 3, 4

4
WANITA SEBAGAI GADIS/REMAJA
















Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

4.1Anak gadis pada masa pubertas
Day dreaming
Rasa malu berlebihan
Antagonisme sosial
Antagonisme seks
Emosionalitas
Kurang percaya diri
Sikap tidak senang
Merasa bosan
Keinginan untuk menyendiri
Keseganan untuk bekerja
4.2Anak gadis pada masa adolescence
Cinta diri
Fantasi seksual
Multiple personality / psedoafektivitat

Mahasiswa dapat menganalisa perubahan psikologi pada wanita pra kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, masa lansia dini dan lanjut
Brain storming
CTJ

Multimedia, Hand out
-
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9

5
WANITA DEWASA















Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

5.1Masa kehamilan
Teori Rubin
Teori Ramona T Mercer
5.2Masa persalinan
Adat kebiasaan melahirkan
Emosi pada saat hamil dan proses melahirkan
Faktor somatic dan psikis yang mempengaruhi kelahiran
Kegelisahan dan ketakutan menjelang kelahiran
Reaksi wanita hiper masculin dalam menghadapi kelahiran
Reaksi wanita total pasif dalam menghadapi kelahiran

Mahasiswa dapat menganalisa perubahan psikologi pada wanita pra kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, masa lansia dini dan lanjut
Brain storming
CTJ

Multimedia, Hand out
Diskusi kelompok
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9

6
WANITA DEWASA






Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.


5.3Masa nifas
Fase honey moon
Bounding attachment
Fase taking in
Fase taking hold
Fase letting go

Mahasiswa dapat menganalisa perubahan psikologi pada wanita pra kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, masa lansia dini dan lanjut
Brain storming
CTJ

Multimedia, Hand out
Seminar
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9

7
7.1WANITA SEBAGAI IBU




7.2WANITA SEBAGAI LANSIA






Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

7.1.1Fungsi keibuan
7.1.2Sifat keibuan
7.1.3Relasi ibu dan anak
7.1.4Ibu tiri dan ibu angkat

7.2.1Periode klimakterium
7.2.2Perilaku aneh pada periode klimakterium
7.2.3Kondisi psikis wanita setengah baya
7.2.4Masa nenek-nenek

Mahasiswa dapat menganalisa perubahan psikologi pada wanita pra kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, masa lansia dini dan lanjut
Brain storming
CTJ

Flipchart
Multimedia
Hand Out
White board

Quiz
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9


8

UJIAN TENGAH SEMESTER

9
GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA MASA REPRODUKSI














Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

9.1Menstruasi
Komplek kastrasi (trauma genitalia)
Teori cloaca
Fobia
Hyochondria
Paranoid
Psychogenaminore
9.2Perkawinan
Perkawinan periodic/term mariage
Trial marriage
Kompanjonate marriage
Poligami
Perkawinan eugenis

Mahasiswa dapat menganalisa perubahan psikologi pada wanita pra kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, masa lansia dini dan lanjut
Brain storming
CTJ

Multimedia
Hand Out
White board

-
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9

10
GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA MASA REPRODUKSI
















Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

9.3Kehamilan
Kemandulan
Hamil di luar nikah
Psecodeceises
Keguguran
Kehamilan yang tidak dikehendaki
Hamil dengan janin mati
Hamil dengan ketergantungan obat
9.4Persalinan
Gelisah dan takut menjelang kelahiran
Gangguan bounding attachment
9.5Nifas
Post partum blues

Mahasiswa dapat menganalisa perubahan psikologi pada wanita pra kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, masa lansia dini dan lanjut
Brain storming
CTJ

Multimedia
Hand Out
White board

-
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9

11
GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA MASA REPRODUKSI







Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

9.6Masa menopause
Depresi menstrual
Masturbasi klitoris
Ide delerius
Aktifitas hipomanis semu
Infantile
Insomnia
Gangguan konsep diri

Mahasiswa dapat menganalisa perubahan psikologi pada wanita pra kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas, menyusui, masa lansia dini dan lanjut
Brain storming
CTJ

Multimedia
Hand Out
White board

-
BU 1, 2, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9

12
12.1CARA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGIS MENSTRUASI

12.2CARA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGI SAAT PERKAWINAN

Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

12.1.1Pendekatan komunikasi terapeutik/ konseling

12.2.1Konseling


Mahasiswa dapat melakukan pengelolaan perubahan psikologi

Brain storming
CTJ

Multimedia
Hand Out
White board

Quiz
BU 1, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9, 10

13
CARA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEHAMILAN

Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

13.1Pendekatan terapeutik
13.2Kolaborasi dengan psikolog


Mahasiswa dapat melakukan pengelolaan perubahan psikologi

Brain storming
CTJ

Multimedia
Hand Out
White board

-
BU 1, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9, 10

14
14.1CARA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN


14.2CARA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIFAS


Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

14.1.1Pendekatan dengan komunikasi terapeutik
14.1.2Peningkatan support mental/dukungan keluarga

14.2.1Pendekatan komunkasi terapeutik
14.2.2Peningkatan support/dukungan keluarga

Mahasiswa dapat melakukan pengelolaan perubahan psikologi

Brain storming
CTJ

Multimedia
Hand Out
White board

-
BU 1, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9, 10

15
CARA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIFAS

Mahasiswa mampu untuk memahami psikologi ibu dan anak, meliputi Teori dan Konsep Psikologi, Tahap Perkembangan, Proses Adaptasi Psikologi Sepanjang Daur Kehidupan, Selama Proses Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Menyusui, serta bagaimana Cara Mengelola Perubahan tersebut.

15.1Konseling
15.2Kolaborasi dengan psikolog


Mahasiswa dapat melakukan pengelolaan perubahan psikologi

Brain storming
CTJ

Multimedia
Hand Out
White board

Quiz
BU 1, 3
BA 1, 2, 4, 6, 8, 9, 10


16

UJIAN AKHIR SEMESTER


REFERENSI :
Buku utama (BU)
1.Bimo Walgito, 1981, Pengantar Psikologi Umum , Edisi III,Yayasan Penerbit Fak. Psikologi UGM, Yogyakarta
2.Irwanto dkk, 1994, Psikologi Umum , Gramedia, Jakarta
3.Tri Rusmi Widayatun, 1999, Ilmu Perilaku, Infomedia
Buku anjuran (BA)
1.Sri Kusmiati, 1990, Dasar-Dasar Perilaku, Edisi I, Pusdiknakes, Depkes RI
2.Kartini Kartono, 1992, Psikologi Wanita Jilid I dan II, Mandar Maju, Bandung
3.Kartini Kartono, 1992, Psikologi Anak Jilid I dan II, Mandar Maju, Bandung
4.Elizabeth Harlock, 1990, Psikologi Perkembangan, Sepanjang Hayat
5.Singgih Gunarso, 1990, Psikologi Perkembangan
6.Burt Smet, 1994, Psikologi Kesehatan
7.Sukidjo Notoatmodjo, Pengantar Perilaku
8.Kartini Kartono, 1989, Psikologi Abnormal dan Abnormalitas Seksual, CV Mandar Maju, Bandung
9.Lorraine Sherr, 1995, The Psichology Of Pregnancy and Birth, Morston Book Services Ltd, Oxford
10.Louse Silverston, 1993, The Art and Sciene Of Midwifery, Prentise Hall, London

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More